"Bagaimana bisa begitu? Tanpa keberadaan Kak Kavano, acara makan kita ini jadi nggak menarik."Sambil tersenyum, Jeslin melirik Jesika dan berkata, "Tahukah kamu? Sebenarnya setelah Kak Jesika tahu kamu menggunakan relasimu untuk membantu memesan halaman ini, bahkan menyiapkan makanan vegetarian secara khusus, dia juga sangat senang!"Jesika langsung mengerutkan keningnya.Ucapan Jeslin ini terkesan seperti ingin menjodohkannya pada Kavano secara paksa, membuatnya merasa sedikit tidak puas."Benarkah?!"Kavano tampak senang. Dia langsung berjalan menghampiri Jesika, menatap wanita cantik di hadapannya itu dengan tatapan agresif dan berkata, "Nona Jesika, mengenai kejadian sebelumnya, aku benar-benar minta maaf.""Sejak kecil hingga dewasa, aku tinggal di Negara Minos. Berdasarkan didikan yang kuterima, kalau menyukai seseorang, harus mengungkapkannya dengan berani. Jadi, aku sudah bersikap agak lancang.""Beberapa hari ini aku diliputi perasaan bersalah, aku takut kamu mulai membenciku
Read more