Kalau Adit tidak salah ingat, bukankah Sekte Pendobrak Gunung dan Keluarga Winarto itu awalnya diminta bantuan oleh ayahnya, Bagas? Secara logika, seharusnya sekarang mereka berpihak padanya, 'kan? Namun, kenapa sekarang semuanya malah membela Afkar? Hal ini membuat Adit begitu marah sampai gigi-giginya terkatup rapat. Dia benar-benar merasa ingin murka.Saat berikutnya, Adit menggertakkan gigi sambil mengangguk dengan geram. "Oke! Bagus sekali. Kalian hebat semua. Apa kalian pikir, karena orang-orang dari Keluarga Subroto cabang Bumantra sudah mati, kalian bisa mengabaikanku begitu saja? Kalian bisa-bisanya berpihak ke Afkar?"Begitu mendengar ucapan itu, Rami tertawa sinis sebelum berujar, "Kalaupun Keluarga Subroto cabang Bumantra masih baik-baik saja, aku tetap nggak akan menganggapmu penting.""Kamu ...." Wajah Adit langsung memerah saking marahnya. Saat berikutnya dia menatap Afkar dengan tatapan tajam penuh amarah, lalu membentak keras, "Pokoknya, karena cuma kamu satu-satunya y
Read more