Share

Bab 63: Ditolak Sienna

Author: Noona Aurora
last update publish date: 2026-10-03 19:29:58

Damian tidak langsung menjawab pertanyaan Sienna. Dia hanya menyodorkan kotak itu lebih dekat, seolah menunggu Sienna untuk menerimanya lebih dulu.

"Terima ini dulu," ujar Damian pelan, mengabaikan pertanyaan Sienna barusan.

Sienna menatap kotak roti itu dengan ragu, lalu menatap balik pada Damian. Dia tidak bergerak untuk menerimanya.

"Kamu belum menjawab pertanyaanku," desak Sienna, suaranya tetap tenang namun menuntut. "Bagaimana kamu bisa tahu kedai roti ini? Aku tidak pernah membawamu ke s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 125: Akan mengusut

    "Aku tidak yakin," ucap Sienna, menggeleng pelan. "Tinggal di rumahmu lagi... aku belum siap." Sienna menatap bingung, masih syok dengan apa yang terjadi secara tiba-tiba ini."Ini demi keselamatanmu, Sienna," desak Damian, suaranya tegas. "Di rumahku, kamu akan aman. Setidaknya sampai aku berhasil membungkam pers." Damian kembali meyakinkan.Sienna menatap ragu, jemarinya meremas ujung selimut. "Aku... aku akan berpikir dulu. Aku benar-benar belum yakin untuk kembali ke sana."Damian menatap Sienna lama, mencoba mencari cara lain untuk membujuk. Namun, melihat keraguan yang begitu jelas terpancar di mata Sienna, dia akhirnya mengalah."Baiklah," ucap Damian pelan. "Tapi hari ini, kamu tidak boleh kerja."Sienna tersentak. "Apa? Tidak, aku harus—""Aku tidak menerima bantahan," potong Damian cepat, nadanya tegas tak menerima penolakan. "Kalau kamu tidak mau pindah ke rumahku, tidak apa. Tapi setidaknya, jangan kerja sampai situasi ini mereda. Aku tidak mau kamu keluar rumah dan bertem

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 124: Berita yang Tersebar

    "Ini penting, Pak." Suara Samuel memotong ucapan Damian dari seberang panggilan.Satu sudut alis Damian tertarik ke atas mendengar Samuel berani memotong ucapannya. "Ada apa?""Ada berita yang sedang tersebar di media sosial, Pak," ucap Samuel dari seberang panggilan, suaranya terdengar panik. "Tentang Nyonya Sienna. Anda harus melihatnya."Rahang Damian mengeras. Punggungnya menegak. "Berita apa?""Saya kirimkan tautannya sekarang."Tak lama, ponsel Damian bergetar, notifikasi pesan masuk dari Samuel. Damian membuka tautan itu, matanya menyipit membaca judul yang terpampang di layar.‘Skandal! Istri CEO Blackwell Group Kepergok Selingkuh dengan Pengusaha Muda’Di bawah judul itu, terpampang foto Sienna dan Julian—momen mereka berbicara di area parkir mall, dan satu foto lagi saat Sienna melangkah masuk ke mobil Julian.Damian menggeser layar, membaca lebih jauh. Kolom komentar sudah dipenuhi hujatan.‘Dasar wanita tidak tahu diri, sudah bersuami masih berani selingkuh!’‘Kasihan Tuan

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 123: Yang Pertama

    Damian menatap Sienna dengan sorot mata yang begitu pekat. Di bawah pendar lampu temaram ruang tengah, dia bisa melihat dengan jelas bagaimana dada Sienna naik-turun menahan napas yang memburu, serta binar kepasrahan yang perlahan menggantikan keraguan di iris matanya.“Aku… aku tidak yakin, Damian.” Suara Sienna lirih, nyaris tenggelam dalam deru napasnya yang tak beraturan.“Kamu tidak percaya padaku?” Damian bicara dengan napas yang memburu, matanya berbalut gairah.Jantung Sienna berdegup sangat cepat. Dia diam beberapa detik, menatap ke dalam manik mata Damian, mencari sesuatu yang bisa menguatkan akal sehatnya untuk menolak.Namun tak ada. Tidak ada apa pun yang bisa Sienna gunakan untuk menolak permintaan Damian.Damian masih suami sahnya, dan mereka legal untuk melakukannya.Sienna tidak menjawab dengan kata-kata. Sebagai gantinya, jemari Sienna yang gemetar perlahan terangkat, mengusap rahang tegap Damian dengan lembut—sebuah jawaban bisu yang memberikan izin sepenuhnya.Seny

