Riuh auditorium Universitas Nasional terasa seperti dengung lebah yang menjauh di telinga Chika. Di bawah sorot lampu panggung yang menyilaukan, ia berdiri dengan punggung tegak, sementara beban medali emas Summa Cum Laude di lehernya terasa lebih berat daripada rantai besi. Bagi ribuan orang di sana, itu adalah simbol kesuksesan. Bagi Chika, itu adalah segel resmi bahwa hidupnya kini sah menjadi milik Adiwangsa Group."Chika! Berhenti dulu, hei! Wait!"Langkah kaki Chika terhenti di lorong panjang menuju parkiran VIP yang sunyi. Ia berbalik, mendapati Aurora yang terengah-engah mengejarnya. Sahabatnya itu tampak bersinar, kehamilan pertamanya memberikan aura ketenangan yang sangat kontras dengan badai yang sedang mengamuk di dada Chika. Di belakangnya, Darius melangkah protektif, menjaga sang istri dengan tatapan waspada yang hangat."Lo mau kabur lagi, Chik?" Aurora mengatur napas, matanya menatap tajam ke arah Chika yang masih terbungkus toga lengkap.Chika mendengus, jemarinya mer
Read more