Share

Bab 495

Author: Jayden Carter
Lasya murka melihat ketenangan Arlo. "Aku memang akan menembak mati kamu di sini. Memangnya kamu bisa membunuh mereka semua?"

Wajahnya semakin dipenuhi kebencian yang terdistorsi. "Aku tahu kamu punya sedikit kemampuan. Tapi kamu berani membunuh orang di wilayah militer?"

"Kamu berani membunuh mereka semua?" Lasya menunjuk tim pasukan khusus di belakangnya dan mendesak dengan nada menantang.

Arlo menggeleng. "Dibanding ayahmu, kamu memang bodoh."

Lasya tertawa sampai air matanya keluar. "Nggak p
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1278

    Fanny sudah berkali-kali menganalisis rekaman kamera pengawas itu. Dia sangat yakin bahwa pembunuh tersebut memang datang untuk mengincar Arlo."Namanya Tiwidi, pembunuh bayaran berkewarganegaraan Indie. Dia berasal dari organisasi pembunuh internasional bernama Black Star.""Organisasi pembunuh ini hanya menerima misi dengan tingkat kesulitan sangat tinggi dan metode mereka sangat kejam. Bahkan sejumlah pejabat tinggi negara barat sangat mewaspadai organisasi ini! Berdasarkan informasi yang kudapatkan dari Interpol, Tiwidi adalah pewaris seni yoga kuno ...."Semakin lama Fanny berbicara, dia menyadari bahwa pikiran Arlo entah sudah melayang ke mana. Tatapan pria itu bahkan tampak kosong. Dia pun berkata dengan nada sedikit kesal, "Pak Arlo, apa Anda sama sekali nggak memikirkan keselamatan diri sendiri? Kalaupun Anda nggak memikirkan diri sendiri, setidaknya pertimbangkan keselamatan pasangan Anda!""Berdasarkan informasi yang kudapatkan dari Interpol, seseorang di luar negeri memasan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1277

    Di ujung telepon yang lain, Ibob sudah kembali ke Macana.Kepala Keluarga Budiono, Jarzi, yang merupakan pemimpin keluarga terkaya dan paling berkuasa di Macana, saat ini tampak muram. Kehilangan putri yang paling disayanginya membuat hatinya terasa seperti meneteskan darah."Ayah sama sekali nggak paham Arlo! Dia sudah bukan orang yang bisa kita hadapi! Kalau kita memprovokasinya, seluruh Keluarga Budiono mungkin akan hancur!"Setelah mengetahui bahwa Keluarga Budiono telah memasang hadiah buronan di dunia mafia, Ibob langsung panik. Seumur hidupnya, dia tidak ingin lagi menjadi musuh Arlo.Jarzi mendengus dan menunjuk Ibob."Kamu gagal membawa Julia kembali, sekarang masih berani bicara sama aku dengan nada seperti itu?""Ada orang di luar negeri yang ingin menyingkirkan Arlo. Keluarga Budiono nggak perlu mengeluarkan uang ataupun tenaga. Mereka hanya ingin meminjam nama Keluarga Budiono di dunia mafia untuk membunuh Arlo dan membalaskan dendam Julia. Kenapa aku harus menolak?""Ayah

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1276

    Namun, Arlo sama sekali tidak menjawab. Dia melangkah maju, lalu langsung memelesat sejauh ratusan meter dalam sekali lompatan.Fanny sampai terpaku melihatnya!Namun, ketika kembali melihat tiga pembunuh kejam di hadapannya, dia langsung menjadi tegang dan mengeluarkan pistol. Barulah saat itu dia menyadari bahwa entah sejak kapan ketiga orang tersebut sudah dilumpuhkan oleh Arlo.Wajah mereka pucat pasi. Napas mereka sangat lemah, seolah tinggal menunggu ajal.Setelah merasa sedikit lega, rasa penasaran Fanny terhadap Arlo justru semakin besar. Dia pun tidak bisa menahan diri untuk bertanya, "Winola, sebenarnya temanmu itu siapa?"Saat itu, Winola sedang diam-diam mengamati Sheila. Dia menjawab dengan asal, "Dia tokoh besar di Hareast.""Tokoh besar di Hareast bisa bikin Pembunuh Bayangan ketakutan begitu?"Fanny menatapnya dengan curiga. Sebagai salah satu elite di kepolisian, dia merasa pemahamannya tentang dunia jauh lebih luas dibandingkan orang biasa.Beberapa tokoh besar dunia

