Share

Bab 341

Author: Jayden Carter
Dari penjelasan Yudha, Arlo memperoleh gambaran umum mengenai kondisi lawan yang akan dihadapi.

Jalur yang dia warisi adalah Kitab Surgawi Pengobatan Abadi, menapaki "jati diri sejati" aliran Tao yang merupakan sebuah jalan kultivasi abadi yang melampaui fana. Jalur ini sepenuhnya berbeda arah dengan para petarung yang melatih tenaga dalam.

Karena itu, Arlo tidak begitu memahami kuat atau lemahnya tingkatan seorang petarung. Dia malah tertarik jika tenaga dalam telah mencapai kesempurnaan, setar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 669

    Ibrahim sangat memahami Saleh. Orang ini terkenal sebagai serigala berbulu domba di Provinsi Hareast.Di mulutnya selalu penuh dengan kata-kata tentang moral dan kebenaran, tetapi siapa pun yang bisa berdiri di puncak kekuasaan dan kekayaan, mana mungkin bukan sosok yang kejam dan tegas?Dia sama sekali tidak berani beradu kata secara halus dengan Saleh, tidak berani berbasa-basi. Karena orang ini bisa mengajaknya berbicara berputar-putar sampai tiga hari tiga malam, tetapi satu hal pun belum tentu benar-benar terealisasi.Dengan terpaksa, Ibrahim langsung ke intinya. "Pak Saleh, sekarang Keluarga Jayadi hanya ingin memohon agar kamu bersedia meminta Kamar Dagang Nordic untuk menarik kami keluar dari masalah ini!"Saleh mengangkat alis sedikit, lalu tersenyum. "Keluarga Sinaga nggak pernah meninggalkan sekutu. Dua hari ini, aku juga sudah aku dengar soal urusan Keluarga Jayadi.""Aku sudah mempertimbangkannya untuk kalian. Kalau kekurangan dana, Keluarga Sinaga pasti nggak akan menolak

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 668

    Namun, yang keluar tetap saja Reza."Pak Reza, kalian harus turun tangan menyelamatkan Keluarga Jayadi!" Felix datang dengan kedua tangan dibalut gips dan duduk di kursi roda khusus. Jelas ada sedikit unsur sengaja menunjukkan penderitaan."Sekarang setiap kali pasar saham dibuka, saham Grup Jayadi langsung anjlok sampai batas bawah, benar-benar nggak bisa naik kembali!""Di internet pun penuh dengan berita negatif tentang produk kesehatan Keluarga Jayadi. Ini jadi lingkaran setan!""Yang paling menyebalkan, berita negatif itu malah dibarengi iklan Pil Pemelihara Energi dan Pil Perawatan Wajah! Ini sama saja dengan mengangkat yang satu sambil menjatuhkan yang lain!""Mereka jelas-jelas ingin menginjak Keluarga Jayadi, menjatuhkan kami sekaligus merebut seluruh pangsa pasar!""Pak Reza, kalau begini terus, bisnis produk kesehatan Keluarga Jayadi nggak punya harapan untuk bangkit lagi!""Di pihak Arlo, semua sekutunya sudah bergerak. Baik dari segi dana maupun opini publik, kami nggak me

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 667

    Arlo tersenyum tipis, tidak berkata apa-apa. Dia tidak akan menolak niat baik ini. Sebagai rakyat Doraia, siapa yang tidak punya hati setia pada negara?"Aku nggak punya waktu untuk menjadi instruktur utama Pasukan Metal Bangsa. Paling-paling aku hanya bisa memberi sedikit bimbingan pada Zaem."Begitu Arlo berkata demikian, Zaem pun melangkah maju.Felita dan dua wakil ketua Komite Bela Diri itu awalnya sangat tertarik pada posisi tersebut, tetapi sekarang hanya bisa terdiam tanpa berkata apa-apa.Jelas sekali, Arlo ingin mendorong Zaem naik ke posisi itu, meskipun dia tidak mengatakannya secara langsung.Herdin juga sempat membuka mulut, tetapi akhirnya menunduk.Dengan bimbingan Arlo, Zaem mampu menghadapi empat orang sekaligus dan tetap unggul. Baik pil maupun teknik yang dia gunakan sangat kuat, jelas dia layak menduduki posisi itu.Bagas tidak berkata apa-apa. Sejak awal, dia memang sudah condong pada Zaem. Di satu sisi, Zaem memang berasal dari Komite Bela Diri Provinsi Hareast.

