Share

Bab 342

Author: Jayden Carter
Bum!

Sebuah dentuman berat terdengar. Permukaan meja setebal hampir satu inci langsung tertembus.

Pecahan yang terhantam bahkan masih mempertahankan bentuk telapak tangan yang utuh, sampai-sampai garis sidik jarinya terlihat jelas. Terlihat betul betapa presisi dan halusnya pengendalian kekuatannya!

Wajah Omran berubah drastis, matanya membelalak. "Master Juspati juga sudah mencapai tingkat tenaga dalam tahap sempurna?"

Yudha pun tergetar. Jika dia benar-benar beradu tangan dengan Juspati, satu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
sri indrayati
Waaaa gk sabar nunggu update besuk sore.. Pertarungan nya pasti seru.. Makasih double up nya thor... 10 bab..kerenn.. sering2 ya bikin happy reader, kukirim gem biar makin semangat. Maaf sisa dikit
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1006

    Arlo kembali duduk di kursinya dan memejamkan mata untuk beristirahat. Axelo dan Valden sama-sama tergeletak di bawah kakinya. Keduanya tampak sangat menyedihkan dan penuh luka.Valden menggertakkan giginya lalu berkata, "Arlo, apa kamu yakin ingin aku menelepon ayahku?"Arlo hanya mendengus pelan sebagai jawaban. Valden segera mengeluarkan ponselnya dan melakukan panggilan.Di sisi lain, Marshal juga sudah menelepon Mohit. Dia hanya mengatakan bahwa dirinya ditahan seseorang dan meminta pamannya segera datang menyelamatkannya."Pak Valden, jangan khawatir. Begitu Paman Mohit tiba, dia pasti nggak akan membiarkan orang ini lolos." Melihat wajah Valden yang suram, Marshal mencoba menghiburnya.Namun Valden yang baru saja menelepon kakeknya tidak menanggapi perkataan itu. Dia hanya menatap Arlo dan berkata dingin, "Ayahku sudah setuju untuk datang."Melihat mereka berdua mulai memanggil bantuan, wajah Arlo tetap tanpa ekspresi sedikit pun. Tidak terlihat rasa takut sama sekali.Namun, pa

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1005

    "Bubar!"Arlo hanya mengucapkan satu kata.Marshal tiba-tiba merasakan sakit yang menusuk di kepalanya, seolah-olah ada jarum yang menghantam otaknya. Seluruh pikirannya seakan berhenti bekerja selama sesaat.Sebagai seorang praktisi spiritual, kekuatan mentalnya memang sangat kuat. Namun di hadapan serangan kesadaran ilahi Arlo, dia tetap kehilangan fokus selama sepuluh detik penuh. Dalam pertarungan para ahli, sepuluh detik sudah lebih dari cukup untuk menentukan hasil.Saat Marshal kembali sadar, tubuhnya sudah terlempar ke belakang. Perisai cahaya emas di tubuhnya juga telah dihancurkan oleh satu pukulan Arlo. Bahkan pusakanya, Mutiara Surya, sudah jatuh ke tangan Arlo.Arlo memainkan manik itu di tangannya sambil berkata, "Suruh Mohit datang jemput kamu. Kalau dia nggak datang, aku akan mematahkan kakimu."Marshal memuntahkan seteguk darah. Darah dan energinya bergejolak hebat. Dia sudah tidak memiliki kekuatan untuk bertarung lagi.Dengan marah dia berteriak, "Aku ini murid langs

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1004

    Untuk sesaat, suasana di lokasi menjadi sangat tegang. Tidak ada yang berani sembarangan ikut campur. Konfrontasi tingkat seperti ini bukan sesuatu yang bisa melibatkan orang biasa.Valden tersenyum dingin lalu menoleh kepada Marshal. "Master Marshal, mohon bantuannya!""Master Marshal adalah murid langsung dari ketua Gunung Naga Harimau!""Keluarga Kushanto memang luar biasa. Mereka bahkan bisa mengundang tokoh seperti ini. Inilah fondasi keluarga konglomerat sejati!""Aku dengar Master Marshal telah mewarisi ajaran dari ketua Gunung Naga Harimau dan juga berkelana ke berbagai tempat. Kemampuannya luar biasa!"Mendengar nama Marshal, para tamu langsung mulai berbisik-bisik.Wajah Marshal tampak khidmat. Dia melangkah maju, lalu menggunakan langkah formasi Tujuh Bintang sambil bergerak memutar dengan lincah ke depan.Di mata semua orang, gerakannya terlihat sangat lambat. Namun anehnya, hanya dalam sekejap mata, dia sudah muncul di samping Axelo. Dia mengulurkan tangan dan meraih kerah

