แชร์

Bab 291

ผู้เขียน: Jayden Carter
Arlo tidak menganggapnya serius. "Nggak usah diladeni, kita jalan saja."

Arlo mengemudi dengan stabil, bersiap keluar dari jalan lingkar kapan saja. Tak disangka, tiga mobil itu malah makin menjadi-jadi. Mereka terus menyelip ke depan mobil Arlo, mengerem mendadak dan mencoba memaksa berhenti!

Arlo melakukan manuver halus dan menghindar.

Pihak lawan mengganti mobil lain untuk memotong dari depan, kembali mengerem, kembali mencoba menghentikan mereka! Kali ini, bukan hanya Arlo, Fellis pun mulai
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1492

    Meskipun Kirani masih tertawa, sebenarnya hatinya sudah mulai panik.Awalnya dia mengira Arlo sudah terkena racun mematikan. Ditambah dengan ilusi yang dia ciptakan, selama dia bisa mengulur waktu cukup lama, pikiran Arlo pasti akan kacau dan tubuhnya akan lumpuh.Saat itu, para ninja bisa menyerang bersama-sama. Sehebat apa pun Arlo, dia pasti akan menderita kerugian besar. Namun, sekarang tampaknya tekad Arlo sekeras baja."Ilusi kecil seperti ini mau mengacaukan pikiranku? Benar-benar menggelikan!"Arlo mengangkat tangan dan membuat gerakan mencengkeram. Seketika, sebuah telapak tangan raksasa muncul di udara dan menerjang Kirani. Kirani mengangkat pedang samurainya lalu menebas dari udara.Teknik pedangnya merupakan teknik pedang khas klan ninja Keluarga Kaga yang sangat aneh dan sulit ditebak. Cahaya pedangnya tidak menyerang energi kuat yang datang dari depan, melainkan langsung menebas ke arah kepala Arlo.Pada saat bersamaan, delapan ninja yang bersembunyi di segala penjuru lan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1491

    Belasan ninja itu bahkan belum sempat mendekat sebelum semuanya tercabik-cabik hingga tewas. Tidak seorang pun berhasil lolos dan cara kematian mereka begitu brutal hingga sulit digambarkan.Bahkan para anggota klan ninja yang sudah terlatih pun menunjukkan ekspresi ngeri saat menyaksikan pemandangan berdarah seperti itu.Tanpa sadar Kirani mengepalkan tangannya. Kemarahan dan keterkejutan bercampur di kedua matanya yang indah.Para anggota klan ninja ini mewarisi kemampuan mereka secara turun-temurun. Sebagian besar memiliki gen kekuatan super dan masing-masing merupakan pewaris ninjutsu yang sangat langka, baik bagi Keluarga Kaga maupun seluruh Gorasa.Biasanya, kematian satu atau dua orang saja sudah cukup membuat Keluarga Kaga murka. Namun, hanya dengan satu serangan, Arlo telah merenggut nyawa belasan orang sekaligus.Kirani mengangkat tangan dan memberi isyarat untuk mengubah formasi.Para ninja di belakangnya langsung berpencar ke segala arah. Detik berikutnya, mereka seolah men

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1490

    Tak lama kemudian, hanya tersisa Arlo dan Yusa yang tidak sadarkan diri di dalam kedai kopi.Arlo tetap duduk di tempatnya tanpa bergerak, matanya setengah menyipit."Tuan Arlo! Akhirnya kita bertemu!"Kirani duduk di hadapan Arlo. Melihat cangkir kopi di depannya sudah kosong, senyum di wajahnya semakin penuh kemenangan."Kamu Kirani? Apa hubunganmu dengan Ichiro?" tanya Arlo datar."Dia kakakku! Tapi tenang saja, aku membunuhmu hanya demi menjalankan tugasku, bukan untuk membalas dendam. Di Keluarga Kaga, kalau mati karena kemampuan sendiri tidak cukup, berarti memang pantas mati."Tentu saja, kalau harus menyebutkan satu alasan lagi, aku memang sangat penasaran ingin tahu seberapa hebat grandmaster nomor satu Doraia!"Kirani tersenyum manis sambil mengangkat kepala. Seolah ada dua kobaran api yang menyala di kedua matanya yang indah. Nyala api yang menari-nari itu seakan mampu mengguncang pikiran siapa pun yang melihatnya.Tatapan Arlo yang bertemu dengan matanya sedikit membeku. Di

