Mobil SUV hitam Jo berhenti di bawah kerindangan pohon besar yang gelap, hanya berjarak dua rumah dari gerbang kediaman utama Suryakancana. Jo mematikan mesin, membuat kesunyian mendadak menyergap kabin mobil yang mewah itu."Jo, ayolah! Kita sudah telat. Mama sudah kirim pesan tiga kali," keluh Archy, tangannya sibuk merapikan tatanan rambutnya.Jo tidak bergerak. Ia justru melonggarkan dasinya, lalu menyandarkan punggungnya yang lebar ke kursi. Tatapan matanya yang tajam mendadak berubah sayu saat menoleh ke arah Archy."Chy... gue stres," gumam Jo dengan suara berat yang serak."Iya, aku tahu. Makanya ayo buruan masuk biar cepat selesai," Archy mencoba membujuk."Enggak bisa. Gue butuh booster dulu sebelum liat muka Nathan di meja makan itu," Jo menarik tangan Archy, mengecup telapak tangannya lama, lalu menariknya mendekat. "Gue mau minum 'susu', Sayang. Plis... satu menit aja. Gue haus banget, butuh tenaga buat nahan emosi di dalem nanti."Wajah Archy memerah padam. "Jo! Kamu gil
Dernière mise à jour : 2026-02-12 Read More