首頁 / Romansa / VENDETTA / BAGAIMANA MEMULAI PEMBICARAAN

分享

BAGAIMANA MEMULAI PEMBICARAAN

作者: yanktie ino
last update publish date: 2026-06-24 08:43:28

"Baik, nanti aku bicarakan dulu dengan Mas Adit," balas Nadia lirih, akhirnya mengalah pada keputusan mutlak sang ayah yang tidak bisa diganggu gugat.

Sepanjang sisa perjalanan, Nadia hanya bisa menatap kosong ke luar jendela mobil. Pikirannya mendadak penuh dan semrawut.

'Entah bagaimana aku harus memulai pembicaraan ini nanti. Sebab, sampai detik ini dia bahkan belum pernah menyatakan cinta padaku secara langsung,' batin Nadia bimbang.

Namun, di tengah kebingungannya, rentetan ingatan dan ana
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • VENDETTA   BAGAIMANA MEMULAI PEMBICARAAN

    "Baik, nanti aku bicarakan dulu dengan Mas Adit," balas Nadia lirih, akhirnya mengalah pada keputusan mutlak sang ayah yang tidak bisa diganggu gugat.Sepanjang sisa perjalanan, Nadia hanya bisa menatap kosong ke luar jendela mobil. Pikirannya mendadak penuh dan semrawut.'Entah bagaimana aku harus memulai pembicaraan ini nanti. Sebab, sampai detik ini dia bahkan belum pernah menyatakan cinta padaku secara langsung,' batin Nadia bimbang.Namun, di tengah kebingungannya, rentetan ingatan dan analisis dari orang-orang terdekatnya mulai berputar satu per satu di kepala. Nadia merenungkan kembali ucapan Hanum. Analisis sang bunda terasa begitu masuk akal, bahwa Aditya sengaja bersikap sangat hati-hati dan menunda kata-kata cintanya hanya karena takut Nadia akan menarik diri akibat trauma masa lalu.Kepingan teka-teki itu semakin lengkap saat Nadia mengingat kembali obrolan intimnya dengan Ima, ibu kandung Aditya, di dalam mobil tadi siang.'Ibu Ima pernah bilang kalau Mas Adit itu seumur

  • VENDETTA   SELALU SEPAHAM

    "Silakan tambah lho, kalau ada yang mau ditambah silakan," ucap Hanum sebagai nyonya rumah yang menggelar acara syukuran keberhasilan Nadia di restoran tersebut.Sambil tersenyum ramah, Hanum beringsut mendekat untuk gantian memegang cucunya agar Nadia dan Aditya bisa bergantian menikmati makan siang mereka.Melihat hal itu, Ima ikut beringsut mendekat, dan ternyata Fitri pun lekas menyusul langkah mereka untuk ikut membantu mengkondisikan si kembar."Om, Tante, Eyang, pakde, Bude, ayo tambah lagi, nemani aku," ajak Nadia hangat kepada para orang tua di sana.Setelah memastikan anak-anaknya aman di bawah pengawasan para nenek, Nadia segera memberikan sebuah piring kosong pada Aditya.‘Sambal!’Satu kata itu seolah menjadi kode rahasia yang paling dipahami oleh keduanya.Ya, sambal adalah pemersatu sejati antara Nadia dan Aditya.Apapun lauk yang tersaji di atas meja, mereka berdua sangat tergantung pada

  • VENDETTA   PERINTAH GALIH

    "Dalam perasaan, Nayaka kan mengaku tak membagi cinta. Hanya attensi berlebihan dia yang super gobloq saja membuat dia selingkuh waktu dan atensi!" lanjut Hanum, meluapkan seluruh kekesalan yang selama ini tertahan di dadanya.Nadia yang duduk di bangku belakang hanya bisa terdiam, mendengarkan kegeraman ibunya yang begitu meledak-ledak. Di dalam benaknya, Nadia sangat memaklumi mengapa sang ibu bisa seberangas itu jika nama sang mantan suami disebut.'Ibu mana yang tidak hancur melihat anak perempuannya disia-siakan?’‘Kegeraman bunda adalah sisa rasa sakitnya saat melihatku terpuruk dulu.’‘Bagi bunda, kesalahan Nayaka bukan cuma sekadar khilaf, tapi sebuah kegoblokan nyata yang menghancurkan kebahagiaan rumah tanggaku,'batin Nadia lirih."Aaaah, tetap saja dia selingkuh, apa pun namanya," balas Galih ikut menyahut, menyetujui ucapan istrinya dengan nada suara yang tak kalah berat dan dingin. Tangan