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 122: Perselisihan

    Simon menghela napas panjang. Dia menatap tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh istrinya. "Beatrice, terima saja.""Tidak akan!" Beatrice menatap suaminya tidak percaya. "Kamu benar-benar akan membiarkan anak kita menikah dengan wanita tidak jelas seperti itu?""Sienna bukan wanita tidak jelas," balas Simon, nada suaranya mulai tegas. "Damian sendiri yang memilihnya. Kita seharusnya mendukung, bukan menentang.""Aku tidak akan pernah merestui hubungan mereka," ucap Beatrice, bersikeras. "Tidak sekarang, tidak selamanya."Elena yang sejak tadi diam mendengarkan akhirnya ikut bersuara. "Papa, Mama benar. Sienna itu bukan siapa-siapa. Dia itu hanya mau memanfaatkan Damian, jangan sampai Sienna menghancurkan keluarga kita dengan ambisi dan egonya itu."Simon menoleh menatap putrinya."Keluarganya berantakan," lanjut Elena, "ayahnya bahkan membenci dia. Latar belakangnya juga tidak sepadan dengan kita. Belum lagi, dia pernah bekerja jadi pelayan toko, bahkan pengantar minuma

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 121: Janji untuk Melindungi

    Sienna terdiam. Tangannya masih mengambang di udara, air keran mengalir tak dihiraukan, membasahi ujung jari-jarinya."Sienna," ucap Damian lagi, pelukannya tidak mengendur sedikit pun. Dia mengulang pertanyaannya. "Jawab aku, apa tidak ada yang ingin kamu ceritakan padaku."Sienna menutup matanya sejenak, mencoba mengumpulkan keberanian. Belum juga Sienna membuka suara, dia kembali mendengar Damian bicara."Aku sudah tahu Mama mendatangimu siang tadi," lanjut Damian, suaranya rendah namun tegas. "Aku tahu apa yang Mama lakukan padamu."Sienna tersentak. Dia membalikkan tubuhnya perlahan di dalam pelukan itu, menatap Damian dengan mata membola, keterkejutan jelas terpancar di wajahnya."Kenapa kamu tidak cerita padaku?" tanya Damian, sorot matanya menyimpan kekecewaan yang tidak bisa dia sembunyikan.Sienna menunduk, jemarinya meremas ujung kausnya sendiri. "Aku... aku tidak ingin membuat masalah antara kamu dan Mamamu.""Sienna.""Aku takut," lanjut Sienna, suaranya bergetar, "kalau

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 120: Damian Sudah Tahu

    Sienna berjalan menuju pintu depan saat mendengar suara bel berbunyi.“Ya, sebentar,” teriaknya agar siapa pun yang ada di depan rumahnya bisa lebih sabar menunggu.Dia membuka pintu dan melihat kurir pengantar makanan sudah berdiri di hadapannya.“Pesanan Anda.” Kurir mengulurkan kantong berisi makanan Sienna.Sienna mengambil kantong itu dan membayar sejumlah tagihan yang tertera di nota.“Terima kasih,” ucap Sienna sambil tersenyum hangat.Sienna kembali menutup pintu. Lalu melangkah menuju meja makan yang ada di dekat dapur lalu membuka satu per satu kotak nasi dan lauk pauk, menatanya rapi di atas meja. Aroma hangat sup kesukaan Damian memenuhi ruang makan yang sederhana. Sienna sibuk menyusun sendok dan garpu di sisi piring saat langkah kaki terdengar dari arah tangga. Dia menoleh sekilas lalu kembali fokus ke meja makan.Damian melangkah masuk ke ruang makan, rambutnya masih sedikit basah. Dia memakai kaus polos dan celana kain santai. Namun, ada sesuatu yang berbeda dari raut

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status