Beberapa perawat dan dokter kandungan sudah menunggu dengan sebuah brankar kosong di pintu masuk UGD. Mereka adalah tim dokter yang memang khusus di bayar Liam sejak pemeriksaan Anaya, untuk menangani proses kelahiran anaknya. Bahkan dokter yang didatangkan pun bukan dokter biasa, tetapi dokter yang berpengalaman dari rumah sakit terkenal dunia. Begitu Anaya datang, ia langsung dinaikkan ke atas brankar pasien dan dibawa ke ruangan observasi sebelum lanjut ke ruang persalinan. "Nyonya, kami akan memeriksa keadaan Ibu Anaya dulu, tolong tetap dampingi untuk menyemangati beliau," ucap salah satu tim dokter pada Lena. Wanita paruh baya itu mengangguk paham, dan ikut masuk sambil terus menggenggam tangan sang anak. "Mami, di mana Liam? Naya butuh Liam, Mi?" tanya Anaya dengan lirih sambil terus meringis ketika gelombang cinta itu kembali datang. "Sabar, Sayang. Liam pasti datang. Dia tidak akan melewatkan momen kelahiran anak kalian," jawab Lena sambil mengusap keringat di
Read more