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1489

    Melihat Yolanda berhasil menyusul, wanita menggoda itu sama sekali tidak berubah ekspresi. Dia malah tersenyum santai."Kamu wanitanya Arlo? Cantik sekali. Bahkan aku saja sampai tergoda melihatmu!"Alis indah Yolanda berkerut. Dia langsung melayangkan pukulan.Namun tepat pada saat itu, seluruh pemandangan di sekelilingnya tiba-tiba berubah. Bebatuan bergeser dan pepohonan berpindah, seolah ruang dan waktu berubah hanya dalam sekejap. Para pria berpakaian hitam yang tadi bergerak di sekelilingnya pun menghilang tanpa jejak.Hanya terdengar tawa genit di telinganya."Hehe, aku mau pergi menemui Arlo!"Aku penasaran, setelah terkena jebakan Bayi Panca Sukma dan Racun Nomor Satu Dunia, apakah Tuan Arlo masih akan tetap sehebat itu! Sedangkan kamu, bermainlah dengan 49 Pengawal Ninja Hitam milikku!""Sial! Sudah kubilang perempuan itu nggak bisa dipercaya!"Begitu mendengar nama Racun Nomor Satu Dunia, Yolanda tidak bisa lagi bersikap setenang biasanya. Dia juga cukup mengenal berbagai pr

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1488

    Arlo tidak berkata apa-apa. Pandangannya hanya beralih ke arah toilet.Yusa sudah pergi beberapa menit. Kenapa dia belum kembali?"Perlu aku periksa?" Yolanda mengikuti arah pandangannya dan langsung mengerti."Nggak perlu!" Arlo menggeleng."Kamu ternyata cukup percaya sama gadis Gorasa itu. Ckck, memang beda ya kalau sudah pernah tidur sama dia? Hati-hati kalau kamu dijebak lalu dijual tanpa sadar!""Nada bicaramu sinis sekali. Jangan-jangan kamu iri karena belum pernah tidur denganku? Kalau memang mau, bilang saja. Aku bisa memuaskanmu. Nggak usah nyinyir begitu."Arlo menggodanya sambil mencibir. Dia memang paling suka melihat Kinta kesal tetapi tidak bisa berbuat apa-apa terhadapnya.Saat keduanya sedang berbicara, Yusa akhirnya berjalan kembali dengan langkah lambat. Kepalanya masih sedikit tertunduk dengan ekspresi lembut dan penurut seperti biasa. Dia terlebih dahulu berjalan ke konter pembuatan minuman untuk mengambil pesanan mereka, kemudian kembali membawa tiga gelas minuman

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1487

    Arlo mengangguk pelan sebagai balasan salam.Nirina adalah gadis yang periang. Dia langsung duduk di meja sebelah dan berkata sambil tersenyum, "Nagiya sebesar ini, aku kira kita nggak bakal ketemu lagi! Kalian baru turun setelah mengunjungi kuil, atau justru baru mau naik?"Firza ikut duduk di sampingnya dan mencibir. "Kalau dilihat penampilan mereka, sudah pasti mereka baru mau naik! Sayangnya, kalian juga bakal datang sia-sia!"Teman yang mengikuti mereka berdua adalah seorang wanita berusia 20-an. Meskipun mengenakan kimono, dia mampu berbicara bahasa Doraia dengan fasih."Mereka teman kalian? Hari ini kuil tiba-tiba ditutup dan nggak menerima pengunjung lagi. Kalau kalian berteman, kita bisa pergi main ke tempat lain sama-sama."Arlo menggeleng sambil tersenyum. "Nggak perlu. Kuil itu ditutup justru untuk menyambutku. Kalau aku nggak naik, bukankah mereka akan kecewa?"Nirina langsung terkejut. "Benarkah? Kalau begitu, boleh bawa aku ikut? Katanya kuil ini cukup manjur. Aku memang

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 295

    Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 588

    "Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 572

    Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 600

    Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status