Beranda / Romansa / Terperangkap Hasrat Anak Tiriku / Bab 91 Obat Penghilang Luka

Share

Bab 91 Obat Penghilang Luka

Penulis: Aira Tsuraya
last update Terakhir Diperbarui: 2025-11-25 11:00:38

“Tu—tuan Regan!!” seru asisten rumah tangga itu gagap.

Regan baru datang. Usai bersitegang dengan Sera, Regan memutuskan mencari pelampiasan ke bar semalam. Tentu saja dengan memesan wanita panggilan seperti biasanya.

Tadinya Regan hendak masuk langsung ke kamarnya. Namun, langkahnya terhenti saat melihat asisten rumah tangganya yang terlihat bingung. Tidak hanya itu, ia juga mendengar sesuatu dalam gumamannya.

“Iya, memangnya siapa lagi yang kamu lihat.”

Wanita paruh baya itu terdiam sambil menundukkan kepala memberi hormat.

“Kalau Tuan Regan di sini, berarti benar yang keluar dari kamar Nyonya Sera adalah Tuan Axel. Itu artinya mereka --- .”

Untung saja wanita paruh baya tersebut berceloteh dalam hati, kalau tidak Regan pasti mendengar semuanya. Lalu ia tidak bisa membayangkan apa jadinya jika bapak dan anak ini saling bertikai.

“Maaf, Tuan. Saya … harus menyelesaikan pekerjaan.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terperangkap Hasrat Anak Tiriku   Bab 170 Hati yang Berdamai

    Axel berjalan gontai keluar dari ruang IGD. Sudah ada Sera, Nyonya Josephine juga Jefrey di sana. Semua yang melihatnya terdiam, tapi Sera berjalan lebih dulu berhambur memeluk Axel.“Dia … dia sudah pergi, Sera.”Axel bertutur dengan isakan. Suaranya parau sarat dengan kesedihan. Sera hanya diam, memeluknya erat mencoba menenangkan Axel.Sera pernah merasakan hal seperti ini. Membenci sekaligus merasakan kehilangan. Ini sakit dan membuatnya ambigu. Namun, Sera yakin seiring berjalannya waktu Axel pasti bisa melupakan semuanya.Keesokan paginya, langit dinaungin awan hitam. Gerimis datang sejak subuh seolah ikut berduka seperti Axel.Pria tampan berjas hitam itu terdiam mematung menatap gundukan tanah basah yang penuh bunga. Ada nama Regan terukir di batu nisannya yang masih baru.Beberapa kali helaan napas keluar masuk tergesa dari bibir Axel.“Aku sudah memaafkanmu, Pa. Istirahatlah dengan tenang,” gumam Axel.Wajahnya tidak bereaksi, matanya berair tapi tersamar oleh kacamata hitamn

  • Terperangkap Hasrat Anak Tiriku   Bab 169 Kebodohan Regan

    “Siapa bilang aku kalah? Siapa yang bilang aku gagal?” seru Regan dengan arogan.Seringai terlihat jelas di wajahnya menghias dengan seram. Tak lama tawa menggelegar memenuhi seisi kabin mobil.“Aku yang menang. Aku yang akan memiliki semua aset keluargamu, Sera.”Regan terlihat senang. Ia mengemudi dengan kecepatan sedang sambil mengeluarkan berkas yang ditanda tangani oleh Sera dari saku jasnya.Regan akan secepatnya mengurus pengalihan harta tersebut. Selanjutnya ia pergi dari kota ini dan menikmati semuanya, hidup tenang di luar kota.Namun, mata Regan langsung membola saat melihat tulisan tangan Sera yang tertera di berkas tersebut. Itu bukan tanda tangannya melainkan sebuah makian untuk Regan.“SIALAN!!! BERENGSEK!!! Dasar wanita jalang!!!”Regan melempar berkas itu hingga lecek dan berhamburan ke lantai mobil. Ia kesal merasa dibohongi. Salah Regan juga tidak memeriksanya lagi. Ia takut kehabisan waktu, satu yang pasti ia tidak

