Dengan napas masih tersengal-sengal setelah ciuman yang menggila, Bumi menatap Gilea dengan mata berapi-api. "Aku ingin merayakan ini dengan sempurna," bisiknya, suaranya serak penuh nafsu. Tangannya yang besar dan hangat mulai menjelajah lagi, kali ini dengan intensitas yang lebih menggila."Dengan... dengan segala cara yang kau inginkan," jawab Gilea, tubuhnya sudah merespons setiap sentuhan Bumi. Tangannya meraih kemeja Bumi, membuka kancing yang tersisa dengan gemetar, tak sabar ingin merasakan kulit hangat suaminya.Bumi membiarkan Gilea membuka kemejanya, sementara tangannya tak berhenti meraba. "Aku ingin menikmati setiap inci dari tubuhmu malam ini," gumannya, sebelum mulutnya menuruni leher Gilea, meninggalkan jejak basah dan panas. Bibirnya bergerak turun perlahan, menyusuri tulang selangka, sementara tangannya membuka sisa pakaian yang masih menutupi tubuh Gilea.Gilea mendesah panjang ketika Bumi mencapai payudaranya. Mulutnya menutupi satu puting yang sudah mengeras, meng
Last Updated : 2025-10-03 Read more