Share

9. Takut terbawa arus

Author: Kareniavorg
last update publish date: 2024-10-19 07:00:04

Dengan napas terengah-engah, Rex beringsut menarik dirinya menjauh dari Jane dan terbaring tepat di samping perempuan itu. Untuk waktu yang lama, Rex terus memandangi wajah Jane yang merah padam karena lelah dan juga...malu. Lantas kemudian Rex pun mengulurkan jemarinya untuk menyelipkan anak-anak rambut yang menghalangi wajah cantik Jane.

"Apa aku menyakitimu," tanya Rex dengan suara lembutnya. Dia kian intens memandangi wajah Jane untuk menunggu jawabannya.

Jane menggelengkan

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Nikmah Suryadi
rex udah mulai mersa nyaman dan sayang sama ruby,tinggal mennunggu hari dimna dia sadar bila tk lgi cinta sama claire lgi
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    48. Peringatan untuk Claire

    "Tidak kah kau sadar kau telah berbuat sangat kejam pada orang lain, Claire?" suara bariton milik Rex itu terdengar menggema saat dia memasuki kantor Claire. "Kau membawanya ke kehidupan kita, mengeksploitasinya demi memenuhi keinginanmu untuk punya anak dan melancarkan rencanamu demi warisan sialan itu, tapi kau juga yang berkhianat dan sengaja menghancurkan hidupnya!" bentaknya lanjut menegur.Claire terbelalak mendengar bentakan itu. Alih-alih menerima kesalahannya, Claire justru balik menatap Rex dengan tatapan tak kalah marah. "Apa pelacur itu mengadu padamu bahwa aku telah melakukan hal jahat padanya, ha?!" teriak Claire balas membentak. "Aku tidak melakukan apapun. Berani-beraninya jalang itu mengarang cerita sialan untuk mengadu kepadamu."Mendengar kalimat bengis yang keluar dari mulut Claire itu, Rex hanya bisa mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Sesaat dia mengusap kasar wajahnya sebelum kemudian menatap Claire dengan ekspresi campuran antara lelah d

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    47. Padam sebuah harapan

    Rex merasa andai saja takdir bisa diubah, dia ingin mengubah pertemuannya dengan Jane. Dia ingin bertemu Jane lebih awal, ingin jatuh cinta dengannya dan menghabiskan seluruh hidupnya untuk mencintainya saja. Namun, pengandaian itu tak ubahnya sebuah dongeng sebelum tidur. Kenyataanya, hidup memang butuh sebuah pelajaran untuk diingat sebagai pengalaman hidup. Rex harus lebih dulu jatuh cinta secara sepihak pada Claire, baru kemudian merayakan cinta yang baru pada Jane yang tak pernah diduganya. "Ruby..." Rex memanggil lembut nama itu sembari menatap Jane dengan sedih. Dia merasa sangat terluka, sudut hatinya terasa nyeri menyaksikan Jane menangis pilu seperti ini. Terlebih lagi, Jane menangisi pria yang dicintainya. Sebegitu dalamnya cinta Jane pada Dante sampai-sampai kehadiran Rex dan semua hal yang telah mereka lewati tak sekalipun membuat goyah hati Jane untuk berpaling. Ah, lagi-lagi Rex jatuh cinta sendirian. "Apa artinya aku menjalani semua hal gila ini jika Dante

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    46. Situasi yang menyakiti Jane

    "Dante, jangan pergi. Kumohon..." kalimat itu hanya meluncur lirih dari bibir Jane yang gemetar menahan isak tangisnya. Sementara air mata terus berderai. Seharusnya Jane berteriak lebih keras, seharusnya Jane berlari mengejar dan menarik tangan Dante kuat-kuat agar pria terkasihnya itu berhenti menjauh. Namun, yang bisa Jane lakukan hanyalah diam bergeming dengan segala sakit yang menghantam dadanya. Kedua kakinya seolah dipaku pada lantai, dia tak kuasa untuk sekedar berlari dan menjelaskan semuanya pada pria yang di cintainya bahwa situasi ini tak seperti yang Dante bayangkan. "Aku tak pernah berkhianat, sayangku, Dante..." cicit Jane dengan suara tercekat. Hatinya begitu nelangsa. Melihat kemarahan, kekecewaan dan kesedihan di wajah pria yang selalu menatapnya dengan teduh itu adalah sebuah hukuman paling mengerikan yang tak pernah Jane bayangkan. Bukan kehidupan seperti ini yang Jane rencanakan. Jane hanya ingin hidup bahagia dengan pria yang dicintainya, tapi kemiskinan me