  • Terperangkap Hasrat Anak Tiriku   Bab 168 Senjata Makan Tuan

    Sera membeku sambil melirik pisau kecil yang berkilatan tepat di dekat lehernya. Ia tahu bagaimana temperamen Regan. Mantan suaminya ini sangat nekat dan ia tidak akan segan menggores kulitnya.Regan tersenyum melihat reaksi Sera.“Bagus. Kubilang juga apa. Pada akhirnya kamu yang hancur dan bertekuk lutut di kakiku.”Sera hanya diam, melirik Nyonya Josephine seolah memberi isyarat agar wanita itu tidak mengambil tindakan gegabah.“Sekarang tanda tangan ini!!!”Tiba-tiba Regan mengambil berkas draft pengalihan harta milik Sera yang dilontarkan padanya. Sera diam. Meski itu hanya salinan, tapi kalau tanda tangannya sudah berada di sana, maka Regan bisa melakukan apa saja.“LAKUKAN, SERA!!!” Regan meninggikan suaranya membuat wanita cantik itu terjingkat.“Kamu memang bajingan, Regan. Apa belum cukup kamu mengambil hartaku?” Nyonya Josephine yang bersuara.Memang beberapa aset milik keluarga Silverlake sudah berubah kepemilikan m

  • Terperangkap Hasrat Anak Tiriku   Bab 167 Pergolakan Regan

    “APA!!! Tidak mungkin. Lalu bagaimana dengan Om Regan?” sergah Sophie.Axel tersenyum masam sambil menatap sinis Sophie dan Tuan Henry.“Tanya saja pada papamu!! Ia pasti tahu apa yang sebenarnya terjadi.”Sophie terkejut, kemudian matanya beralih menatap Tuan Henry. Sayangnya, pria paruh baya itu sudah memalingkan wajah menghindar tatapan Sophie.“BAWA MEREKA, PAK!!!” titah Axel kemudian.Tanpa menunggu lagi, Tuan Henry sudah digelandang keluar dari ruangannya. Sophie tampak kebingungan. Ia berlari mengejar mengikuti mereka. Namun, kakinya terhenti saat melihat sang Papa sudah masuk ke dalam mobil polisi.Sophie menoleh ke samping melihat Axel sedang berdiri tegak menatapnya dari samping mobil. Sophie mendekat dan langsung berdiri diam di depannya.“Apa maksudnya ini, Xel? Apa ini rencanamu untuk membatalkan pertunangan kita? Kamu sudah merencanakan dari jauh hari, bukan?”Axel berdecak sambil mengibaskan tangan ke udara.

  • Terperangkap Hasrat Anak Tiriku   Bab 166 Kenyataan Pahit untuk Sophie

    “Iya. Awalnya memang seperti itu, tapi ---”Nyonya Josephine menggantung kalimatnya dan membuat Axel penasaran. Selama ini, setahunya Regan yang membujuk perjodohannya dengan Sophie. Bahkan Regan mengancamnya saat itu.“Tapi apa, Nek?”Nyonya Josephine menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan.“Tapi aku batalkan usai aku mengetahui keterlibatan Henry pada kematian ayahmu.”Mata Axel membola menatap Nyonya Josephine tanpa kedip.“Apa maksud Nenek?”Nyonya Josephine mendengkus kasar sambil menatap kosong keluar jendela.“Rendy Baldwin Anderson adalah nama ayahmu. Ia bertunangan dengan ibumu. Karena kebodohan mereka, tiga bulan sebelum pernikahan, ibumu hamil duluan.”“Tidak disangka Rendy mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat. Aku curiga dengan kecelakaannya dan meminta orang menyelidikinya.”“Ternyata ada campur tangan Henry dalam kecelakaan itu. Henry menyukai ibumu dan tidak suka dengan pernikah

  • Terperangkap Hasrat Anak Tiriku   Bab 165 Kebangkitan Nyonya Josephine

    Perlahan Regan membuka mata saat merasakan sinar mentari menyilaukan wajahnya. Seingat dia, semalam ia tidak bisa masuk ke dalam rumah, tapi ternyata kini ia sudah berada di dalam kamarnya.Regan mengulum senyum sambil meraup wajahnya dengan kasar. Rasanya penghuni rumah ini masih menaruh hormat padanya.Pelan, Regan bangkit dari kasur kemudian masuk ke kamar mandi dan bersiap untuk sarapan pagi. Namun, kakinya langsung terhenti saat tangannya mencekal handle pintu dan tidak bisa membukanya.“Apa? Apa yang terjadi?”Mata Regan blingsatan. Ia memperhatikan lubang kunci dan tidak terdapat anak kunci yang menempel di sana.“SIALAN!! Apa-apaan ini? Siapa yang mengurungku di sini?”“AXEL!!! SERA!!! BUKA PINTU!!!”Regan kembali bersuara kini ditambah dengan gedoran di pintu. Tidak sekali ia melakukannya, tapi beberapa kali membuat siapa saja yang berada di dalam rumah itu mendengar.Sementara itu di depan pintu kamar, terlihat seoran

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status