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1003

    Kedua ahli semi-grandmaster itu saling berpandangan. Melihat luka bakar di dada mereka, keduanya tidak berani berkata apa-apa. Dalam hati mereka hanya bisa mengumpat bahwa teknik dan ilmu sihir seperti ini memang yang paling menyebalkan untuk dihadapi.Valden tampak sangat terkejut.Setelah Arfan mengalami masalah, dua ahli semi-grandmaster yang diatur keluarganya untuk melindunginya tentu merupakan yang terbaik di antara para ahli. Namun, mereka bahkan tidak mampu bertahan menghadapi satu jurus dari Marshal."Master Marshal, aku mohon Master untuk membantuku membawa sepupuku kembali!" Valden membungkukkan badan kepada Marshal.Marshal menyimpan kembali pusakanya, lalu mengangguk. "Ayo. Aku juga ingin lihat seberapa hebat sebenarnya Master Arlo yang satu ini."Valden mengangguk sambil berkata dengan nada dingin, "Biar dia tahu bahwa Keluarga Kushanto bukanlah pihak yang bisa dia tindas sesuka hati!"....Sementara itu, di aula pesta.Arlo berdiri dengan tenang, seolah-olah ingin meliha

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1002

    Di sisi lain, Valden sedang berada di vilanya sendiri sambil berbincang dengan seorang pendeta berjubah panjang."Tuan Valden, tenang saja. Selain guruku yang merupakan ketua Gunung Naga Harimau dan paman guruku yang bernama Mohit, akulah yang paling mahir dalam hal ilmu sihir dan teknik spiritual di Gunung Naga Harimau.""Guru sangat menyayangiku. Waktu turun gunung kali ini, Guru bahkan ngasih aku pusaka pelindung. Aku memang nggak berani membual, tapi aku punya cara untuk mengharapi grandmaster tenaga transformasi tingkat tiga ataupun praktisi sihir tingkat sejati."Mendengar hal itu, Valden mengangguk puas."Mendengar perkataan Master, aku jadi tenang. Selama beberapa hari ke depan, aku mohon Master tetap berada di sisiku dan melindungi keselamatanku."Valden benar-benar merasa ketakutan karena Arlo. Meskipun sudah menerima jimat pelindung dari Kanz, dia masih belum merasa aman. Oleh karena itu, dia mengundang seorang ahli dari Gunung Naga Harimau bernama Marshal untuk melindunginy

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1001

    Dalam pandangan mereka, Arlo bertindak terlalu nekat dan berani. Cepat atau lambat, dia pasti akan menimbulkan masalah besar. Misalnya saja, seperti yang terjadi saat ini.Bekerja sama dengan orang seperti itu terlalu berisiko.Saat ini, situasi internal Sekte Vitalitas sedang mengalami perubahan besar. Ini adalah kesempatan yang sangat baik baginya untuk naik ke posisi yang lebih tinggi. Namun setelah naik jabatan, mana mungkin dia rela jika hanya menjadi alat bagi orang lain?Melihat situasi itu, Kamil menjadi sangat cemas. Semua yang hadir adalah orang-orang berpengalaman. Siapa yang tidak tahu bahwa semua orang memiliki perhitungannya sendiri dalam hati masing-masin?Sekte Vitalitas bisa mendapatkan kesempatan seperti sekarang sepenuhnya karena kemurahan hati Dewa Militer. Jika mengikuti watak Arlo, mana mungkin dia memberikan kesempatan seperti ini?Kamil melangkah maju dan memberi salam kepada Sean."Pak Sean, karena kita sudah menyetujui masalah ini sebelumnya, sebaiknya jangan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 414

    "Keluarga Artika ini memang kekuatan lama di lingkungan militer, nggak gampang dihadapi. Aku selalu merasa diriku sudah cukup bikin onar, tapi dibandingkan denganmu, aku ini seperti anak baik!"Arlo menyadari bahwa wanita ini punya kecenderungan cerewet.Tak lama kemudian, mobil berbelok ke sana kem

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 415

    Wajah Sambo tampak tegang. Jelas terlihat kilatan panik di matanya. Tanpa menarik perhatian, dia mengeluarkan ponsel dan mengirim sebuah pesan.Artha juga terkejut. Melihat Arlo melangkah masuk setahap demi setahap, dia refleks mundur beberapa langkah. "Kamu ... kamu masuk lewat mana?""Kamu lihat s

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 416

    Arlo menatap Artha dengan tatapan mengejek, lalu berkata kepada kapten pasukan bersenjata, "Seorang prajurit menjadikan perintah sebagai tugas utama. Kalau begitu, yang kalian lakukan juga nggak sepenuhnya salah!""Sekarang, coba kalian lihat ini!" Arlo mengeluarkan token raja bela diri, lalu melemp

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 389

    Orang tua itu menyipitkan mata. "Kamu tahu siapa aku?"Arlo melirik ke arah kerumunan di luar, lalu melirik pria paruh baya yang hanya berdiri setengah langkah di belakang orang tua itu. Kepalanya tertunduk, tetapi seluruh tubuhnya memancarkan niat membunuh yang mengerikan.Arlo menyeringai dan berk

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status