Accueil / Fantasi / Tumbal Pengantin Iblis / 42. Peringatan Lelaki Itu

Partager

42. Peringatan Lelaki Itu

Auteur: KarRa
last update Date de publication: 2022-11-08 07:18:55

Kalina sedang merapikan buku bacaan yang baru saja dia baca. "Ceritanya romantis sekali," ujar Kalina yang hendak meraih satu buku lagi. Saat ini gadis itu tengah berada di perpustakaan. Gadis tersebut berjinjit sedikit untuk meraih buku di rak atas. Tidak sampai. Hingga sebuah tangan berjas meraihnya.

Kalina menoleh ke arah samping, seorang pria gagah bertubuh tinggi berdiri menjulang. Kalina terlihat hilang jika dilihat dari belakang si pria. Kedua netra mereka saling bertemu pandan
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Tumbal Pengantin Iblis   Kembali Menyegel Sisa Kepulan Asap Hitam

    Siluet seorang lelaki tampak jelas berdiri di depan jendela, Anantari dan Elard berprasangka. Siapa orang yang masuk ke dalam kamar, bagaimana cara masuk? Mengingat kamar berada di lantai dua. Melompat, setinggi itu, mungkinkah? Seorang manusia biasa tidak mungkin melakukan hal tersebut. Juga aura yang tak kalah kuat cukup menekan dan membuat merinding, kepulan asap hitam seolah menjauh enggan berdekatan layaknya minyak bertemu air. Bisa mengimbangi tenaga dari kepulan asap hitam maka bisa dipastikan kekuatan orang asing terbilang setara atau bahkan lebih hebat dari Elard. Sepatu pantoffle yang dipakai menginjak serpihan kaca berjalan mendekat memberikan efek dramatis lantaran guyuran cahaya rembulan memancar masuk tanpa penghalang mengingat jendela kaca sudah hancur berantakan. Anantari maupun Elard masih terkejut penuh kecurigaan memperhatikan seseorang tiba-tiba menerobos, ibu dan anak yang tidak bisa saling bersentuhan lantaran Anantari sedang dalam kondisi khusus. Jiwanya melayan

  • Tumbal Pengantin Iblis    Aura Hitam Lepas dari Segel

    Nyonya Anantari sudah dipindahkan ke dalam kamar tamu, tubuh berkeringat dan wajah memucat. Nyonya Abraham menyeka berulang kali dengan perasaan tidak menyenangkan, cemas sudah pasti. Tamu yang terhormat bagi kediaman Tuan Abraham, di tengah zaman modern, hal-hal berkaitan dengan tidak kasat mata membuat Nyonya Abraham yang memiliki penglihatan istimewa terbebani. Pertemuan dengan Tuan Abraham adalah hal yang sangat menyenangkan. Satu frekuensi meski hal tersebut yang Tuan Abraham klaim sebagai pasangan yang ditakdirkan. Banyak kejadian janggal yang menguras pikiran dan tenaga dilalui dengan baik. Bahkan mereka memiliki seorang putra yang sengat cerdas yang menempuh pendidikan di luar negeri.“Tolong bangunlah Anantari, jangan membuat kami khawatir.” Nyonya Abraham benar-benar menginginkan wanita yang sudah mulai dianggap temannya itu agar cepat bangun.Dalam alam bawah sadar, Nyonya Anantari diseret ke dalam mimpi panjang setelah mendapatkan kabar Kalian ---calon menantu--- telah kemb

  • Tumbal Pengantin Iblis   Anantari Versi Binatang

    Zaman ModernDari dalam terdengar suara pekikan melengking dan suara gaduh di mana membuat bulu kuduk merinding. Raut kecemasan terlihat di mimik muka Abraham, dia beberapa kali melihat hal tak kasat mata, tetapi menghadapi keadaan seperti ini belum pernah. Nenek moyang dan juga keluarganya mengatakan untuk menjaga ruang bawah tanah karena banyak hal buruk terjadi jika mereka lengah. Sihir pengekangan dan segel selalu diperbaharui tiap lima puluh tahun sekali.“Apa yang salah, seharusnya segel dan pengekangan baru akan diperbaharui tiga puluh tahun lagi. Dua puluh tahun lalu aku dan mendiang ayah sudah memperbarui segel tempat ini.” Tuan Abraham mengelus pintu. Dapat dirasakan aura pekat penuh kebencian terasa.“Aku penasaran satu hal, apa semua keluarga Abraham diwariskan sihir oleh leluhur kalian?”“Tidak, kecuali jika kami menemukan jodoh yang ditakdirkan untuk menjadi ‘mata’ bagi kami?”“Maksudnya?”“Orang dengan kemampuan spesial yang mampu melihat masa depan. Kekuatan sihir itu a

  • Tumbal Pengantin Iblis   Dimensi Lain (Kerajaan Nigella)

