Perjalanan pulang malam itu terasa lebih sunyi dari biasanya. Rintik hujan mulai membasahi kaca mobil saat Bagas menyetir di jalur lambat. Lampu jalan memantul samar di dashboard mobil, membuat suasana di dalam terasa hangat ,namun anehnya menyesakkan.Sejak tadi Daya hanya sibuk mendengarkan Nagisa berceloteh ria di kursi belakang bersama Sadam mengenai hasil dari lomba menggambar yang dia ikuti, lalu rasa es krim yang sempat mereka beli di mall, hingga pendapatnya tentang warna stroller bayi yang mereka beli lebih cocok untuk adik laki-laki daripada perempuan. Padahal jenis kelaminnya saja belum tahu.Mendengar celotehan Nagisa biasanya Bagas akan ikut menanggapi. Namun, entah kenapa suami Daya itu cuma diam, seolah tidak mendengarkan apa-apa. Daya akhirnya bertanya.“Kamu capek?”Bagas tersadar sebentar, lalu menoleh singkat ke arah Daya. “Kamu ngomong sesuatu?”“Capek banget, ya, Mas.”“Nggak.”Jawaban yang singkat. Teramat singka
Terakhir Diperbarui : 2026-09-18 Baca selengkapnya