Share

Bab 617

Auteur: Jayden Carter
"Apa aku boleh pergi kalau aku mengatakan semuanya?" tanya Geraldine dengan hati-hati.

"Mau negosiasi?" balas Arlo.

Geraldine menatap wajah Arlo yang tersenyum tipis. Hatinya semakin gelisah. Pria ini benar-benar berhati keras. Dari awal sampai sekarang, Arlo sama sekali tidak memperlakukannya dengan lebih baik hanya karena dia wanita cantik.

Geraldine bahkan merasa Arlo benar-benar bisa melakukan apa yang tadi dia katakan, menelanjanginya lalu mengirimnya ke klub malam.

"Aku belum sempat mengam
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 617

    "Apa aku boleh pergi kalau aku mengatakan semuanya?" tanya Geraldine dengan hati-hati."Mau negosiasi?" balas Arlo.Geraldine menatap wajah Arlo yang tersenyum tipis. Hatinya semakin gelisah. Pria ini benar-benar berhati keras. Dari awal sampai sekarang, Arlo sama sekali tidak memperlakukannya dengan lebih baik hanya karena dia wanita cantik.Geraldine bahkan merasa Arlo benar-benar bisa melakukan apa yang tadi dia katakan, menelanjanginya lalu mengirimnya ke klub malam."Aku belum sempat mengambil apa pun dari laboratorium," kata Geraldine."Aku nggak percaya," kata Arlo sambil mencibir."Karyawan yang baru masuk nggak punya izin untuk mengakses data inti," jelas Geraldine."Nggak meyakinkan.""Metode enkripsi data inti kalian sangat canggih. Aku nggak sempat memecahkannya. Soal siapa yang menyuruhku datang, kamu sendiri pasti tahu siapa saja yang kamu singgung."Melihat Arlo masih tidak percaya, Geraldine menjadi kesal. Dia menunjuk Darhan dan berkata, "Kalau kamu nggak percaya, tany

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 616

    Geraldine menahan rasa gugupnya dan mencoba berpura-pura tenang. Dia baru melangkah dua langkah ketika suara Arlo tiba-tiba terdengar, "Kemampuanmu mengganti wajah memang cukup hebat, bahkan lebih hebat daripada kemampuanmu memanjat dinding dan menyelinap."Geraldine langsung berhenti. Dia menoleh menatap Arlo, menahan gelombang keguncangan dalam hatinya. "Aku penasaran, bagaimana kamu bisa mengetahuinya?"Bukannya menyombongkan diri, tapi dengan kemampuannya, tidak banyak orang di dunia ini yang bisa memojokkannya seperti ini. Namun, pria di depannya berhasil melakukannya dengan mudah. Geraldine tahu dirinya sudah tidak bisa kabur lagi."Sebenarnya nggak ada yang istimewa," kata Arlo santai. "Langkah kakimu sangat ringan, bahkan lebih ringan daripada kebanyakan orang yang berlatih bela diri.""Orang kantoran biasa mana mungkin punya kemampuan kaki seperti itu?"Geraldine terkejut. Sejak kecil dia memang berlatih ilmu gerak ringan dan langkah kakinya yang ringan sudah menjadi bagian da

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 615

    Begitu wanita itu berlari, Darhan juga langsung menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Reaksinya cukup cepat. Dia segera berteriak, "Aktifkan siaga!"Setelah itu, dia langsung berkata kepada Arlo, "Pak Arlo nggak perlu khawatir. Sistem keamanan gedung laboratorium kita akan menutup seluruh gedung dalam 30 detik! Dia nggak mungkin bisa lolos!"Namun begitu kata-kata itu selesai diucapkan, wanita muda itu justru langsung menuju arah jendela. Tanpa ragu sedikit pun, dia melompat keluar dari jendela.Darhan langsung tercengang. Dia buru-buru memanggil petugas keamanan.Wajah Arlo langsung menjadi muram. Tubuhnya tiba-tiba menghilang dari tempat semula. Dalam waktu tidak sampai beberapa detik, dia sudah muncul di depan jendela. Tanpa melihat ke bawah sedikit pun, dia juga langsung melompat keluar.Ekspresi Fellis langsung berubah masam. Baru pertama kali dia membawa Arlo ke laboratorium, malah langsung terjadi kejadian seperti ini.Mulut Darhan sampai ternganga. Dia dan Fellis segera berla