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 666

    Pokoknya utang ini akan dicatat terlebih dahulu!"Nggak ada hubungannya dengan kami. Boleh kami pergi?" Orang-orang Gorasa itu menatap Arlo dengan penuh harap."Nggak boleh!" Tatapan Arlo dingin. Siapa pun yang bertemu pandang dengannya, tanpa sadar akan merinding."Jangan keterlaluan, bahkan seorang grandmaster pun nggak boleh sembarangan membunuh orang nggak bersalah!""Kami datang untuk mengikuti pertarungan militer, bukan untuk dibantai ....""Jangan menindas terlalu jauh, grandmaster di Gorasa bukan cuma satu ....""Gorasa pasti akan mengerahkan grandmaster untuk mengepungmu ...."Apa pun yang mereka katakan, Arlo tetap memilih mengirim mereka ke alam baka tanpa ragu sedikit pun. Dia benar-benar seperti algojo tanpa perasaan.Kali ini bukan hanya Jirana dan yang lainnya, bahkan Zaem pun merinding."Mereka semua adalah praktisi tenaga dalam. Hari ini kalau aku biarkan mereka pergi, besok mereka juga akan muncul di medan perang lain dan membantai rakyatku. Benar begitu, Pak Bagas?"

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 665

    Begitu kata-kata Arlo selesai, dia langsung menginjak. Ichiro bahkan belum sempat bereaksi, dadanya sudah diinjak oleh kaki besar itu.Seberapa kuat pijakan yang mengandung energi sejati? Ichiro jelas tidak memiliki tubuh sekeras baja. Dalam sekejap, tulang dadanya remuk, jantungnya pecah, dan dia mati di tempat."Kamu ...!" Orang-orang Gorasa langsung melotot.Ichiro sudah mengaku kalah, tetapi tetap dibunuh di depan umum."Kenapa denganku?" Arlo menoleh ke arah suara itu, sedikit mengangkat kelopak matanya.Orang Gorasa yang tadi bersuara langsung mundur setengah langkah. Dibandingkan Ichiro, dia hanya seorang praktisi tenaga dalam tahap sempurna, sama sekali tidak mampu menahan satu serangan Arlo.Beberapa orang Gorasa saling memandang. Wajah mereka penuh keterkejutan, lalu mereka tanpa sadar menoleh ke arah Bagas.Salah satu dari mereka berkata kepada Bagas, "Apa ini cara kalian menjamu tamu? Pertandingan militer bahkan belum dimulai, tapi orang kami sudah dipermalukan dan dibunuh?

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 664

    Harus diakui, kekuatan Ichiro memang sangat tangguh!Di bawah tatapan semua orang yang penuh keterkejutan, keduanya seperti Hulk berbentuk manusia dalam film. Daya hancurnya sungguh luar biasa.Ke mana pun mereka bergerak, baik bangunan maupun alat latihan, semuanya hancur berkeping-keping.Ichiro merasa dirinya bukan sedang bertarung dengan seorang grandmaster muda berusia 20 tahun, melainkan dengan seorang grandmaster tipe petarung super yang sudah lama terkenal.Yang paling menyebalkan, dia tidak bisa melukai Arlo, sementara setiap pukulan Arlo membuatnya merasa ingin memuntahkan darah.Sebelumnya, semua orang tahu bahwa grandmaster tenaga transformasi sangat kuat. Kekuatan tempurnya sudah melampaui batas tubuh manusia.Namun, ini pertama kalinya mereka melihat kekuatan sedahsyat ini dengan mata kepala sendiri.Wajah Jirana tampak muram. Jika grandmaster tenaga transformasi juga dibagi dalam tingkatan, dibandingkan dengan Arlo, dia jelas termasuk yang paling lemah.Dalam jalan bela

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 62

    Saat sedang berbicara, Yusuf tiba-tiba memuntahkan segumpal darah yang berwarna hitam pekat. Alat pemantau pun langsung berbunyi nyaring, memperingatkan tanda vital yang semakin kritis."Obati! Arlo!" seru Sheila dengan sangat tegas.Arlo mengangguk. "Baik, siapkan sekotak jarum akupunktur untukku!"

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 54

    Sekeluarga itu saling memandang dengan kebingungan. Apa-apaan semua ini? Memangnya Faris itu orang yang bisa diajak ngomong baik-baik?Renata marah sambil mengentakkan meja, "Dasar berengsek, kamu tukang membual ya? Mau mempermainkan seluruh keluarga kita?"Arlo cuma terdiam. Dia benar-benar tak hab

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 75

    Belum sempat Arlo buka mulut, Dina sudah mendahului dengan gelengan kepala, "Benar-benar nggak sepadan! Bayangkan, adik kelasku dulu adalah gadis yang cantik dan pintar, serta idola semua orang di kampus. Tapi akhirnya menikah denganmu? Sungguh sayang sekali!"Saat mereka sedang berbicara, sebuah mo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 61

    Sheila duduk di kursi pengemudi dan membawa Arlo langsung menuju sebuah rumah sakit swasta. Setelah turun dari mobil, keduanya langsung menuju ruang perawatan VIP.Di atas ranjang rumah sakit, terbaring seorang pria tua dengan tubuh kurus. Saat ini wajahnya tampak kebiruan, bibirnya membiru, napasny

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status