Beberapa saat kemudian, sesosok berjubah hitam melintas dengan kecepatan tinggi dan muncul di tengah alun-alun yang ramai. Sosok itu memegang Tombak Demon God yang memancarkan aura mengerikan, membuat udara di sekitarnya bergetar hebat. Itu Ryan! Kerumunan yang tadinya ribut langsung terdiam. Ribuan pasang mata menatap sosok pemuda itu dengan campuran takut, kagum, dan juga kebencian yang terpendam. "Aku di sini," ucap Ryan dengan nada datar yang terdengar jelas di seluruh alun-alun. "Awalnya aku ingin membiarkan murid-muridmu hidup sedikit lebih lama, tapi sepertinya kalian semua sangat ingin menguburkan murid-murid kalian sendiri." Matanya yang dalam dan tajam mengamati berbagai sekte dan keluarga dengan tatapan acuh tak acuh, seolah mereka semua hanyalah sekumpulan semut yang tidak berarti. "Mana tanamannya?" tanyanya dengan nada dingin. "Aku tidak akan bertarung sampai melihat semua tanaman yang dijanjikan!" Tetua Agung Sekte Blood Heaven tersenyum tipis, lalu melambaikan t
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-10-21 อ่านเพิ่มเติม