Short
Untuk Apa Lagi Mencinta

Untuk Apa Lagi Mencinta

By:  BimaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Chapters
38views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada hari kelima puluh lima sejak tunanganku memblokirku, aku membatalkan pernikahan yang sudah kunanti-nantikan selama delapan tahun. Sementara dia masih menemanikan teman masa kecilnya yang depresi beristirahat dan berobat di kuil. Dia membuat Kuil Jingu yang selalu ramai peziarah tutup selama setengah tahun penuh. Namun, karena kehilangannya tanpa sebab, aku dikepung dan dikejar-kejar wartawan hingga tak punya tempat tinggal. Terpaksa, aku pergi ke Kuil Jingu untuk mencarinya. Tapi dia justru mengusirku turun gunung dengan alasan tak boleh mengganggu ketenangan kuil. Di tengah musim dingin yang menusuk, aku pingsan dan nyaris tewas di kaki gunung. Saat siuman, kulihat Arif Wijaya menanam hamparan besar mawar yang lambangnya cinta dengan tangannya sendiri di tanah suci kuil itu. Setengah tahun kemudian, akhirnya dia turun gunung dan membawa teman masa kecilnya pulang. Mawar yang mereka tanam itu memenuhi kamar pengantin kami. Kutatap dingin. Dia belum tahu, aku sebentar lagi akan menikah dengan orang lain.

View More

Chapter 1

Bab 1

Saat memilih cincin di toko, aku bertemu dengan Arif Wijaya yang sudah setengah tahun tidak kulihat.

Aku sama sekali tidak mendengar pujian staf toko pada cincin berlian besar di tanganku.

Mataku menatapnya sambil pikiran melayang.

Arif melihat cincin di tanganku, dengan ekspresi datar mendekat dan bertanya:

"Kenapa datang sendiri lebih dulu? Aku mau memberi kejutan."

Meski mulutnya berkata begitu, kulihat tas yang dipegangnya berisi satu set kalung berlian.

Itu bukan untukku.

Tapi untuk Wulan.

Kemarin saat mereka pulang, kudengar Wulan merengek padanya, minta set kalung berlian sebagai hadiah ulang tahun.

Dan Arif begitu cepat mewujudkan keinginannya.

Iya, selama itu permintaan Wulan, betapapun sulitnya, dia pasti bisa mewujudkan.

Tidak sepertiku, hanya menginginkan sebuah pernikahan, tapi setelah delapan tahun menunggu, masih tidak kunjung datang.

Jadi kali ini, Arif, aku tidak akan menunggumu lagi.

Aku melangkah menjauh darinya, diam-diam melepas cincin di jari dan meminta staf membungkusnya.

Arif segera mengeluarkan kartu kredit, ingin membayarkan.

Sebelum sempat menjelaskan pada staf, kulihat gelang tasbih di pergelangan tangannya.

Kemarin, saat Wulan mengumumkan kembali ke dunia hiburan, di postingan sembilan kolenya ada satu foto yang merupakan gelang tasbih ini.

Gelang tasbih itu tampak tidak cocok dengan foto-foto lainnya.

Tapi ada yang mengenali ini sebagai tasbih khas Kuil Jingu.

Dalam sekejap, topik "Kuil Jingu tutup setengah tahun" dan "pemilik tasbih" melonjak ke trending.

Wartawan gosip merekam mereka turun gunung.

Meski wajah Arif tidak terlihat jelas, setelan jas khusus dan plat nomor mobil berangka kembar 9999 sudah menjelaskan segalanya.

Semua orang memberkati Wulan karena akan masuk keluarga kaya.

Hanya aku yang menjadi bahan tertawaan.

Pikiranku kembali ke saat ini, aku segera memotong aksi staf yang hendak menggesek kartu.

"Tidak usah, aku coba-coba saja, tidak berniat beli."

Arif sambil melihat ponsel, menjawab dengan acuh tak acuh

"Beli saja, kebetulan siang ini aku ada waktu, ayo kita urus surat nikah."

Urus surat nikah?

Di matanya, pernikahan denganku hanyalah salah satu langkah dalam proses formalitas.

Tapi aku sudah tidak membutuhkan hubungan seperti itu jadi aku tidak menjawabnya lalu keluar dari toko.

Arif mengikutiku, tampak kesal dengan sikapku tadi.

"Lagi kesal karena Wulan?"

"Sudah kubilang, pernikahan kami tetap jalan, aku cuma menggantikan ayahnya merawatnya."

Ya, Wulan adalah anak dari sahabat karib Arif yang memiliki perbedaan usia jauh.

Sejak ayah Wulan meninggal, dialah yang mengambil tanggung jawab merawat Wulan.

Wulan memanggilnya "Paman", tapi tatapan matanya penuh cinta.

Aku tahu, Arif mengerti segalanya, dia hanya pura-pura bodoh.

Dan aku, hanyalah alatnya untuk menangkis gosip dari luar dan melindungi Wulan.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status