Short
‎الحب الذي تأخر طويلاً

‎الحب الذي تأخر طويلاً

By:  ابراهيم العواضيCompleted
Language: Arab
goodnovel4goodnovel
21Chapters
3.0Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

عندما وقع الانهيار الثلجي في منتجع التزلج، دفعتني ابنة عمي ليلى إلى الأسفل. حازم حبيبي احتضن ابنة عمي ودار بسرعة مغادرًا ناسيًا أنني كنت تحت الثلج مدفونة. تُرِكتُ وحيدة في الوادي محاصرة لمدة سبعة أيام. وعندما عثروا عليّ أخيرًا، كان حازم غاضبًا جدًا: "يجب أن تشعري بالامتنان لأن ذراعي ليلى بخير، وإلا فإن موتكِ على هذهِ الجبال الثلجية هو فقط ما يمكن أن يكفر عن ذنبكِ!" "تم إلغاء حفل الزفاف بعد أسبوع. وسُيعقد مجدداً عندما تُدركين أنكِ كنتِ مخطئة." كان يعتقد أنني سأبكي وأصرخ وأرفض، لكنني اكتفيت بالإيماء برأسي بصمت، وقلتُ: "حسنًا." لم يكن يعلم أنني قد عقدت صفقة مع إلهة القمر في الجبال. بعد ستة أيام، سأعطيها أغلى ما لدي، حبي وذكرياتي عن حازم. ومنذ ذلك الحين، سأنسى كل شيء يتعلق به، وأبدأ حياة جديدة في مكان آخر. الزواج لم يعد له أي أهمية. تلك الفتاة التي كانت تحب حازم، قد ماتت منذ فترة طويلة في تلك الجبال الثلجية.

View More

Chapter 1

الفصل 1

'Sidik jari yang terdapat pada senjata pembunuhan saudari Selena Anastasya, cocok dengan sidik jari tersangka William Savero.'

Untaian kalimat dalam berkas kasus pembunuhan Selena terus terbayang begitu jelas dalam benak Olivia. Olivia meringkuk di atas sofa ruang kerja William.

Dia menangis histeris sulit menerima kenyataan pahit yang kini harus ia hadapi. Bagaimana mungkin pria yang sangat ia cintai ternyata adalah seseorang yang telah merenggut nyawa kakaknya sendiri?

“Liv! Apa yang terjadi?” sahut William dengan panik seraya memeluk Olivia saat menemukan istrinya menangis tersedu-sedu di ruang kerjanya.

“Apa kamu tahu tentang keluargaku?” celetuk Olivia dengan patah-patah.

William tidak menjawab, raut wajahnya perlahan berubah.

“Apa kamu tahu kalau aku memiliki kakak perempuan bernama Selena Anastasya?” desak Olivia dengan suaranya yang purau.

“Aku….”

Belum sempat William merampungkan ucapannya Olivia sudah mengangkat gawainya yang berpendar menunjukkan sebuah foto berkas pembunuhan Selena. Olivia mendapatkan berkas itu ketika pagi tadi ia mengunjungi kantor polisi, hendak menemui Raka. Saat Olivia melihat berkas itu ia diam-diam membaca dan memfoto berkas kasus tersebut.

“Apa benar kamu membunuhnya?” tanya Olivia dengan suara tercekat.

William terbelalak, ketakutan terpancar dari kedua bola matanya, lalu perlahan ia menunduk dan air mata pun jatuh membasahi wajahnya.

“Maafkan aku Liv….”

Seketika dunia Olivia hancur dalam sekejap mata. Amarah, kecewa, rasa bersalah bercampur aduk hingga membuat Olivia merasa mual.

“Sejak kapan kamu mengetahuinya?!” pekik Olivia seraya memukul dada William berkali-kali.

“Liv, aku baru mengingat tragedi itu dan mengetahui bahwa kamu memiliki hubungan dengan Selena belum lama ini dan sungguh aku tidak berniat sama sekali untuk menyembunyikannya darimu.”