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    45. Kekecewaan Dante

    Di dalam lorong rumah sakit yang dingin dan berbau antiseptik, Claire baru saja menghubungi Rex dengan kalimat yang tegas seperti biasanya dia berkomunikasi dengan suaminya itu. Dia terlalu dominan, terkesan memberi perintah dan Rex mau tak mau harus selalu menurutinya. "Jemput aku jam dua belas siang, Rex. Aku tak mau tahu kau harus menjemputku di kantor, kita pergi berdua dengan mobilmu." Nada suaranya tak memberi ruang untuk bantahan. Lantas Claire pun memutus sambungan telepon secara sepihak tanpa aba-aba. Claire merapikan mantel tipisnya sebelum melangkah ke meja perawat jaga. Senyum ramah langsung terukir di wajahnya, begitu hangat hingga siapa pun akan mengira ia membawa kabar baik. "Selamat pagi," sapa Claire lembut. "Aku ingin memastikan satu hal tentang keluargaku yang dirawat di kamar 406." Perawat itu menoleh, membalas dengan senyum profesional. "Ada yang bisa kami bantu, Nona?" "Pasien atas nama Dante," ucap Claire sambil menyebut nama itu dengan tenang. "Apakah benar

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    44. Aku harap cinta itu milik ku, Ruby

    Kesalahan terbesar Jane di kehidupan ini adalah terlahir miskin. Di perjalanan pulang itu, Jane hanya bisa melamun dengan pikiran yang melayang jauh entah kemana. Yang terus menerus terngiang dibenaknya saat itu adalah andai saja dia terlahir kaya raya seeperti kehidupan Rex dan Claire, pasti dia tak akan mengalami kehidupan yang menyedihkan seperti ini."Ruby," suara lembut Rex terdengar memanggil. Beberapa kali dia melirik Jane dengan tatapan khawatir. Jane melirik Rex dengan tatapan sayu. "Iya Rex?""Apa kau ingin menemui tunanganmu lagi? aku tak masalah jika harus memutar balik arah."Seketika Jane pun menggeleng pelan menolak tawaran Rex yang sangat mengkhawatirkannya itu. "Tidak, Rex. Hari ini sudah lebih dari cukup, aku tak ingin berlama-lama di sekitar Dante ... " suara Jane tercekat karena gelombang sedih yang tiba-tiba kembali menderanya. "Aku tak ingin Dante melihatku dalam keadaan ini.""Baiklah."Suasana di antara mereka pun kembali hening. Jane diam melamun selama perja

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    43. Aku ingin pulang pada Dante

    "Fany, apa Jane baik-baik saja?" Dante bertanya dengan risau pada Fany yang saat itu datang mengunjunginya membawakan sup ayam yang masih panas.Fany terdiam sesaat setelah mendapat pertanyaan itu. Tentu dia sangat kebingungan harus menjawab apa karena sama halnya dengan Dante, dia pun tak tahu bagaimana keadaan Jane dan di mana wanita itu berada. Yang Fany tahu, Jane hanya bekerja untuk orang kaya."Jane? Ah dia sedang sibuk bekerja, kau tak perlu khawatir Dante. Jane tentu baik-baik saja," jawab Fany. Senyuman terukir di wajahnya untuk menenangkan kekhawatiran Dante terhadap kekasihnya.Sejenak, Dante terlihat ragu dengan jawaban Fany. Dia menatap Fany lekat-lekat, kentara sekali bahwa dia sedang mencari kebohongan di kedua mata Fany lalu kemudian dia pun menghela napas berat."Aku tak bisa mengetahui apakah kau sedang berbohong atau sedang berkata jujur, Fany. Aku harap Jane benar-benar dalam keadaan baik-baik saja," ucapnya pelan lalu memilih me

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    7. Ruby dan ikatan tak terlihat

    "Peliharaan?" Sepeninggalnya Claire, Jane mengulangi satu kata itu dengan sedih. "Ternyata bagi tuan Rex aku hanya seekor peliharaan," lanjutnya nelangsa.Dengan langkah gontai dia berjalan menuju lantai dua dimana kamarnya berada. Dari jarak beberapa langkah dia bisa melihat kalau pin

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    6. Pelukan erat yang terasa kosong

    Dengan napas terengah-engah karena berlarian dari parkiran mobil sampai ke IGD. Disana dia mencari keberadaan Rex dan langsung terpaku di tempatnya untuk beberapa detik ketika perawat mengantarkanya pada salah satu bangsal yang dibuka tirainya.Di sana Rex terlihat berbaring tak sadarkan

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    5. Peliharaan Rex

    "Dari mana saja kau Rex kenapa kau baru pulang sepagi ini, berada di mana kau kemarin?" tanya Claire sinis sambil menyesap teh hangatnya.Rex yang pagi itu baru pulang ke rumahnya hanya melirik sebentar ke arah istrinya dan kemudian melangkah pergi menuju kamarnya. "Ini masih pagi dan aku lelah, C

  • Terpaut Kasih Sang Billionaire    4. Dunia yang asing

    Di dalam Jaquzi yang diisi penuh oleh air hangat beraroma mawar bercampur manisnya vanila itu Jane berendam dengan wajah datar dan kedua mata yang menatap nanar ke arah jendela yang langsung menyuguhkan pemandangan hamparan daun maple yang memerah.Sejenak Jane memejamkan kepalanya saat merasakan t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status