Compartilhar

Bab 22

Autor: Jayden Carter
Renata semakin marah. Setelah mendengar Isyana menceritakan apa yang terjadi di rumah sakit, dia ingin sekali mengusir Arlo dari rumah. "Sekarang kita cuma bisa minta bantuan paman Isyana untuk bicara baik-baik."

Arlo mengerutkan kening. "Urusannya sudah selesai, nggak perlu minta bantuan paman Isyana."

Renata langsung mencibir. "Dulu aku memang nggak setuju Isyana nikah sama kamu. Victor yang bilang kamu punya sifat baik dan cuma kebetulan jatuh sakit. Nggak kusangka, ternyata setelah sembuh, a
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado
Comentários (1)
goodnovel comment avatar
Rudy M
sangat bagus
VER TODOS OS COMENTÁRIOS

Último capítulo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 828

    "Tentu saja, aku juga sudah menemukan bukti bahwa Arlo menyuruh kedua orang ini membajak mobil tahanan.""Bimala, benar kedua orang ini yang membajak mobil tahanan, 'kan?" Tatapan Saleh tajam seperti kilat, mengarah pada Bimala yang sudah terpaku kaget.Bimala terdiam sejenak, lalu mengangguk mengiyakan."Setelah mobil tahanan dibajak, kamu yang mengirim pesan kepada anakku untuk meminta bantuan, benar?" tanya Saleh lagi.Bimala menelan ludah dengan susah payah. Kirim pesan apaan? Namun, dia tidak berani menyangkal dan hanya bisa mengangguk dengan terpaksa.Dandy menoleh sedikit, lalu segera ada orang yang memeriksa ponsel mereka. Memang ditemukan pesan yang sesuai. Di antaranya benar ada instruksi yang dikirim dari nomor ponsel Arlo. Ponsel Reza juga diperiksa dan ditemukan pesan permintaan tolong dari Bimala.Saleh mendengus dingin. "Sekarang Pak Bagas dan Pak Dandy sudah bisa percaya, 'kan? Saksi dan bukti sudah lengkap.""Arlo terlibat dalam berbagai kejahatan, termasuk menyuruh or

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 827

    Arlo bersikap sangat arogan saat di kediaman Keluarga Sinaga, sehingga Bondan merasa kesal melihatnya. Sekarang ketika Arlo mengatakan dia adalah anjing pesuruh, amarah Bondan langsung memuncak. Wajah tua Bondan tampak memerah, rasa malu dan amarah meledak dari matanya.Kemarahan seorang grandmaster bukanlah hal biasa.Bondan mengangkat kedua tinjunya, lalu menerjang ke depan.Saat tinju mereka berbenturan, suara dentumannya menggema di udara, disertai gelombang energi yang menyebar. Reza dan Bimala langsung terpental dan terjatuh ke tanah akibat gelombang itu. Mata wanita aneh itu berkilat-kilat, seolah penuh gairah untuk ikut bertarung.Arlo bergerak mundur satu langkah, sementara Bondan menyeringai sinis dan kembali mendekat.Di mata Reza, aura Bondan meningkat tajam, sedangkan Arlo tampak sama sekali bukan tandingannya. Hatinya pun menjadi tenang, sudut bibirnya terangkat membentuk senyum. Bondan memang layak menjadi grandmaster tingkat tenaga transformasi yang diatur oleh kakeknya

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 826

    Bimala benar-benar ketakutan sampai linglung, seluruh tubuhnya sampai gemetar. "Pak Reza, hubungan kita nggak usah sampai begini .... Aku jamin, semua kerugian akibat kejadian ini akan aku ganti! Aku nggak akan memberi tanggapan apa pun lagi.""Aku bisa mencabut kesaksian! Aku bisa mengatakan apa yang kamu inginkan ...." Bimala memohon ampun tanpa henti dengan panik, tetapi di wajah Reza hanya ada ejekan."Kalau kamu membunuhku, ayahku pasti akan menyelidiki kebenarannya! Selain menambah musuh bagi Keluarga Sinaga tanpa alasan, apa lagi gunanya?"Reza menghela napas. "Kita sudah saling kenal bertahun-tahun, baru hari ini aku sadar, kamu ternyata lebih bodoh dari yang aku kira! Kalau kamu mati, tentu saja itu ulah Arlo! Apa hubungannya dengan Keluarga Sinaga?"Bimala langsung terpaku.Saat itu, Reza menoleh ke arah luar pembatas jalan di proyek yang terbengkalai, lalu mencibir. "Masih nggak keluar juga? Kalau nggak keluar sekarang, aku nggak akan bantu kamu bunuh orang ini!"Bimala sama