“Lalu kenapa kamu tidak mengatakannya padaku?! Kenapa kamu diam saja?!”

“Aku akan menjelaskan semuanya padamu… tapi tidak dalam waktu dekat ini, maafkan aku,” balas William dengan penuh penyesalan.

Kening Olivia sontak berkerut, lalu dengan kasar ia menepiskan genggaman William pada kedua tangannya dan menatap pria itu dengan sinis.

“Jadi kamu berniat untuk bersembunyi lebih lama? Dan tidak ingin menyerahkan diri?” cibir Olivia tidak percaya bahwa William tega melakukan hal ini padanya.

William menggeleng dengan cepat, “Bukan begitu Liv, aku akan menyerahkan diriku, aku berjanji akan menebus kesalahanku tapi aku mohon beri aku waktu sampai alih kekuasaan perusahaan selesai.”

William berlutut memohon pada Olivia agar ia bisa mengerti situasinya. Namun sikap dan ucapan William malah semakin mematahkan hati Olivia. Padahal William adalah satu-satunya orang yang Olivia percaya, tetapi bahkan kekuasaan bisa membutakan pria itu.

“Aku pikir kamu berbeda Will, aku pikir kamu pria yang penuh tanggung jawab tapi ternyata kamu sama saja!” ucap Olivia dengan kecewa seraya melangkah mundur perlahan menjauhi William, ia tidak ingin William menyentuh tubuhnya walau secuil pun.

“Aku hanya butuh waktu untuk menyelesaikan semua ini satu persatu….”

“Apa kamu tidak memikirkan bagaimana perasaanku?! Kenapa kamu sangat egois Will!” tukas Olivia dengan putus asa.

“Ini satu-satunya kesempatanku untuk mengambil alih perusahaan demi Ibuku. Aku mohon Liv, setelah semua urusanku selesai aku berjanji akan menyerahkan diriku pada polisi.”

William terus berulutut di hadapan Olivia dan memohon-mohon meminta pengertian wanita itu, tetapi tidak berhasil, hati Olivia sudah terlanjur hancur. Pikiran Olivia begitu kalut, hatinya terasa seperti ditusuk-tusuk oleh ribuan pedang saat mengetahui dan menghadapi sikap suaminya itu.

“Perusahaan, perusahaan! Bagaimana mungkin kamu masih memikirkan tentang perusahaan di saat seperti ini? Apa kamu pikir Ibumu akan tetap bangga padamu di alam sana setelah tahu kalau anaknya adalah seorang pembunuh?”

“Liv….”

“Cukup Will, aku tidak mau dengar alasanmu dan jangan temui aku sampai kamu bersedia untuk menyerahkan diri ke kantor polisi!” Olivia menepiskan genggaman William dengan kasar lalu bergegas angkat kaki dari rumah mewah William.

William tidak bisa mencegah kepergian Olivia dan bersimpuh tidak berdaya menyesali perbuatannya di masa lalu.

Olivia melangkah dengan gontai menyusuri jalanan sepi menuju rumah lama miliknya. Linangan air mata memenuhi kedua pipinya menyuarakan seluruh kepedihan yang menyayat di dalam hatinya.

Olivia pikir ia dan William adalah pasangan yang sempurna tanpa celah seperti apa yang dikatakan orang-orang tentang mereka. Olivia melupakan kenyataan bahwa tidak ada hubungan yang sempurna antara manusia di dunia ini dan kebohongan akan selalu terselip pula di dalamnya.

Tetapi apa harus rahasia yang William sembunyikan dari Olivia adalah sebuah kenyataan bahwa pria yang Olivia cintai itu adalah pembunuh kakaknya di masa lalu?

“Apa yang harus aku lakukan sekarang?” isak Olivia, ia merasa bersalah karena mencintai seseorang yang telah merenggut nyawa Selena.

Dengan tatapan yang kosong Olivia memandang langit biru di atas sana. Hingga sebuah mobil hitam berhenti di hadapan Olivia dan membuyarkan lamunannya. Tanpa memberi Olivia waktu untuk berpikir, seorang pria bertopeng dari dalam mobil itu tiba-tiba menarik Olivia masuk ke dalam mobil.

