**Bab 140: Alaric, Cedric, Lucien, dan Elaria**Megrav, Kedai GarranKedai itu sedang penuh sesak.Musim berburu membuat para pemburu, pedagang, dan tentara perbatasan memenuhi hampir setiap sudut ruangan. Aroma daging asap, alkohol hangat, dan kulit binatang bercampur dengan hawa dingin utara yang tetap menusuk meski perapian menyala besar di tengah ruangan.“Uwah… ini gila. Bagaimana bisa…” Seorang pria bergumam pelan sambil menyeruput minuman herbal hangat di mejanya. “Helena pasti melompat kegirangan melihat ini.”Di sisi lain ruangan, sepasang mata hijau mengawasinya tajam.Pria itu langsung menyadarinya.“Haha…” ia terkekeh kecil tanpa menoleh. “Ayola
더 보기