Share

Bab 434

Penulis: Jayden Carter
Arlo tertegun saat mendengar soal beli rumah. Rumah kecil sekarang sudah tidak terlalu bernilai. Dia pun hanya bisa bertanya pada Isyana, "Rumahnya sudah diputuskan?"

Isyana mengangguk. "Iya. Secara teknis rumah kita sekarang sudah terjual. Sebentar lagi kita harus pindah. Akhir-akhir ini ayah dan ibu melihat sebuah rumah baru yang cukup bagus dan berniat membelinya. Aku menahanmu tadi memang mau bicara soal ini."

Arlo menghela napas tak berdaya. "Mutia nggak bilang ke kalian? Aku sudah belikan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1458

    Setelah berkata demikian, Kamil naik ke panggung. Begitu mendapatkan jarum, jemarinya bergerak seperti menjentikkan kelopak bunga. Jarum-jarum halus itu memelesat dari ujung jarinya dan menancap tepat di titik-titik akupunktur."Teknik ini disebut Jarum Terbang Jentikan Jari! Penusukan jarumnya sangat cepat. Pada dasarnya, mustahil untuk bisa menguasai teknik ini tanpa berlatih tekun selama sepuluh tahun!"Harto memperkenalkannya kepada semua orang sambil tersenyum.Ucapannya sama sekali tidak berlebihan. Jarum akupunktur bahkan lebih halus daripada jarum sulam dan bobotnya sangat ringan. Dibutuhkan latihan keras bertahun-tahun untuk menjentikkannya dengan kekuatan jari hingga menembus kulit, sekaligus memastikan kedalaman tusukannya tepat.Semua orang pun dibuat takjub dan terus berdecak kagum.Jemari Kamil bergerak lincah. Dalam sekejap, belasan jarum sudah tertancap, sementara semua orang hanya bisa melihat kilatan perak beterbangan di depan mata.Dalam waktu satu menit saja, 76 jar

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1457

    Selain itu, Kuro juga sama sekali tidak takut beradu argumen. Kalau Arlo tidak menerima tantangan tersebut, dia bisa langsung menyindir bahwa ilmu pengobatan Doraia ternyata hanya bergantung pada Arlo seorang."Kak Arlo, aku khawatir ada jebakan!" bisik Fellis.Arlo menggumam pelan. Pandangannya menyapu Kamil, Leonard, dan Harto. Dia tentu memercayai kemampuan medis ketiga orang itu.Ditambah dirinya sendiri, berarti sudah ada empat orang. Untuk orang terakhir, dia memandang Stella.Stella tersenyum tipis. "Aku bersedia menyumbangkan sedikit kemampuanku!""Kalau begitu, kita beri pelajaran pada negara kecil itu. Biar mereka tahu bahwa kita ini memang leluhur mereka!"Arlo mengangkat dagu.Sudut bibir Yolanda terangkat. Dalam hati, dia merasa pria ini benar-benar nekat. Sudah tahu pihak lawan mungkin memasang jebakan, tetapi masih berani menerima tantangan di depan umum. Apa dia benar-benar tidak takut kalah dan mempermalukan diri sendiri?Sebelum mereka datang, Yusa sudah melapor bahwa

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1456

    Manekin Perunggu Akupunktur merupakan model tubuh manusia yang digunakan untuk mengajarkan akupunktur sekaligus menguji kemampuan ahli akupunktur. Pada zaman modern, benda semacam ini diproduksi dalam jumlah besar.Sebagian besar dibuat dari perunggu, dilengkapi organ dalam, sementara permukaan luarnya diukir dengan nama meridian dan titik akupunktur.Namun, taruhan yang berani disebutkan Kuro pada saat seperti ini tentu bukan barang kerajinan modern biasa.Benar saja, detik berikutnya Kuro melanjutkan, "Manekin perunggu dari tahun 1026, dua manekin yang pembuatannya diawasi sendiri oleh Mirardi! Itulah yang kami jadikan taruhan dalam tantangan kali ini.""Meski kami telah mengganggu acara kalian, kurasa kalian nggak akan keberatan!"Begitu ucapan itu terdengar, ekspresi para tabib pengobatan tradisional di tempat itu berubah drastis.Pada tahun 1026, Kaisar memerintahkan tabib kuno ternama, Mirardi, untuk mengawasi pembuatan dua Manekin Perunggu Akupunktur. Kedua manekin tersebut sama