“Tolong….”

Baru satu kali Olivia menjerit mulutnya sudah dibekap oleh pria itu. Olivia meronta-ronta berusaha melakukan perlawanan tetapi kekuatan pria itu lebih besar darinya. Dengan mudah pria bertopeng itu menggotong Olivia dan memasukkannya dengan paksa ke dalam mobil.

***

“Olivia tidak ada Pak,” seru Jimmy – asisten William – ia sudah mencari Olivia keseluruh tempat yang memungkinkan, tetapi nihil. Olivia seolah lenyap bagai ditelan bumi tanpa bekas.

William begitu kalut mencemaskan istrinya yang menghilang begitu saja sejak tadi sore setelah bertengkar dengannya. Walaupun Olivia meminta William untuk tidak menemuinya tetapi pria itu mengkhawatirkannya karena itu William segera menyusul Olivia, tetapi William malah tidak menemukan istrinya di rumah lamanya.

“Apa kamu sudah menghubungi semua temannya?” tanya William dengan panik.

“Tidak ada satu pun dari mereka yang bertemu dengan Olivia hari ini, Pak.”

Disaat yang bersamaan ponsel William berdering tanda panggilan masuk, dari nomor tidak dikenal. Tanpa banyak berpikir William segera mengangkatnya dan seketika saja William terbelalak, wajahnya memucat saat mendengar suara di ujung sana.

“Aaaaa! Kau tidak akan mendapatkan… Aaaa!!!”

“Hai, Will, kamu pasti tahu dengan jelas suara siapa itu, kan.”

William tercekat, dadanya terasa sesak. Suara wanita dan pria di ujung sana amat familiar di telinga William, ‘Tidak salah lagi, ini suara Daniel dan Olivia… sial!’ batin William

“Kau tahu apa yang aku inginkan Will jadi datanglah ke gedung biru sendirian. Kalau kau datang bersama polisi atau bersama kacungmu itu aku tidak akan segan untuk langsung menyakiti istri tercintamu ini,” seru Daniel seraya terkekeh.

“Jangan Will, aku mohon….”

Panggilan terputus, William mengeratkan jari-jarinya hingga memerah dan bergetar. Matanya yang selalu hangat memicing tajam mengutuk Daniel dari kejauhan.

