Beranda / Romansa / Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh / Bab 120. Menghancurkan Acara Pernikahan

Share

Bab 120. Menghancurkan Acara Pernikahan

Penulis: Dera Tresna
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-30 06:42:31

Saat itulah ketuban Tanisa pecah, ponsel di tangannya jatuh dengan keras di lantai, lalu mati. Panggilan Petra terputus dan Tanisa tak mempedulikannya lagi. Yang menjadi fokusnya saat ini adalah rasa sakit karena kontraksinya.

Dia berteriak minta tolong, tapi tidak ada yang menolongnya. Dia mencoba berjalan ke pintu keluar rumahnya, tapi sulit untuk dia lakukan karena rasa sakitnya tidak tertahan lagi. Akhirnya Tanisa hanya bisa terduduk di lantai berharap ada orang yang menolongnya.

Berkat Claudia, Tanisa akhirnya tertolong. Setelah perjuangan yang panjang dan menyakitkan ketika melahirkan anaknya, Tanisa pingsan dalam waktu yang cukup lama. Dalam keadaan pingsan, berbagai macam mimpi aneh mendatanginya.

Mimpi pertama ketika Karina mendatanginya dengan baju pengantin penuh darah. Make up Karina yang cantik memudar, berganti warna hitam eye liner yang membuat pelupuk matanya menghitam penuh air mata.

“Dia Kakakku, Kak. Kenapa kamu menghukumku seperti ini? Kenapa kamu tidak memberi
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 146. Di Balik Ucapan Selamat Ulang Tahun

    “Apakah dia tidak bisa menghargai dirinya sendiri? Seharusnya dia bersyukur bisa lolos dari maut dan menggunakan kesempatan keduanya dengan sebaik mungkin, bukan malah rendah diri,” gerutu Karina. Faine hanya tersenyum mendengar perkataan Karina tanpa berkomentar. “Jika Anda tidak membutuhkan apa-apa lagi, saya permisi lebih dulu,” kata Faine seolah tidak mendengarkan perkataan Karina. “Tunggu ...! Aku ingin bertanya padamu,” tahan Karina. “Apa yang ingin Anda tanyakan Nona,” ujar Faine. “Apakah kamu sudah lama bekerja di sini?” “Saya lahir di rumah ini, orang tua saya juga besar dan meninggal di sini. Seumur hidup saya, hanya ada keluarga Tuan Vincent, rumah serta ladang di sini,” Faine menjawab pertanyaan Karina. “Bagaimana kamu bisa bertahan dengan sikap keras Vincent? Bagaimana caranya agar aku bisa tahan menghadapi pria itu?” tanya Karina dengan sungguh-sungguh. “Hanya ketulusan yang mampu membuat Anda mampu bertahan di samping Tuan Vincent.” Karina menatap wanita yang di

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 145. Karakter Membingungkan

    Pagi itu udara sangat dingin dan kabut tipis masih menutupi hamparan rumput hijau di luar rumah Vincent. Fabio yang terbiasa bangun bagi, beranjak dari ranjang dan berjalan keluar rumah untuk sekedar jalan-jalan. Matanya menyapu ladang jagung yang menyegarkan mata. Kakinya menyusuri jalan setapak yang basah, sepertinya semalam turun hujan yang tidak dia sadari. Dia menghentikan langkahnya ketika berada di depan padang rumput yang luas dengan banyak kuda di sana. Sambil menyembunyikan tangan di dalam kantong celana untuk mengurangi rasa dingin, dia masuk ke sebuah area peternakan kuda milik Vincent. Jauh dari tempatnya berdiri, dia melihat Karina yang sedang duduk di atas kuda dan memacu kuda tersebut. Untuk sesaat matanya tidak lepas dari wanita itu. “Wanita yang sangat cantik dan menarik,” gumamnya dalam hati, tapi dia langsung menahan diri karena sadar jika wanita itu adalah tunangan sahabatnya sendiri. “Ada apa dengan diriku? Jangan sampai aku terjebak dengan wanita yang salah l

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 144. Kebencian Semakin Dalam

