Home / Romansa / Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh / Bab 188. Tenggelam Dalam Rasa Rendah Diri

Share

Bab 188. Tenggelam Dalam Rasa Rendah Diri

Author: Dera Tresna
last update publish date: 2026-02-03 07:48:08

“Jangan pergi!” larang Drew ketika mengetahui kabar jika Faine akan ikut pergi bersama Vincent.

“Aku harus pergi menemani Tuan Vincent. Dia akan merasa asing di tempat yang baru dan hanya aku yang bisa membujuknya jika keluarga Hilton menginginkan sesuatu untuk kebaikan Tuan Vincent, tapi Tuan Vincent tidak menginginkannya,” ujar Faine.

“Kamu tidak memiliki kewajiban apa pun pada Tuan Vincent. Kewajibanmu adalah merawat rumah ini dan memastikan semuanya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 295. Kebahagiaan Sempurna

    Christhoper menjadi suami Amber dengan anak-anak mereka Marcelo dan Jenifer, menjadi pasangan paling kaya dan dominan di antara semua keluarga yang ada di sana. Kekayaan Christhoper yang bersatu dengan kekayaan Amber Hilton membuat siapapun tercengang. Namun tidak semua orang tahu kisah menyedihkan mereka di balik kebahagiaan yang mereka kecap sekarang. Keduanya pernah gila karena harus terpisah dan menjalani perceraian, beruntung karena cinta yang begitu besar, mereka dipersatukan kembali. Sedangkan Aaron dan Catelyn menjadi pasangan yang paling ramah dan bisa bergaul bersama siapa saja. Anak mereka bernama Hailey dan Joe menjadi sumber kebahagiaan di keluarga. Aaron adalah pria baik dan sederhana yang sampai detik ini masih menjadi kesayangan Gloria. Meski Gloria sudah menerima kenyataan jika Aaron tidak bisa menjadi menantunya, tapi perhatian Gloria pada Aaron terlihat lebih besar dibanding dengan pria mana pun yang ada

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 294. Takdir dari Keluarga Hilton

    Bride berusaha merenggangkan tubuhnya tapi tertahan karena tubuh suaminya yang memeluknya posesif. Dia berusaha menyingkirkan tangan Wiston dari pinggangnya, tapi Wiston berhasil mendekapnya lagi. “Wiston, lepaskan aku! Aku butuh ruang untuk bernafas,” gerutu Bride. “Mau ke mana pagi-pagi begini sudah bangun? Aku butuh kehangatanmu untuk membuat tidurku lelap,” gumam Wiston masih dengan mata terpejam. “Apanya yang pagi? Ini sudah siang, lihatlah matahari sudah tinggi,” sanggah Bride. “Bagiku ini masih pagi, tidurlah kembali dan jangan menjauh dariku!” pinta Wiston. Namun Bride tetap menggeliat berusaha melepaskan diri dari suaminya tersebut. Di tengah pemberontakannya, tiba-tiba … “Singkirkan tanganmu dari tubuhku! Perutku sangat mual, aku ingin muntah,” seru Bride sambil menutup mulutnya. Mendengar hal tersebut, Wiston langsung membuka mata dan

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 293. Baik Belum Tentu Benar

    “Apakah kamu baik-baik saja? Apakah aku menyakitimu,” cecar Bride tampak khawatir dengan keadaan suaminya. “Jangan pukul aku kuat-kuat! Pukulanmu tepat mengenai lukaku,” jawab Wiston. “Maafkan aku,” ucap Bride lagi. “Jangan meminta maaf karena kamu tidak salah apapun. Lakukan saja dengan lembut,” pinta Wiston yang kemudian mendekatkan kepalanya dan melumat kembali bibir istrinya. Dengan perlahan dan lembut, Bride menyambut Wiston. Lidahnya menyapu luka robek di bibir suaminya, membuat pria itu mengerang antara rasa sakit dan nikmat yang bercampur menjadi satu. “Kamu benar-benar sudah menjadi canduku,” ungkap Wiston. “Aku tahu apa yang membuatmu tidak sakit,” ucap Bride yang tiba-tiba menjauhkan bibirnya dari bibir Wiston, hingga membuat pria itu mengerang kesal. Namun kekesalannya tidak berlangsung lama ketika istrinya turun dari pangkuannya dan berlutut di antara