“…. ini jebakan,” isak Olivia yang kini tubuhnya terikat di sebuah kursi kayu di dalam gedung tua terbengkalai.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters
No Comments
21 Chapters
الفصل 1
عندما حدث الانهيار الثلجي في منتجع التزلج، ليلى دفعت رهف من على الجبل، ليلى أصيبت بخلع في ذراعيها وسقطت في مكانها، لكن رهف سقطت إلى قاع الجبل.ظلت رهف محاصرة في جبل ميري الثلجي لمدة سبعة أيام كاملة. لو لم تُخترق قدمها بغصن شجرة، الذي جعل آثار دمائها تبرز بشكل واضح في الثلج الأبيض، ربما لم يكن ليتم العثور على رهف طوال حياتها.انتشرت آثار الدم في الثلج، كأنها زهرة حمراء.كانت رهف تتكئ على جذع شجرة، تكاد أن تفقد الوعي، ضعيفة ونحيلة كأنها ستذوب في الثلج في أي لحظة.عندما رآها فريق الحماية أبلغوا على الفور حازم عبر جهاز الاتصال:"سيد حازم، لقد وجدنا الآنسة رهف!"سرعان ما هبطت طائرة هليكوبتر من السماء، وخلقت عاصفة جعلت رهف تكاد لا تستطيع فتح عينيها.ومع ذلك، رأت رهف حازم على الفور، لكن خلفه كانت تقف ليلى.اندفع حازم نحو رهف بسرعة، وعندما رأى شكلها النحيل وكانت على وشك السقوط، بدأ يصارخ:"كيف تجرُئين على التجول هنا وهناك، لقد قمت بتحريك آلاف الأشخاص للبحث عنك!""لو كنت قد بقيت في مكانك، لما استغرق الأمر خمسة أو ستة أيام للعثور عليكِ! لقد كان فريق الحماية يعمل على مدار الساعة بسببك!"
Read more
الفصل 2
قبل ثلاثة أعوام، توفي والدا رهف في حادث سيارة لإنقاذ أب وأم حازم، وقسم الأقارب تركة عائلة رهف بشكلٍ كامل.أشفق جد حازم على رهف وأخذها إلى منزل عائلة العنزي حتى لا ينتهي بها الأمر مشردة في الشوارع.كان الرجل العجوز يخشى أن تتعرض للتنمر، لذلك رتب زواجاً بينها وبين حازم، وطلب منها أن تكون حفيدته.لذلك أصبح حازم ورهف خطيبان.لكن حازم يحظى بشعبية كبيرة لدرجة أن لا أحد في الرياض لا يعرف أن السيد الأكبر لعائلة العنزي يتمتع بمظهرٍ كريم، حيث كانت الفتيات من شرق المدينة إلى غربها كلهم معجبين بحازم.في المقابل، كانت تبدو رهف بأنها عديمة القيمة تقريباً.من أجل الاحتفاظ به، يمكن القول بأن رهف تفعل كل ما في وسعها، فكانت تبكي وتنتحب وتحاول شنق نفسها. أي فتاة تقترب من حازم، تبعدها رهف بكل الطرق.يقول الجميع أن رهف كانت غيورة جداً. وكانت تنشر رهف صورها مع حازم على مختلف وسائل التواصل الاجتماعي لإظهار حبها تأكيداً لسيطرتها.ولكن الآن، في مواجهة اتهامات حازم، هزت رهف رأسها فقط وأجابت بهدوء: "علمت ذلك."حازم تفاجأ. وفقا للماضي، كان يجب على رهف أن تبكي وتصنع مشهداً على الفور، صارخةً بأنها لا تس
Read more
الفصل 3
