Aiden mengunci pintu kamar hotel dengan gerakan cepat. Begitu bunyi klik terdengar, ia langsung menyambar pinggang Elena, menarik tubuh istrinya hingga menempel erat pada dadanya. Ia tidak memberi waktu bagi Elena untuk bernapas, langsung melumat bibirnya dengan ciuman yang sangat dalam dan penuh tuntutan. "Eumpp.. Aiden, kamu benar-benar membuatku takut tadi," bisik Elena saat Aiden melepaskan ciumannya beberapa detik. Aiden tidak menjawab dengan kata-kata. Ia langsung menyambar tengkuk Elena menariknya kembali masuk ke dalam lumatan ciuman yang sangat dalam dan menuntut. "Aiden... pelan-pelan," rintih Elena di sela ciuman mereka. "Tidak bisa, Sayang. Aku sudah menahan diri sepanjang acara tadi," bisik Aiden dengan suara berat yang bergetar. "Dan jangan pernah bicara lagi tentang ketakutanmu," geram Aiden di sela ciumannya. "Selama aku masih bernafas, tidak akan ada yang menyentuhmu." Tangan Aiden yang besar merayap ke punggung Elena, mencari ritsleting gaun marun ters
Read more