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 292. Pukulan Perdamaian

    Setelah menunggu beberapa saat dan tidak ada suara dari Bride, Catelyn kembali bersuara. “Jika kamu tidak menjawab, aku akan masuk sekarang.” Tetap saja ancaman itu tidak membuat Bride bergeming. Catelyn akhirnya memutar pegangan pintu kamar yang ternyata tidak terkunci. Dia membukanya dan melihat Bride sedang menangis di ujung ranjang. Catelyn berjalan mendekati adiknya dan duduk di sebelahnya. “Kenapa kamu menangis? Semuanya sudah beres, aku dan Aaron tidak menyimpan kemarahan lagi pada Wiston. Kami semua sudah merestui pernikahanmu dengan Wiston. Aunty Gloria juga sudah akur dengan suamimu. Apakah kamu tidak akan keluar dari kamar?” “Apakah kalian sedang mempermainkanku?” tanya Bride di sela isak tangisnya. “Apa maksudmu mempermainkanmu? Kami semua tidak pernah memikirkan hal tersebut apalagi melakukannya padamu,” sanggah Catelyn. “Kenapa kalian diam saja ketika Aaron memukuli Wiston sampai separah itu? Ba

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 291. Perkelahian Konyol

    “Hmmm … enak sekali,” seru Bride sambil memakan makanannya dengan lahap. Dia benar-benar kelaparan karena tenaga dan energinya terkuras habis. “Meski makanan siap saji, ini adalah yang terbaik,” ucap Wiston dengan mulut yang penuh dengan makanan. “Aku percaya itu, rasanya seperti makanan segar.” Wiston tersenyum menanggapi respon istrinya. “Apakah kamu menyukainya?” Bride mengangguk menjawab pertanyaan suaminya. “Sepertinya aku harus membeli ini untuk stock di rumah sehingga jika aku kelaparan, aku tidak perlu memasak lama.” Mendengar kata rumah, Wiston menghentikan kegiatan makannya. Dia sadar tidak bisa menyembunyikan pesan yang Gloria kirimkan padanya. “Apakah kamu sudah memikirkan setelah dari sini ke mana kamu akan tinggal?” pancing Wiston. “Aku telah menyerahkan hati dan tubuhku padamu, jadi aku akan mengikuti ke mana pun kamu pergi,” jawa

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 290. Dunia Hanya Milik Berdua

    Sambil memberi waktu pada istrinya, Wiston membawa tubuh Bride ke dalam gendongan dengan milik mereka yang masih menyatu. Dia membersihkan tubuh istrinya dan tubuhnya sendiri dari air laut yang menempel. Wiston kemudian menarik handuk dan menutupkannya ke punggung telanjang istrinya, sedangkan Bride menopangkan kepala di pundak suaminya dengan pasrah dan melingkarkan kedua kaki ke pinggang kokoh Wiston. Merasakan milik suaminya bergerak di dalamnya ketika pria itu membawanya entah ke mana. Sebelum membaringkan tubuh istrinya ke ranjang, Wiston menarik selimut tebal lalu menutupkannya ke atas ranjang agar tidak basah karena tubuhnya dan tubuh Bride yang belum kering sempurna. Setelah selimut tebal itu tertata sempurna, perlahan dia membaringkan tubuh istrinya di atasnya dengan tubuhnya yang menindih tubuh wanita itu. Bride yang kini telah mendapatkan tenaganya kembali, melingkarkan lengannya di leher Wiston. Dia melepaskan k

  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 155. Melihat dari Jauh

    Malam hari pesawat mereka tiba di bandara. Setelah mengambil barang-barang di bagasi, keduanya saling mengucapkan kata perpisahan dan berjalan berlawanan. Namun sebelum mereka benar-benar menjauh, Fabio berbalik dan berjalan cepat menyusul Karina. “Kamu mau tinggal di mana?” tanya Fabio. “Sementa

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 166. Fitnah yang Dituduhkan

    “Tidurlah jika kamu lelah!” ucap Fabio. “Tapi tubuh kita sangat lengket dan basah. Aku ingin mandi,” tolak Karina, sayangnya dia tak mampu lagi menggerakkan tubuhnya. “Biarkan saja seperti ini, aku menyukai aroma tubuhmu dan percintaan kita. Tidurlah! Aku akan memelukmu. Bukankah kamu ingin aku t

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 164. Arti Kerlip Kunang-Kunang

    “Aku sangat bahagia. Terima kasih untuk malam ini. Jika dengan datang terlambat, aku mendapatkan kecan spesial seperti ini, rasanya aku ingin selalu datang terlambat untuk mengerjakan pekerjaanku,” canda Karina. Fabio tertawa mendengarnya. “Hukuman dariku tidak selalu kencan seperti ini, jika kamu

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Terperangkap Jerat Suami Dominan dan Angkuh   Bab 161. Umpatan Kasar Menyakitkan

    “Jangan tanya bagaimana perasaanku padamu? Karena aku tidak tahu apa yang sedang aku rasakan padamu sekarang ini, tapi dadaku selalu berdetak kencang ketika berada di dekatmu apalagi saat merasakan aroma tubuhmu,” kata Karina sambil menggigit bibir berkata jujur. “Aku yakin suatu saat nanti kamu p

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status