بصعوبة كبيرة، تمكنوا أخيرًا من الوصول إلى أقرب مستشفى، لكن بعد الفحص، أخبرهم الطبيب بوجه متجهم:إصابة قدم رهف خطيرة للغاية، والطريقة الوحيدة الآن هي بتر الجزء المصاب لمنع تفاقم التسمم.إذا تُرك الجرح الملتهب والمتقرح دون علاج، فقد تفقد رهف ساقها بالكامل.ليس هذا فحسب، بل إن الجوع الشديد أضر بجهازها الهضمي، وقد يستغرق التعافي التام منه ما لا يقل عن عشرين عامًا.حازم تلقى الخبر وكأنه ضُرب بمطرقة على رأسه، ظل في حالة ذهول للحظات قبل أن يستعيد وعيه، ثم انفجر غاضبًا وركل الكرسي بقوة:"مستحيل!""مجرد إصابة سطحية كيف تصل إلى البتر؟ أيها الطبيب الفاشل، لا تتحدث بالهراء! "ليلى سارعت إلى تهدئته:"حازم، لا تقلق." "بالتأكيد المشكلة ليست في الإصابة، بل في مستوى الأطباء هنا. عندما نعيدها إلى الرياض، سنجد حلاً.""أخي طبيب جراح بارع، دعه يلقي نظرة أولًا.""وإن لزم الأمر، يمكننا الاستعانة بخبراء من الخارج."حينها فقط بدأ حازم يهدأ، لكن القلق ظل واضحًا في عينيه."نعم، نعم، دعي أخاك يفحص رهف." قال وهو يقبض يده بتوتر:"ابحثوا عن أفضل الأطباء، لا بد أن هناك علاجاً!"بسرعة، قوموا بِأخذها إل
Read more
الفصل 4
بينما كانت تتحدث، بحثت عن وضعية مناسبة ثم تمددت على الثلج.وعندما هرع حازم إلى المكان، وجد ليلى مستلقية هناك، بينما كانت رهف مدفونة تحت الثلوج في أسفل الجبل.أخبرته ليلى أن رهف لم تكن معها ولا تعرف أين ذهبت، فوقع حازم في الفخ، وأسرع بأخذ ليلى إلى المستشفى، تاركًا رهف وحيدة، مهجورة في قاع الجبل.منذ أن شهدت وفاة والديها، نشأت داخل رهف رهبة غامضة من الوحدة، لكن حينها، كان حازم بجانبها دائمًا.ولهذا السبب، جاءت معهم إلى هنا للتزلج؛ كانت ترغب في قضاء أكبر وقت ممكن بجانبه، حتى وإن كانت ليلى موجودة، فقد أرادت أن تحاول على الأقل.لكنها لم تتخيل أبدًا أن ينتهي بها الأمر على حافة الموت في أعماق جبل جليدي.عادت مشاعر اليأس من الحبس إلى ذاكرتها، ارتجفت لا إراديًا، واجتاحها الألم الجسدي والعذاب النفسي في آنٍ واحد، حتى بدأ العرق البارد يتصبب من جبينها.فجأة، سحبها حازم بقسوة من سريرها: "أسرعي واعترفي بخطئك، هل سمعتِ!""لولاكِ، لما أصيبت ليلى بكسر في ذراعها والتواء في معصمها!""إن فقدت قدرتها على الرسم للأبد، فاستعدي لدفع الثمن!" أدى عنفه إلى تمزق الجروح على جسدها، وسرعان ما تسربت الدماء
Read more
الفصل 5
رهف كانت قد أمضت ثلاثة أيام في المستشفى، وخلال هذه الفترة، لم يكن هناك سوى ممرضة متدربة تأتي بين الحين والآخر لتعقيم جروحها ووضع الدواء لها.لكن في الواقع، لم يكن ذلك سوى تنظيف بسيط للجرح مع مسحة من مطهر، دون أي تأثير علاجي يُذكر.كانت الممرضة قاسية عديمة الخبرة، مما جعل رهف تشعر بألم لا يُطاق، وعرق بارد يتصبب منها في كل مرة تلمس جراحها.تمسكت بغطاء السرير بقوة، حتى أصبح مفصل أصابعها شاحبًا من شدة الضغط.حين رأى حازم هذا المشهد، لم يستطع تحمل الأمر أكثر، فانتزع منها زجاجة الدواء وأخذ على عاتقه وضعه بنفسه:"لماذا لا تخبرينني عندما تشعرين بالألم؟" "في الماضي...... ألم تكوني دائمًا تثيرين المشاكل حتى أهدئكِ؟"في الماضي، كانت رهف تتدلل عليه دائمًا، مطالبةً منه أن يواسيهالكن الآن، فضّلت أن تتحمل وحدها، دون أن تشتكي.خفض حازم نبرته قليلًا، منتظرًا منها أن تستجيب له.فقط لو أخذت الخطوة الأولى، فهو لن يمانع في منحها فرصة أخرى......فهي، في النهاية، لا تزال خطيبته، وهي ملكه.لكن رهف لم تفعل ذلك، بل أدارت وجهها إلى الجانب كما لو أنها لا تريد حتى النظر إليه، وقالت ببرود:"أعتذر لأن