    Di dimensi lain.Sementara itu, di kerajaan Nigella rapat sedang berjalan alot, pemberontakan sudah terdengar sampai ke telinga para sesepuh. Kini baik pra klan mau pun sesepuh kerajaan dan juga para ketua ras berdebat. Raja Arsen melihat gadis bernama Sekar itu berjalan memasuki ruangan lalu duduk di kursi berderetan dengan para klan. Tuan Alex yang baru melihat Sekar terkejut, pasalnya dia tahu dari mata-mata jika pengantin Aurora menghilang, lalu bagaimana ada gadis berwajah mirip Kalina. Tuan Alex menoleh ke arah Tuan Abraham, lelaki itu hanya mengediikan bahu tidak ingin tahu menahu.‘Kau pikir aku akan diam saja setelah kalian berkhianat? Tidak akan!’ Benak Tuan Abraham berkecamuk. Dia membiarkan saja Alex beserta putrinya Zemira kebingungan, masa bodoh dengan hal tersebut.‘Apa ayah mencurigai sesuatu?’ batin Zemira menatap Tuan Alex. Seolah dari tatapan saja mereka terhubung.Menyadari ada hal aneh, sebelum rapat dimulai baik Zemira maupun Tuan Alex menyusup keluar ruangan lewa

  • Tumbal Pengantin Iblis   Kastil Tuan Abraham

    Zaman now.Seorang wanita cantik berada di perpustakaan sebuah castle kuno yang masih terjaga sampai sekarang. Di ditemani seorang lelaki paruh baya bersama sang istri. Mereka tengah berbincang dengan serius. Perpustakaan bak lautan buku di mana banyak sekali rak-rak terisi penuh hingga menjulang tinggi hampir ke langit-langit. Lantai marmer nan bersih dan buku tanpa debu menandakan tempat tersebut terawat dengan baik.“Saya menyukai tempat ini, ini sangat luar biasa dan sangat bersih.” Suara melantun merdu dari wanita berambut panjang tergerai indah.“Nyonya Anantari terlalu memuji,” balas seorang wanita yang kemudian duduk di kursi kayu berseberangan lawan bicaranya.Anantari tersenyum kemudian kembali berkutat pada buku bacaan yang sudah dia ambil.“Aku sangat terkejut ketika Nyonya Anantari memberi kabar terkait kalung peninggalan teman Anda.” Kali ini suara seorang lelaki terdengar.Kedua wanita elegan itu menoleh ke arah sumber suara, seorang lelaki yang masih terlihat tampan mes

  • Tumbal Pengantin Iblis   Meyakinkan Nenek Arimbi

    “Kumpulkan para sesepuh dan para pemimpin ras, panggil juga gadis bernama Sekar!” Raja Arsen berkata seraya membalikkan badan. Dia memijat kening yang berdenyut, kaki panjang itu melangkah keluar kamar meninggalkan tiga temannya yang masih diam membisu. Mereka mencoba memposisikan diri di tempat Raja Arsen. Benar-benar situasi sulit dilalui, bukan? Anantari menoleh ke arah dua lelaki yang juga sama bingungnya. “Aku akan menyusul Sekar.” Gavin mendelik menatap Anantari yang tertunduk, “Apa yang akan kau lakukan?” “Gavin, aku tahu ini tidak benar, aku juga tidak tega melihat Kalina menderita. Namun, bagaimana jika takdir itu memang membawa Kalina datang ke mari untuk suatu hal. Tidakkah kalian pikir banyak misteri tentang Nigella yang belum terungkap dan menemui titik terang? Seolah hidup kita dikendalikan sesuatu. Tidakkah kalian curiga para sesepuh menyembunyikan sesuatu?” “Curiga, tentu aku sangat curiga lebih dari yang kalian tahu. Namun, apa yang bisa kita lakukan?” Lamont ber

  • Tumbal Pengantin Iblis   21. Zaman Now (Part-2)

    Semua mata ikut mengarah kepada pemuda tampan itu. "Dia Elang, Pa teman Kalina," lirih gadis itu.

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
  • Tumbal Pengantin Iblis   24. Rencana Para Siluman (Part-3)

    Raja Asen melangkah lebih mendekati jendela, samar mengamati ke arah dalam. Namun, dia tidak dapat mengamati siapa lelaki yang tengah dibincangkan tersebut. Hanya terlihat samar punggung lelaki itu. 'Siapa dia?' tanyanya lagi dalam hati.  

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
  • Tumbal Pengantin Iblis   23. Rencana Para Siluman (Part-2)

    "Gadis ini bernama Sekar, Rajaku, dia gadis istimewa. Dia bisa melihat masa depan atau masa lalu hanya dengan mengamati sang target, dan melihat pada bola matanya. Dia juga mampu merapalkan mantra-mantra yang tidak pernah dipelajari sebelumnya," jelas silum

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
  • Tumbal Pengantin Iblis   25. Rencana Para Siluman (Part-4)

    Raja Arsen mengakhiri ceritanya, Sekar dan yang lain menatap iba atas apa yang terjadi. "Maaf, aku bukan raja yang baik," ujar Raja Arsen menundukkan kepala. "Semua sudah takdir, tidak ada yang bis

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-20
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status