Pagi itu datang tanpa kehangatan, seolah matahari pun enggan menyentuh dunia yang penuh luka dan rahasia, sementara di dalam gedung kantor yang dulu menjadi tempat Twin berdiri dengan penuh percaya diri, suasana terasa jauh berbeda dingin, asing, dan penuh bisikan yang tidak lagi disembunyikan. Langkah kaki Twin terdengar pelan namun tegas saat ia melangkah masuk ke lobi, mengenakan pakaian rapi seperti biasa, rambutnya tersisir sempurna, wajahnya dipoles seakan tidak terjadi apa-apa, padahal di balik semua itu, tubuhnya masih lemah dan hatinya compang-camping. Beberapa kepala langsung menoleh begitu ia muncul, bukan dengan kagum seperti dulu, melainkan dengan tatapan yang sulit dijelaskan campuran antara heran, sinis, bahkan jijik dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Twin merasakan bagaimana rasanya menjadi pusat perhatian yang tidak diinginkan.“Berani banget dia balik…” bisik seseorang pelan, namun cukup keras untuk sampai ke telinganya.“Kayak gak ada malu…” sahut yang lain
Dernière mise à jour : 2026-04-18 Read More