    Mobil Gloria yang menjemputnya dari bandara membawanya menuju ke sebuah rumah besar yang berada di atas bukit. Ke rumah keponakannya yang bernama Vincent, yang besok akan bertunangan. Rumah itu lebih mirip sebuah kastil, dibanding rumah biasa pada umumnya. Ada dua menara tinggi di sebelang kanan dan kiri bangunan dengan atap lancip. Pintu gerbangnya begitu tinggi dan tidak sembarangan orang yang bisa memasukinya. Ketika Gloria memasuki rumah besar itu, seorang wanita cantik dan ramah menyambut Gloria. “Selamat siang Nyonya Gloria. Perkenalkan nama saya Faine, saya asisten rumah tangga di sini yang menangani semua kebutuhan di rumah ini, khususnya kebutuhan Tuan Vincent,” ujar wanita itu memperkenalkan diri. “Kamu gadis yang sangat ramah. Senang berkenalan denganmu,” balas Gloria. “Terima kasih Nyonya,” ucap Faine dengan senyum mengembang lebar di pipinya. “Apakah aku bisa menemui Vincent?” tanya Gloria sambil melepas kacamata hitamnya. “Keadaan Tuan Vincent sedang tidak begitu b

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 143. Pertunangan Sebagai Ikatan

    Karina terdiam mendengar informasi yang Drew berikan. Dia merasa, Drew sepertinya sangat ingin agar dirinya memahami karakter atasannya tersebut, tapi dia tidak tahu maksud tersembunyi dari pria itu. Langkahnya terhenti ketika dirinya dan Drew sampai di depan pintu sebuah ruangan. “Masuklah! Tuan Vincent sudah menunggumu di dalam,” ujar Drew. “Kamu akan meninggalkanku?” tanya Karina yang tiba-tiba merasa takut. “Aku ada di sini menunggumu. Tuan Vincent tidak akan melukaimu. Tenanglah!” ujar Drew. Karina pun mengangguk, mengiyakan. Derit pintu yang terbuka terdengar di telinga Karina, membuatnya semakin gugup. Aura mencekam seketika terasa olehnya. Ketika dia masuk ke dalam ruangan tersebut, pintu pun ditutup oleh Drew, membuatnya menggigil karena membayangkan hal yang tidak baik terjadi pada dirinya. “Kenapa aku harus percaya pada orang asing? Betapa bodohnya diriku,” batin Karina yang mengira Drew telah menjebaknya. “Permisi,” ucap Karina dengan nada bergetar, matanya menangkap

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 142. Menjauh dari Kehidupan

    “Pergi dari sini jika kamu tidak mempunyai uang untuk membayar sewanya,” teriak seorang wanita setengah baya di depan wajah Karina. “Aku sedang mencari pekerjaan, aku berjanji akan segera membayar uang sewanya jika sudah mendapatkan pekerjaan,” mohon Karina. “Aku juga butuh uang untuk makan. Aku menyewakan kamar ini untuk mendapatkan uang bukan untuk menampung gelandangan seperti dirimu. Bayar sekarang juga! Atau keluar dari kamar ini,” teriak wanita. “Maafkan aku, aku belum bisa membayarnya. Bisakah kamu memberiku sedikit tambahan waktu lagi?” pinta Karina. “Tidak ada tambahan waktu untukmu. Keluar sekarang juga dari kamar ini!” teriak orang itu lalu melemparkan semua barang milik Karina keluar dari kamar, lalu membanting pintu kamar tersebut untuk menutupnya. Karina hanya menatap kosong semua barang di depannya yang berantakan di lantai. Tidak ada air mata yang keluar dari matanya. Dia hanya berdiri terdiam, merasakan betapa terhinanya dirinya. Setelah yakin dirinya terusir, di

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 141. Cinta dan Persahabatan yang Disempurnakan

    Amber dan Catelyn membuka kamar Tanisa dan berteriak kencang sambil memeluk calon pengantin wanita dengan penuh semangat. “Ada apa ini? Aku yang menikah tapi kalian yang bersemangat,” ucap Tanisa yang terkejut dengan sikap kedua wanita yang sedang memeluknya. Persiapan pernikahan Tanisa yang dibantu oleh Amber dan Catelyn, membuat ketiganya akrab satu sama lain. Seperti para suami mereka, para wanita pun menjalin pertemanan yang erat. “Kami sangat bahagia hari ini. Selain karena pernikahanmu, karena ini ...” seru Amber sambil menarik tangan Tanisa ke jendela kamarnya. “Lihatlah! Setelah sekian tahun, kini aku bisa melihat hal yang dulu terasa mustahil tapi hari ini terjadi,” lanjut Amber. Tanisa tersenyum dengan mata berkabut melihat Ricky bisa akrab kembali bersama Christhoper dan Aaron, bahkan kini mereka sedang asyik bercerita dengan tawa di wajah ketiganya. Tampak sekali jika Christhoper dan Aaron sedang menggoda Ricky. “Akulah awal dari pertikaian mereka,” gumam Amber dengan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status