Read more
الفصل 6
حازم استدار ونظر إلى رهف بنظرة مليئة بالاحتقار: "رهف، أنتِ حقًا لن تعترفين بخطأكِ إلا حينما تعرفين معني الألم !""سأرى كم من الوقت ستعيشين بعد أن تبتعدين عن عائلة العنزي!" "من الآن فصاعدًا، نحن نُلغي الخطوبة! أنتِ لم تعدي خطيبتي!" شحب وجه الجد محسن من الغضب وأشار إلى حازم بإصبع مرتجف: "أنت! يا أعمي القلب والبصيرة ......" قبل أن يكمل كلامه، أغلق عيناه وسقط مغشيًا عليه.ركض الأطباء بسرعة لنقل الشيخ المسن للعناية، بينما شعرت رهف بالذعر واندفعت بسرعة لتقف، لكنها ضغطت على جرحها فسقطت على الأرض."جدي، جدي......" انهمرت دموعها وهي تمد يدها لتحاول الإمساك بأطراف ملابس حازم: "دعني أذهب إليه، أرجوك......" كانت دموعها تختلط مع دمائها، حتى أن الأرض امتلأت ببقع حمراء.لكن حازم دفعها بعيدًا عنه بغضب: "بماذا تتظاهرين؟" "لو لم تُحدثي هذه المشاكل، ما كان جدي ليتأثر هكذا؟""رهف، أنتِ حقًا لا تستحقين أي احترام!" ثم تركها وخرج مع الأطباء، وأعطى أوامر للحراس بعدم السماح لها بمغادرة الغرفة.وصلت أخبار الحادث إلى والدي حازم في الخارج، فهرعوا على الفور إلى المستشفى"لقد غبنا عن المنزل
Read more
الفصل 7
أثناء مكوثها في المستشفى، جاء حازم ليتحقق من حالتها الصحية، لكن خالد تجاهل الموضوع قائلاً:"كما ترى، هي لا تتعاون وأنا لا أستطيع فعل شيء." "عندما تقرر التعاون وتبدأ العلاج، ستتعافى بسرعة.""عندما تذهب إلى الخارج، سيكون هناك خبراء أفضل يعالجونها، فلا داعي للقلق."كان حازم غاضبًا من تصرفاتها غير المعقولة، لكنه كان يشعر أيضًا بسعادة خفية بسبب اهتمامها به، وهذا ما جعله لا يستطيع إخفاء ارتياحه الداخلي.من الواضح أن رهف تعني له الكثير، لدرجة أنها كانت مستعدة للإضرار بنفسها من أجل البقاء قريبة منه."رهف، لماذا لا تتعاونين مع العلاج؟ لماذا تستمرين في إهانة نفسك وتفاقم حالتك؟"لكن رهف اكتفت بالسؤال بصوت هادئ: "هل استفاق جدي؟" في لحظة، اختفت كل مشاعره الرقيقة تجاهها و نظر إليها باستهزاء وقال:"أنتِ حقًا تجرُئين على السؤال؟""لو لم تكن قدمك مصابة، لكان عليكِ الركوع مٌعتذرةً لجدي!" قالت رهف بهدوء: " أنا آسفة."لكن حازم بدا وكأنه لم يسمع، أو ربما كان لا يريد سماع كلماتها.بعد فترة، تم جمع أغراض رهف في منزل عائلة العنزي، وكأنهم يريدون طردها من المكان.من بين تلك الأغراض كان هناك تم
Read more
الفصل 8
"رهف!"تجمد حازم في مكانه، وكأن الزمن توقف فجأة. كانت الدماء التي تتدفق ببطء من تحت جسد رهف حمراء، كخنجر مسموم يغرس في صدره، تصيبه بألم لا يطاق."رهف، رهف......"كانت عيناه حمراوتان، ويداه ترتجفان وهو يمسك بيد رهف الباردة، محاولًا عبثًا أن ينقل إليها بعض الدفء، لكن جسدها كان بلا حراك.في غضون لحظات، هرع الأطباء والممرضون إلى المكان، ورفعوها على نقالة، ثم أسرعوا بها إلى غرفة الطوارئ."رهف، لا يمكن أن يحدث لكِ مكروه، أرجوكِ.""رهف لا تموتي، أرجوكِ لا تموتي......"