"Film? Kita nggak langsung belanja?" tanya Rosa. Devon melihat jam tangannya dan berujar, "Masih banyak waktu. Kita bisa keliling dulu kalau kamu mau, atau nonton film. Mana yang kamu suka?"[Nonton film kedengarannya seru. Udah lama juga aku nggak ke bioskop. Gimana rasanya nonton sama Devon, ya? Apa dia bakal tetep pegang tangan aku nanti?]Benak Rosa ramai dengan khayalan waktu nonton nanti. Tapi, Rosa membalas cepat, "Aku mau nonton, nggak apa-apa?"Devon mengangguk. Bila Rosa ingin pegangan tangan sampai pulang pun, Devon tidak masalah. Dia akan dengan senang hati melakukannya. Ketika mereka sedang berjalan-jalan santai, Devon sempat mengetuk-ngetuk layar ponselnya cepat. Rosa dengan sergap bertanya, "Kenapa? Bosankah?""Bukan. Aku panggil Rama ke sini," sahut Devon, kemudian mengantongi ponselnya. Rosa memiringkan kepalanya heran. [Masa kencan panggil asisten?]Devon melemparkan tatapan datar pada Rosa dari sudut matanya. Dia memang belum berpengalaman pacaran, tapi Devon tid
Terakhir Diperbarui : 2025-08-30 Baca selengkapnya