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 825

    Kedua pria itu tidak berkata apa-apa. Mereka langsung menutup pintu kendaraan. Tak lama kemudian, mobil kembali melaju kencang, menuju jalan kecil yang tidak dikenal.Sekitar setengah jam berlalu. Mobil kembali berhenti, pintu dibuka."Turun!"Suara dingin terdengar dari luar. Bimala dan Daniel turun dari mobil dengan gemetar.Mereka melihat ke sekeliling. Entah kenapa, proyek jalan yang terhenti itu tampak terbengkalai dan sepi, hanya ada beberapa material bangunan dan sampah di sekitar. Empat pria berbaju hitam berdiri di samping sebuah mobil hitam panjang jenis Lincoln Limousine.Bimala dan Daniel tidak asing terhadap pria pemilik mobil itu."Pak Reza! Pak Reza datang menyelamatkan kita!" Daniel berlari dengan penuh emosi dan berlinang air mata, bergegas menuju mobil Lincoln itu.Namun, Bimala malah penuh kewaspadaan dan ketakutan. Mungkinkah Reza sebaik itu sampai membajak mobil tahanan untuk menyelamatkan mereka?Pintu mobil Lincoln terbuka.Reza turun dari mobil. Di belakangnya d

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 824

    "Tentu saja, kalau sekadar ucapan terima kasih basa-basi, aku nggak masalah.""Terima kasih sudah membantu, Nona Anne!"Anne memiringkan kepala menatap Arlo. Pria ini benar-benar aneh, sama sekali tidak berpura-pura menjadi pria sopan hanya karena status dan kecantikannya.Mungkin karena sudah terlalu sering melihat orang munafik, Anne malah merasa pria yang tidak banyak omong kosong seperti ini lebih bisa dipercaya daripada yang penuh basa-basi palsu.Arlo malas menebak pikiran sang putri, dia langsung berkata terus terang, "Baik, seperti yang sebelumnya, kamu bisa melepas pakaianmu."Wajah cantik Anne langsung memerah. Iris bahkan membelalakkan mata. 'Ya Tuhan, apa yang dikatakan pria ini?'"Ke kamar saja!" kata Anne pelan, lalu berjalan lebih dulu ke arah kamar.Iris terpaku.Arlo terlihat tidak sabar, dia berdiri lalu mengikuti ke kamar. Seperti perawatan sebelumnya, Anne sekali lagi memperlihatkan tubuh indahnya tanpa penutup di depan pria Doraia itu.Awalnya dia tidak merasa sema

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 823

    Hotel bintang lima Wyndham Cadillac, suite presidensial.Anne mengenakan setelan rok biru yang rapi, berdiri di depan jendela kaca besar sambil memegang secangkir kopi dan memandang ke luar. Di belakangnya, berdiri beberapa pria paruh baya berjas rapi dengan aura elite yang sangat terasa.Setelah saling bertukar pandang, salah satu pria botak memecah keheningan."Yang Mulia Anne, identitas Anda tidak hanya mewakili diri sendiri. Bagaimana bisa Anda terang-terangan mendukung pengobatan tradisional di depan kamera?""Apakah Anda sudah memikirkan konsekuensinya?"Anne perlahan berbalik. Di wajah cantiknya tersirat sedikit kesombongan, nada bicaranya menyiratkan ejekan, "Arvin Miles, kamu sedang mempertanyakan aku?"Pria botak itu bernama Arvin Miles, kepala wilayah Doraia untuk perusahaan farmasi di bawah Konsorsium Miles, sekaligus salah satu anggota Keluarga Miles. Dia mengernyit, tapi tetap meminta maaf, "Anda tahu sendiri, saya tidak bermaksud lancang.""Tapi sebagai anggota keluarga

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 327

    Galeri Pusaka Agung terletak di pusat Kota Naldern, selalu ramai pengunjung, dengan nuansa kuno dan klasik.Saat Arlo dan Daiyan turun dari mobil sport mewah, anak buah Keluarga Simarta sudah menunggu di depan pintu."Tuan Daiyan!"Sekelompok pria bertubuh besar yang jelas bukan orang sembarangan se

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 322

    Daniel sangat percaya diri dengan kemampuan bicaranya. Dia merasa selama tokoh besar itu mau memberinya kesempatan, dia pasti bisa meyakinkan pihak tersebut.Fellis mendorong pintu dengan lembut.Daniel refleks merapikan pakaiannya, berusaha membuat dirinya terlihat percaya diri dan berwibawa. Namun

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 331

    Clarissa langsung berubah seperti kucing yang ekornya terinjak dan bulunya berdiri. "Kamu jangan mimpi bisa menjelek-jelekkan Galeri Pusaka Agung!"Namun, Arlo justru menyeringai lebar. "Ini fitnah atau bukan, sebentar lagi akan terbukti dengan sendirinya."Sambil berkata begitu, dia menunjuk ke sal

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 312

    "Pak Arlo, mulai sekarang Anda sudah menjadi pemilik klub malam kami! Kalau perlu, saya panggil semua karyawan sekarang juga supaya mendengarkan arahan Anda?"Manajer itu benar-benar takut ikut terseret masalah Keluarga Pangalila. Namun, mana ada gunanya penyesalan?Arlo bahkan tidak meliriknya, dia

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status