Langkah kaki Tian Ming dan Xiu Jie terdengar pelan namun mantap saat mereka memasuki bangunan mewah di jantung kota. Pilar-pilar tinggi menjulang, lampu gantung berkilau di langit-langit, dan aroma dupa halus menyambut mereka begitu pintu utama terbuka.Di lantai dua, tersembunyi di balik tirai tipis, seorang wanita cantik berdiri diam. Matanya tajam mengamati dua pria yang baru saja masuk. Wajahnya muram, seperti menyimpan badai yang siap meledak kapan saja."Sepertinya, wanita itu yang dikatakan oleh mata-mataku," gumamnya lirih, nyaris tak terdengar. Suaranya bergetar menahan emosi. Tangannya mengepal erat, hingga buku-buku jarinya memutih.Di lantai bawah, seorang prajurit berpakaian biasa menghampiri Tian Ming dan Xiu Jie. Ia menunduk hormat, menunggu perintah."Beritahu Selir Xiyue, kami berdua ingin bertemu dengannya," ucap Tian Ming tenang, namun tegas.Prajurit itu mengangguk cepat, lalu berbalik dan berjalan cepat menuju lorong di sisi kanan ruangan.Sementara itu, di balik
Huling Na-update : 2026-01-21 Magbasa pa