Sentuhan Denzel kali ini terasa lebih posesif dan penuh tuntutan. Ia menciumi leher Audrey, memberikan tanda yang dalam, seolah ingin menegaskan bahwa di tengah badai rahasia keluarga ini, Audrey adalah satu-satunya miliknya yang nyata."Aku mencintaimu, Audrey. Jangan pernah tinggalkan aku, apapun yang terjadi nanti," bisik Denzel di sela desahannya."Aku tidak akan kemana-mana, Denzel. Aku milikmu," balas Audrey sambil mencengkram punggung Denzel saat suaminya mulai menyatukan raga mereka dalam gairah yang membara.“Aarrgghhh!!!”Di tengah ketegangan yang menyelimuti mansion dan dermaga, Denzel dan Audrey tenggelam dalam keintiman. Mereka mencapai puncak bersama, saling mendekap erat di bawah selimut sutra, mencoba melupakan sejenak bahwa di luar sana, seorang ‘Naga’ bernama Jacksonville sedang bersiap untuk serangan berikutnya.Sementara itu, Fiona sedang duduk di sofa sambil memantau tabletnya saat Audrey turun dengan pakaian yang sudah rapi, meski wajahnya masih tampak sedik
Read more