  • VENDETTA   PAPAP

    "Papapppppp!" teriak Angga tiba-tiba dengan suara nyaring, seolah tidak mau kalah sedetik pun dari kakak perempuan kembarjnya. Bocah lelaki itu ikut bergerak heboh, menuntut perhatian yang sama dari pria itu."Nah, mulai deh, drama deh," ucap Nadia sambil menggeleng-gelengkan kepala. Dia sudah bisa menebak kelakuan si kembar yang pasti akan selalu rebutan jika sudah melihat sosok Aditya di dekat mereka.Melihat pemandangan di depan mata mereka, seluruh anggota keluarga besar yang duduk di area lesehan itu seketika terdiam.Semua orang tidak memerlukan jawaban atau penjelasan panjang lebar lagi dari mulut Nadia mengenai status hubungan mereka. Kedekatan Aditya dengan si kembar, terlebih panggilan "Papap" yang begitu spesial, sudah berbicara jauh lebih banyak daripada ribuan kata penjelasan .Logika sederhana semua orang di meja itu langsung berjalan. Kalau memang di antara mereka tidak ada hubungan yang spesial, tentu Aditya akan me

  • VENDETTA   GARA-GARA CUCU EYANG

    Di dalam mobil yang sejuk, suasana canggung yang sempat membayang langsung mencair begitu deru mesin mulai terdengar konstan. Ima duduk di kursi penumpang, sesekali melirik profil samping Nadia yang fokus pada kemudi."Nad," panggil Tante Ima membuka obrolan, nadanya terdengar renyah, jauh dari kesan menghakimi. "Tante itu sebenarnya dari tadi penasaran. Kamu ini kan dosen teladan nasional, pintar, sibuknya luar biasa, apalagi sekarang megang bayi kembar dua sekaligus. Rahasianya apa sih kok muka kamu tetap segar begini? Tante yang cuma nungguin rumah saja kadang merasa jompo kalau kurang tidur."Nadia tertawa kecil, melirik sekilas ke arah Tante Ima. "Aduh, Tante bisa saja. Rahasianya cuma satu, pura-pura bahagia kalau malam-malam begadang!" kelakar Nadia, yang langsung disambut tawa renyah dari calon ibu mertuanya itu. "Enggak kok, Tante. Kuncinya memang harus dinikmāti saja, lagipula di rumah banyak yang bantu sayang sama Angga dan Anya."Ima tersenyum hangat, menyandarka

  • VENDETTA   DOSEN TELADAN NASIONAL

    Empat bulan ini hubungan Aditya dan Nadia seperti HTSatau hubungan tanpa status.Mereka masing-masing merasa terikat, khususnya Aditya, namun dia belum berani mengungkapkan perasaan yang dia miliki, mengingat dia sangat tahu trauma Nadia terhadap sosok lelaki, yang dianggap sebagai makhluk paling menjijikan.Di pihak Nadia, kadang dia sangat suka akan attensi Aditya, namun kadang dia langsung mundur dan menarik diri bila ingat kegagalan rumah tangganya.≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈Achmad terduduk lesu di depan televisi miliknya. Televisi super besar untuk rumah super kecil type 21 yang sekarang dia tinggali.Dia melihat Ikhsan dan Galih, duduk sebagai tamu kehormatan. Dia melihat Nadia, kini dipuja satu negara.Di sampingnya,Rahma gemetar hebat. Perempuan itu mendekap anaknya

  • VENDETTA   MAS ADITYA

    Obrolan ringan tentang pisang mengkal itu seketika meruntuhkan sisa-sisa kecanggungan di antara mereka, membuat Aditya merasa selangkah lebih dekat untuk memahami sisi lain dari seorang Nadia."Oke, aku masuk ke ruang bermain Angga dan Anya yang sekarang usia lima bulan," ujar Aditya menga

  • VENDETTA   GARA-GARA KACANG BOGOR REBUS

    Suara mesin Honda CRF250 Rally merah metalik milik Aditya meraung halus, membelah ketenangan jalanan sebelum akhirnya mati tepat di depan teras rumah Nadia. Aditya tidak menyadari bahwa Nadia sudah berdiri di sana sejak awal.Meski dia memiliki mobil sport super mahal,sebuah Porsche 911 GT3 berwarn

  • VENDETTA   CARI MESIN ATM

    Enci pemilik laundry itu mengetuk-ngetuk jarinya ke atas meja kaca, menatap Rahma yang masih berdiri menunggu keputusan dengan cemas. Setelah menimbang posisi kosong di kiosnya, sang pemilik akhirnya memberikan keputusannya."Kamu saya terima," ucap Enci, langsung merinci job desk yang aka

  • VENDETTA   BANTING SETIR

    Malam, saat kembali ke kamar kost, Nayaka melihat ada tamu, dan ada pemilik rumah kost.“Saya bisa kerjakan Pak,” tak sengaja Nayaka mendengar pemilik kost butuh tenaga untuk mengecat rumah kost. Dan dia langsung menyambar pekerjaan itu.“Beneran nak Yaka?&rd

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status