LOGINBagaimana jika kamu tiba tiba masuk ke dalam dunia fantasi yang dipenuhi dengan sihir, monster, dan pria tampan? Begitu lah yang dirasakan oleh Bella! Setelah diputus oleh pacarnya di hari jadi mereka yang ke lima, Bella yang sedang kalut tidak sadar berada di tengah jalan, dan tertabrak truk. Selanjutnya yang ia tau, Bella berada di sebuah ruangan bergaya victorian classic, dan ia sudah berubah menjadi seorang wanita cantik berambut emas dan bola mata berwarna hijau emerald. Ia ternyata memasuki tubuh,Bella Eleanor Gracia, putri pertama dari Duke Gracia, yang sering dijuluki the ghost princess, atau putri hantu karena keberadaannya yang tidak pernah dianggap oleh siapa pun, termasuk ayah ibunya, duke dan duchess Gracia. Bukan karena sebab, Bella Eleanor dianggap memalukan bagi keluarga Gracia, yang terdiri dari keluarga dengan kemampuan sihir yang tinggi. Bella, hingga umurnya sekarang, 17 tahun, hanya bisa menggunakan sihir setara anak kecil. Tapi tentu saja Bella tidak akan menyerah, ia yang sekarang bukanlah Bella Eleanor yang pemalu dan penakut. Walaupun dengan kapasitas sihir yang rendah, ia akan berusaha bertahan hidup!
View MorePagi itu Bella duduk menikmati teh yang disiapkan di balkon kamarnya. Ia memandangi taman yang dipenuhi dengan bunga-bunga indah. Namun pikiran Bella masih dipenuhi dengan beberapa kemungkinan yang bisa ia lakukan dengan kedatangan tamu istimewa. Ia tidak mungkin melewatkan kesempatan ini, ia harus melakulan sesuatu.Ia memandangi telapak tangannya dan berpikir betapa tidak adilnya dunia itu, sehingga ia tidak mempunyai cukup sihir seperti adik tirinya. Ia berkonsentrasi seakan mencoba mengeluarkan energi dari tangannya, namun tidak ada yang terjadi.Pandangan Bella teralihkan dengan sosok Pricilla yang berjalan melewati taman dengan seorang lelaki tua berjubah hitam. "Siapa laki-laki berjubah hitam itu?" tanya Bella."Ia adalah guru dari Nona Pricilla, seorang petinggi dari akademi sihir," jawab Lora."Guru?""Iya Nona, mulai hari ini Nona Pricilla akan meningkatkan latihannya dengan seorang guru privat""Hmm... menarik. Kenapa aku tidak pernah mem
Pricilla menatap Bella dengan dingin. Ia tidak suka Bella mengungkit perseteruan mereka didepan Duke Gracia. Terutama jika Bella mengadu bahwa Pricilla lah yang menyebabkan luka itu. Di dalam keluarga Duke Gracia, seluruh anggota keluarga tidak diperbolehkan saling menyerang menggunakan sihirnya. Jika ketahuan, maka orang tersebut akan dimasukkan di dalam penjara bawah tanah hingga mengakui kesalahannya.Dan harga diri Pricilla cukup tinggi untuk mengakui kesalahannya di depan Bella yang ia anggap bodoh. Ia tidak akan sudi untuk menundukkan kepalanya di depan Bella."Bagaimana mungkin kamu sangat ceroboh.. luka itu jelas berada di wajahmu," ujar Duchess Gracia.Ia mengira ucapannya akan membuat anggota keluarga yang lain merasa Bella sangat ceroboh dan bodoh sehingga menjadi beban keluarga. Ia tidak mengetahui bahwa ucapannya semakin menyudutkan Pricilla.Bella melirik Pricilla yang menahan marahnya. Ia menunduk menutupi wajahnya. Bella tertawa di d
******"Cuaca hari ini hangat! Bagaimana kalau kita berjalan-jalan di taman?" ucap Lora membangunkan Bella.Lora khawatir melihat Bella yang selalu diam dan murung di kamar. Ini sudah hari ke tujuh Bella tidak keluar kamar."Tidak.. aku ingin di kamar saja" ucap Bella pelan."Ayo lah Nona... aku dengar bunga tulip di taman Gardenia sedang mekar""Benarkah?"Bella terlihat tertarik dengan ajakan Lora. Taman Gardenia adalah kado dari Duke Gracia untuk ibu Bella saat masih hidup dulu. Walaupun ibu Bella sudah meninggal sejak lama, tapi Bella tetap senang menghabiskan waktu di taman Gardenia. Ia merasa dekat dengan ibunya."Tentu saja! Aku dengar tulip putih sedang berbunga cantik" goda Lora."Baiklah, siapkan bajuku" ungkap Bella.Bella dengan sedikit bersemangat, berganti baju dan bersiap-siap untuk berjalan-jalan di taman. Ia tidak sabar melihat tulip putih kesukaan ibunya.Lora memayungi Bella berjalan di ta
Bella bersiap menghadiri makan malam keluarga hari ini. Ia memakai gaun yang terbaik yang ada di lemari. Walaupun begitu, gaun berwarna biru itu terlihat cukup sederhana untuk seorang putri Duke Gracia. Gaun itu berkerah lebar dengan panjang tiga per empat lutut. Bella tetap terlihat cantik."Nona terlihat sangat cantik..." ujar Lora tersenyum lebar, "untuk rambutnya.."Lora sedikit bingung bagaimana cara menutupi luka di dahi Bella."Biarkan..aku ingin orang lain melihat.."Lora bingung dengan keinginan majikannya. Kebanyakan perempuan seumuran Bella akan berusaha menutupi bekas lukanya. Bekas luka dianggap sebagai sebuah cacat tubuh, sehingga wanita yang mempunyai bekas luka akan turun pamor dan kebanyakan pria tidak mau menikahinya. Tapi Bella malah meminta agar orang lain bisa melihat.Bella berjalan menegakkan kepalanya. Ia sampai di sebuah pintu besar. Di dalamnya adalah ruang makan mewah yang dapat menyambut hingga dua puluh orang. Dua orang






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.