Share

Bab 640

Author: Jayden Carter
Arlo merasa hidungnya sedikit perih. Dia menuangkan anggur, membenturkan gelasnya dengan gelas Chairil, lalu menenggaknya sekaligus.

Setelah itu, dia berjalan menuju pintu.

"Seribu kali membunuh musuh, rela mengorbankan sepuluh pekan bintang .... Pagi keluar dari gerbang barat, sore membawa pulang kepala manusia .... Tiga langkah membunuh satu orang, hati berhenti namun tangan tak berhenti ...."

Sosok Arlo sudah menghilang di pintu. Chairil samar-samar masih mendengar beberapa ucapan mabuknya. D
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1298

    Evaro mengernyit. "Wabah penyakit? Bagaimana bisa? Sudah dipastikan penyakit apa?""Belum.""Lalu, gimana tingkat keparahannya?""Belum diketahui."Evaro langsung murka. Kalau tidak tahu apa-apa, untuk apa melapor?"Tapi, dikhawatirkan penyakit ini cukup serius. Tim ahli dari ibu kota, termasuk para ahli yang dulu terlibat dalam penanganan Virus S di ibu kota, semuanya sudah berangkat ke Provinsi Hareast.""Oke." Evaro berpikir sejenak, lalu menoleh kepada kepala pelayan. "Beri tahu Keluarga Prijaya dan Keluarga Lamowan untuk bersiap. Kali ini Arlo mungkin akan kehilangan nama baik dan reputasinya. Kalau sudah begitu, nilai perusahaan miliknya mungkin akan jatuh drastis.""Tapi berbagai resep obat kuno dan teknik pengobatan tradisionalnya mungkin masih memiliki nilai. Segera ambil alih semuanya. Sekte Vitalitas dan Sekte Boddhi juga sebaiknya kita tarik ke pihak kita. Kalau nggak bersiap dari sekarang, kita bisa didahului orang lain."Kepala pelayan mengangguk, lalu tak tahan untuk ber

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1297

    Selama lima tahun menjadi tentara, dia bertempur di bawah komando Nadhif dan berulang kali meraih jasa. Berkat kemampuannya sendiri, kini dia sudah berpangkat kolonel senior.Bahkan samar-samar beredar kabar bahwa dia adalah pewaris nomor tiga di Keluarga Kinanta, keluarga elite nomor satu di ibu kota.Perlu diketahui, Keluarga Kinanta adalah keluarga yang sudah berdiri selama seribu tahun. Warisan mereka tidak pernah terputus dan kekayaan mereka tak terhitung jumlahnya.Para bos yang tercantum dalam daftar kekayaan yang konon begitu hebat itu, di hadapan mereka hanyalah lelucon.Nikhil berjalan ke hadapan Nadhif dan memberi hormat militer dengan penuh hormat. "Guru.""Ya." Nadhif tidak bergerak sedikit pun. Jarinya masih menarik seutas benang energi.Benang itu setipis benang sutra, seolah bisa putus kapan saja di bawah es, tetapi ternyata sangat kuat. Setelah bergerak sejauh 100 meter di dalam air, terdengar suara ledakan.Benang itu memelesat keluar dari bawah es seperti anak panah

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1296

    Menghadapi pertanyaan Nadhif di telepon yang menanyakan apakah Arlo takut, semua orang tanpa sadar menoleh ke arah Arlo.Zaem mengernyit. Dia merasa kali ini Dewa Perang Utara terlalu memojokkan Arlo. Ada alasan di balik kejadian ini. Mengapa tidak menyelidikinya terlebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan?Namun, orang-orang lain justru tidak menganggapnya demikian. Mereka semua menunggu untuk melihat apakah Arlo akan mengalah atau setidaknya melunak sedikit dalam perkataannya.Kunar dan rombongannya bahkan terus mencibir. Apa yang sudah dikatakan Dewa Perang Utara tidak pernah ditarik kembali. Alasan Arlo soal virus dan segala macamnya pun ditolak.Mereka semua tampak puas atas kemalangan orang lain. Ekspresi mereka dipenuhi provokasi, seolah sedang menunggu untuk melihat apa yang akan dikatakan Arlo.Namun, di tengah tatapan semua orang yang tercengang, Arlo hanya berkata kepada ponsel, "Gelar Dewa Perang Utara ternyata cuma gelar kosong. Kamu nggak paham situasi dan nggak tahu mem