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1275

    Hati Fanny dipenuhi keterkejutan yang luar biasa.Pembunuh Bayangan adalah organisasi pembunuh bayaran yang bahkan membuat Pengawas Bela Diri sangat kewalahan. Mereka telah membunuh banyak orang dan melakukan berbagai kejahatan. Bisa dikatakan bahwa setiap pembunuh di dalam organisasi itu adalah orang yang nekat dan tidak takut pada apa pun.Setelah mengetahui bahwa Fanny adalah polisi tadi, mereka sama sekali tidak menganggap penting dirinya dan bahkan terang-terangan mengancamnya.Namun hanya dengan mendengar Arlo menyebutkan namanya, mereka langsung ketakutan sampai berlutut di tanah dan tidak berani bangkit. Wajah mereka bahkan pucat pasi.Fanny tanpa sadar menatap Arlo.Namun, dia sama sekali tidak bisa memahami apa penyebabnya. Karena itu, dia mengalihkan tatapan penuh tanda tanya kepada Winola.Winola sendiri juga cukup terkejut. Berdasarkan pemahamannya, Arlo memang bisa dianggap sebagai tokoh yang sangat terkenal di wilayah Hareast dan dunia medis.Namun, Hareast tetaplah Hare

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1274

    Begitu mendengar nama Pembunuh Bayangan, ekspresi Fanny langsung berubah drastis."Pembunuh Bayangan? Kalian anggota organisasi pembunuh bayaran?"Dia segera mengambil kembali pistolnya, lalu mendekat ke sisi Arlo dan Winola. Pistol itu kembali diarahkan kepada beberapa orang di depan mereka. Ekspresinya tegang seolah sedang menghadapi musuh besar."Kak Fanny, Pembunuh Bayangan itu organisasi apa?" Winola mengernyitkan alisnya.Dia sendiri tidak tahu kapan pernah menyinggung orang-orang ini."Organisasi pembunuh bayaran yang sudah melakukan banyak kejahatan. Sebagian besar anggotanya adalah praktisi bela diri tingkat tenaga dalam. Pengawas Bela Diri dan Asosiasi Bela Diri sudah lama memburu mereka, tetapi hasilnya sangat minim."Suara Fanny jelas menyiratkan sedikit kepanikan.Kalau bukan karena organisasi ini berulang kali menyerang orang biasa, seseorang dengan pangkat seperti dirinya bahkan belum tentu berhak mengetahui keberadaan mereka. Namun justru karena mengetahuinya, dia semak

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1273

    Arlo langsung mengangkat Winola dengan satu tangan, lalu tiba di sisi Sheila dalam beberapa lompatan. Di sebelah kanan Sheila, entah sejak kapan wanita berpakaian tempur tadi sudah mundur ke sana. Dia sedang memegang pistol dan terus menembaki seorang praktisi bela diri bertubuh pendek dan gemuk.Praktisi bela diri tingkat tenaga dalam belum mampu menahan peluru secara langsung. Mereka hanya bisa mengandalkan gerakan tubuh yang sangat cepat untuk menghindar.Pria pendek gemuk itu sangat lincah. Dua tembakan berturut-turut berhasil dia hindari. Namun, tembakan ketiga memelesat tepat di sisi telinganya dan nyaris menghancurkan telinganya.Sorot tajam berkilat di mata pria pendek gemuk itu. Ekspresinya terlihat sedikit bimbang. Jelas dia cukup waspada terhadap pistol di tangan wanita itu, tetapi dia juga tidak rela mundur begitu saja.Sheila sendiri sama sekali tidak panik. Dia sudah pernah menyaksikan situasi yang jauh lebih mengerikan daripada ini. Dia hanya menoleh kepada Arlo dan bert

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 295

    Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 588

    "Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 572

    Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 600

    Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status