ركض خلف الأطباء، وصوته يرتجف، وقلبه يكاد ينفجر من الرعب.داخل غرفة الطوارئ، تعالت أصوات الأطباء."المريضة تعاني من كسور مفتتة في الأطراف، خاصة في الساقين.""الأعضاء الداخلية للمريضة ممزقة، مما أدى إلى نزيف حاد، كما أن الدماغ تعرض لإصابة خطيرة.""المريضة تنزف بشدة، أسرعوا! جهّزوا عملية نقل الدم!"تسربت كل كلمة من الأطباء إلى أذني حازم كسكاكين حادة، شعر بدوار شديد، وكاد أن ينهار.أُضيئت إشارة العمليات فوق غرفة الجراحة، وأُغلقت الأبواب بإحكام، تاركة إياه خارجًا غارقًا في القلق.لا يستطيع تخيل عالمه دون رهف.......لا، ه
Read more
الفصل 9
"مستحيل!"دفع حازم ليلى بعيدًا عنه دون أن يبالي بسقوطها على الأرض، كان كل ما يريده بجنون هو النهوض: "يجب أن أذهب لرؤيتها، يجب أن أرى رهف......"لكن مهما حاول، لم يستطع سوى السقوط مرارًا وتكرارًا، وبدأت الجروح على ركبتيه تنزف، ملوّنة الأرض بالدماء.أسرعت ليلى لمساعدته على النهوض، وعيناها ممتلئتان بالدموع، صوتها مختنق بالبكاء:"حازم، لا تكن هكذا، رؤيتك تتألم بهذا الشكل تجعلني أشعر بحزن شديد."" لى الأقل، لا تزال رهف على قيد الحياة، طالما هناك طريقة، لا بد أنها ستستيقظ.""فلتهدأ أولًا، حسنًا؟"هدأت مشاعر حازم الهائجة تدريجيًا عند سماع ذلك، وسرعان ما استدعى الحراس الشخصيين:"أعيدوني إلى منزل العنزي، بسرعة!""يقال إن تحفيز العواطف يساعد في إيقاظ مرضى الغيبوبة، إذا تمكنا من العثور على أشياء قديمة تخص رهف، فبالتأكيد سنتمكن من إيقاظها."بمرافقة الحراس، عاد حازم إلى منزل العنزي. ولكن بمجرد دخوله، شعر أن القصر لم يعد كما كان من قبل.تم استبدال ممسحة الباب الوردية التي اشترتها رهف بأخرى بنية عادية، والطاولة التي كانت تحمل دائمًا باقات الزهور التي اعتادت تقليمها، أصبحت فارغة تمامًا.
Read more
الفصل 10
حان المساء بالفعل عندما وصل حازم إلى المستشفى."حازم، من الجيد أنك أتيت، تعال لنتناول العشاء معًا."نظرت ليلى إلى وجنتيه الغائرتين قليلًا، شعرت بالشفقة عليه، لكنها لم تستطع إخماد نار الغيرة في قلبها.أصبحت رهف عديمة النفع، ومع ذلك لماذا لا يزال حازم يهتم بها إلى هذا الحد؟لكنها لم تُظهِر أي شيء.الآن حازم في حالة نفسية سيئة، وعليها أن تستغل هذه الفرصة جيداً، لتثبت نفسها تماماً، وتجعل رهف تختفي من حياته للأبد.دفعت حازم بلطف إلى الطاولة ورتبت له الطعام أمامه:"حازم، سمعت من الحراس أنك لم تأكل شيئًا طوال اليوم، أهذا ممكن؟""أفهم أنك قلق على الأخت رهف، لكن لا يمكنك أن تهمل نفسك.""إذا رأتك رهف بهذا الحال، فكم سيكون ذلك مؤلمًا لها." "تفضل، هذا حساء الدجاج الذي أعددته لك طوال فترة ما بعد الظهر، جربه وأخبرني كيف هو الطعم؟"بدأ حازم أخيرًا يشعر ببعض الراحة بسبب أُسلوب ليلي اللطيف.أخذ الوعاء، وابتسم لها بلطف: "طعمه رائع يا ليلى، لديكِ مهارة جيدة في الطبخ."أظهرت ليلى ابتسامةً سعيدةً: "حقاً؟""إذا أعجبك، يمكنني أن أعده لك كثيرًا، ما رأيك؟"لكنها غطت فمها بسرعة بعد قول ذلك، كما
Read more
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status