"Kalau bukan gadis itu, memangnya hantu?"Wanita gendut itu memutar matanya dan berkata, "Pagi-pagi bolong, di depan banyak orang begini, bagaimana mungkin kami memfitnahnya?"Ardika mengangguk dan berkata, "Baiklah, lagi pula di dalam pusat perbelanjaan ini ada kamera pengawas. Dia yang menabrak kalian, atau kalian yang menabraknya, setelah melihat rekaman kamera pengawas, semuanya akan jelas."Wanita gendut itu dan suaminya mendengus dengan acuh tak acuh, sangat jelas mereka tidak takut. Mereka sama sekali tidak menganggap serius ucapan Ardika.Ardika tidak melanjutkan pembicaraan soal masalah ini, dia bertanya lagi, "Kalau begitu, apakah vas porselen kalian ini benar-benar dari zaman kuno?"Wanita gendut itu sangat tidak puas dengan kecurigaan Ardika, dia langsung berkata dengan marah, "Eh, sudah kami bilang, kami sudah menyepakati harga dengan bos pusat perbelanjaan ini. Dia bersedia mengeluarkan 6 miliar untuk membeli vas kami, apa mungkin palsu?""Benarkah?"Ardika tersenyum, lan
Read more