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 614

    Arlo sedikit mengangguk sebagai tanda salam, lalu langsung berkata tanpa bertele-tele, "Aku punya beberapa resep obat yang perlu segera dibuatkan data eksperimennya. Selain itu, resep-resep ini harus dijaga kerahasiaannya dengan ketat, nggak boleh ada sedikit pun kebocoran."Darhan menilai Arlo dengan pandangan tajam. Dia sudah lama mendengar bahwa mitra perusahaan farmasi Keluarga Soraya adalah sosok yang sedang menjadi pusat perhatian, tetapi dia tidak menyangka orangnya masih begitu muda.Hal yang membuatnya sedikit tidak senang adalah sikap Arlo yang terlalu dingin terhadapnya.Bahkan di perusahaan besar bernilai puluhan triliun seperti Pionir, para pemilik perusahaan sangat menghargai dan memperlakukannya dengan penuh hormat sebagai kepala departemen eksperimen.Namun, Darhan tidak menunjukkannya. Dia menyesuaikan kacamatanya lalu berkata, "Pembuatan data eksperimen memang merupakan tugas utama laboratorium. Hanya saja kalau harus dipercepat, mungkin akan cukup sulit.""Hm?" Arlo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 613

    Yang diandalkan Sekte Dokter Hantu hanyalah resep obat yang terkumpul dari warisan ribuan tahun.Namun, di dalam Kitab Surgawi Pengobatan Abadi tercatat pengalaman seorang tabib agung yang menjelajahi berbagai dunia, serta seluruh pengetahuan yang dia kumpulkan tentang ilmu pengobatan dan obat-obatan.Jika benar-benar dibandingkan dari segi warisan pengetahuan, bahkan sepuluh Sekte Dokter Hantu pun tidak akan mampu menandingi sebagian kecil darinya.Setelah berbicara dengan Kamil, Arlo kira-kira sudah bisa menebak apa yang ingin dilakukan Keluarga Jayadi dan Sekte Dokter Hantu.Selama satu minggu berikutnya, Arlo terus berada di rumah untuk menyusun resep-resep dari warisan tersebut. Dia berusaha mengganti beberapa bahan obat langka dalam resep leluhur dengan bahan obat yang lebih umum.Cara ini memang akan menurunkan khasiat obat, tetapi nilai penerapannya di masyarakat akan jauh lebih luas.Seperti Pil Penyamaran yang tercatat dalam Kitab Surgawi Pengobatan Abadi. Arlo menghapus baha

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 612

    "Untuk menghadapi satu Arlo saja harus membuat rencana sebesar ini?"Ibrahim berkata, "Belum tentu sampai sejauh itu, tapi dunia bisnis seperti medan perang. Melangkah satu langkah harus melihat sepuluh langkah ke depan.""Langkah pertama adalah perusahaan farmasi baru yang kamu dirikan bersama Sekte Dokter Hantu. Dengan fondasi Sekte Dokter Hantu, kalian harus lebih dulu membuat nama perusahaan itu terkenal dan menciptakan situasi seolah-olah siap berhadapan langsung dengan Arlo.""Dengan begitu, semua orang akan dipaksa memilih pihak dan ruang perkembangan Arlo akan dipersempit. Kalau Arlo tidak mampu menahan tekanan, dia pasti sudah menyerah lebih dulu.""Kalau Arlo mampu bertahan, kita bisa melangkah lebih jauh dengan menargetkan produksi perusahaan milik Keluarga Soraya. Kalau itu masih nggak berhasil, kita dorong semuanya sampai ke puncak lalu menghancurkannya. Saat itu nggak ada seorang pun yang bisa hidup tenang."Mendengar sampai di sini, Felix langsung mengernyit. "Bukankah i

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 96

    Pria berjanggut hanya mengeluarkan beberapa dengusan. Keringat dingin mengalir deras di dahinya, tetapi dia tetap tidak menjerit kesakitan.Arlo masih menginjak tubuh pria itu, lalu menoleh sekilas pada sopir truk. "Kecelakaan ini salahku. Kita selesaikan secara pribadi saja. Aku transfer uang padam

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 69

    Mendengar ucapan Arlo, Arman jelas-jelas tidak percaya. Dia mengejek dengan sinis, "Memangnya kamu ngerti barang antik? Cuma bisa ngomong besar!"Arlo mengeluarkan pecahan keramik yang sebelumnya dia temukan bermasalah, lalu menyodorkannya ke tangan Arman. "Buka matamu lebar-lebar, lihat baik-baik!"

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 107

    Melihat anak buahnya sudah berada di posisi, Pardus menyeringai kejam."Aku tahu kamu jago berkelahi! Aku kirim lebih dari 100 orang ke Keluarga Hanafi, kamu malah memanfaatkan polisi untuk menangkap mereka! Sekarang, di gedungku ini masih ada lebih dari 200 orang anak buah. Aku mau lihat kamu sekar

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 66

    Arlo menerobos kerumunan orang dan masuk ke tengah. "Ayah, ada apa ini?" tanyanya.Victor belum sempat bicara, manajer toko itu langsung melirik Arlo dengan tatapan sinis. "Aku Surya, manajer Paviliun Harta. Kamu anaknya, ya?""Ayahmu barusan menjatuhkan dan memecahkan sebuah Vas Angin dari tahun 96

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status