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1455

    Jaeho berkata dengan dingin, "Kudengar Pusat Pelatihan Pengobatan Tradisional Antasari sangat menitikberatkan pelatihan akupunktur dalam pengobatan tradisional. Kami dari pengobatan tradisional Korlia bersedia mengadu kemampuan akupunktur dengan para dokter ternama Doraia!"Kuro sedikit mengangkat matanya dan berkata tanpa ekspresi, "Pengobatan Gorasa ingin menantang kalian dalam ilmu resep! Pusat Pelatihan Pengobatan Tradisional Antasari mengklaim memiliki kumpulan resep paling lengkap di dunia, tetapi kalangan pengobatan Gorasa tidak mengakuinya!""Dalam hal pelestarian resep kuno pengobatan tradisional, Doraia sudah sejak lama tertinggal dari Gorasa. Gimana kalau kita buktikan melalui pertandingan?"Kamil dan Leonard saling berpandangan. Mereka sama sekali tidak takut bertanding. Berkat berbagai teknik akupunktur yang diberikan Arlo, kemampuan medis mereka telah meningkat pesat.Terlebih lagi, teknik tenaga dalam yang diajarkan Arlo membuat mereka mampu mengendalikan jarum dengan en

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1454

    Pria yang memimpin rombongan itu berusia sekitar 40 tahun. Dia mengenakan kimono dan sandal kayu. Begitu muncul, seseorang langsung mengenalinya. Dia adalah Kuro.Kuro merupakan salah satu pakar pengobatan paling terkenal di Gorasa. Konon, leluhurnya adalah cendekiawan yang mendirikan Aliran Eklektik.Pada zaman dahulu, pengobatan tradisional masuk ke Gorasa melalui Korlia. Dulunya, orang-orang Gorasa begitu takjub dengan khasiat pengobatan tradisional sehingga terus mengirim orang ke Doraia untuk mempelajarinya. Saat itu, pengobatan tersebut hanya digunakan oleh keluarga kekaisaran Gorasa.Memasuki zaman shogun, pengobatan tersebut mulai menyebar di kalangan masyarakat dan berkembang pesat. Kala itu, agama Buddha juga berkembang di Gorasa sehingga banyak biksu pergi ke Doraia untuk belajar.Perkembangannya kemudian semakin pesat. Pada tahun 1368, pengobatan tradisional di Gorasa telah berkembang menjadi pengobatan yang memiliki ciri khas tersendiri dan melahirkan banyak aliran. Di ant

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1453

    Salah satu bayangan naga hijau itu langsung memelesat menuju bayangan kura-kura raksasa di atas Danau Kura Hitam, lalu melingkari tubuhnya hingga membentuk sosok perpaduan kura-kura dan ular.Sementara itu, bayangan naga hijau lainnya bagaikan naga sungguhan. Setelah bergulung-gulung dan mengaum di udara, naga itu terus terbang mengitari Gedung Roh.Bayangan hijau tersebut melilit paviliun kecil itu lapis demi lapis. Jika diperhatikan dengan saksama, setelah naga itu turun, elemen kayu berwarna hijau kebiruan di sekitarnya terkunci rapat di dalam paviliun dan tidak lagi bocor sedikit pun!Pemandangan ini membuat semua orang yang hadir tercengang.Jangankan para pekerja konstruksi, Yolanda dan Yusa pun kini terpaku.Bagya sudah pernah menyaksikan kemampuan Arlo yang luar biasa saat Formasi Kekuatan Ilahi Tanah Berkah dibangun. Meski begitu, kali ini dia tetap terguncang oleh fenomena tersebut, apalagi orang-orang lainnya.Yolanda menggeleng dalam hati. Jadi, Arlo membawanya kemari terut

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 588

    "Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 572

    Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 600

    Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 295

    Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status