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1295

    Namun, perkataan itu bukan hanya tidak berhasil meyakinkan Kunar, bahkan semua orang yang hadir juga merasa Zaem sedang mengarang alasan dengan kata-kata yang terdengar meyakinkan.Bagaimanapun, virus itu masih sebatas dugaan Arlo.Tiba-tiba, ponsel Sheila tiba-tiba berdering. Setelah menerima telepon beberapa saat, dia langsung menyerahkan ponselnya kepada Arlo, lalu menatap semua orang."Provinsi Hareast mengalami wabah virus yang belum diketahui. Virus ini sangat mirip dengan Virus S yang pernah muncul di ibu kota 20 tahun lalu. Ada kemungkinan berkembang menjadi wabah!"Zaem langsung tertegun. Dengan wajah tak percaya, dia menelepon Bagas untuk memastikan kebenarannya. Setelah menutup telepon, wajahnya pucat saat menatap Arlo.Arlo baru saja selesai menerima telepon. Dia berkata, "Fellis terjangkit virus. Semua pasien gelombang pertama adalah karyawan Grup Soraya. Saat ini sudah ada 23 orang yang dipastikan terinfeksi.""Kita pulang ke Provinsi Hareast!"Zaem merasa kulit kepalanya

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1294

    Sementara itu, di depan gerbang rumah Keluarga Gaharu ....Para bawahan Dewa Perang Utara datang dengan aura mengintimidasi. Mereka mengatakan bahwa mereka datang untuk mengundang Arlo, tetapi sikap mereka jelas memaksa, seolah Arlo tidak punya pilihan selain ikut.Tak ada seorang pun yang berani bersuara. Menurut mereka, ini adalah pertanda bahwa Dewa Perang Utara tidak puas dengan tindakan Arlo dan hendak menekannya dengan paksa.Arlo mengernyit dan bertanya dengan tenang, "Ke mana?""Dataran Tinggi Abadi," jawab pria kekar berseragam militer yang memimpin. Pangkat militernya setara dengan Zaem. Dia adalah kapten rombongan kali ini, Kunar."Aku nggak punya waktu. Kalau mau bertarung, suruh dia datang ke Provinsi Hareast menemuiku!" Arlo menggeleng. Perjalanan ke dataran tinggi itu membutuhkan waktu beberapa hari untuk pulang pergi. Masalah virus sudah sangat mendesak. Dia tidak punya waktu untuk hal seperti ini.Namun, di mata orang lain, perkataan itu memiliki arti lain. Apakah ini

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1293

    Di dalam sebuah mobil MPV, sekitar 100 meter dari Grup Soraya ....Valden menatap dengan wajah penuh keterkejutan ke arah ambulans yang datang dan pergi di depan Grup Soraya. Setelah suasana sempat mereda, keributan kembali terjadi.Dia berkata dengan heran, "Virusmu ganas sekali. Nanti ... apa nggak akan terlalu mudah diselidiki dan langsung mengarah ke kamu? Baru saja kamu pergi, virusnya langsung ...."Menurutnya, karena penyebaran virus itu begitu cepat, Rusdi seharusnya tidak pergi sendiri ke sana.Rusdi tersenyum penuh percaya diri. "Tentu saja mereka akan menyelidikiku. Tapi virus ini membuat sebagian orang yang terinfeksi nggak menunjukkan gejala. Setelah mereka mengetahui hal itu, kecurigaan terhadapku akan hilang.""Soal virusnya yang terlalu ganas, itu memang untuk mempercepat terbentuknya rantai penularan. Aku menambahkan sedikit lebih banyak. Setelah penularan antarmanusia terbentuk, konsentrasi patogennya akan menurun, jadi reaksi tubuh belum tentu sekuat ini.""Lagian, k

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 295

    Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 588

    "Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 572

    Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 600

    Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status