Sinar matahari pagi menyelinap malu-malu di balik gorden, memberikan pencahayaan alami pada pemandangan yang sanggup membuat jantung Archy berdegup di luar irama normalnya. Di sampingnya, Joseph masih terlelap dengan posisi bertelanjang dada. Rambut hitamnya yang berantakan menutupi sebagian kening, sementara lengannya yang kokoh dan penuh tato melingkar posesif di pinggang Archy, seolah mengunci istrinya agar tidak beranjak ke mana-mana.Archy menopang dagu dengan tangan kirinya, menatap wajah suaminya dari jarak yang sangat dekat. Ia memperhatikan setiap inci wajah itu—bulu mata yang ternyata cukup lentik, hidung bangir, hingga rahang tegas yang semalam berkali-kali menyentuh ceruk lehernya."Ganteng banget sih, heran. Padahal kelakuan kayak gorila," bisik Archy pelan, jemarinya gatal ingin menyentuh tato di lengan Jo.Tiba-tiba, sudut bibir Jo terangkat membentuk seringai tipis. Tanpa membuka mata, ia menarik pinggang Archy hingga tubuh mereka menempel tanpa celah."Ih maen tarik a
Dernière mise à jour : 2026-02-22 Read More