Andini mengerutkan kening. Tanpa disadari, bayangan Surya yang memakai pakaian itu muncul di benaknya. Pakaian itu memang tampak agak halus untuk seorang prajurit.Akan tetapi, meski sebagai seorang prajurit, pakaian yang biasa dikenakan Surya di kediamannya justru lebih berkesan seperti seorang cendekiawan. Tidak ada yang terasa janggal, melainkan malah semakin menambah karismanya.Bahkan dulu saat mereka masih tinggal di Desa Teluk Horta, penampilannya yang berpakaian seperti pemburu pun tetap terlihat cocok. Seolah-olah, apa pun yang dikenakan olehnya, selalu tampak pas dan memukau.Andini pun tersenyum kecil, lalu berkata, "Kalau begitu, boleh tolong tanyakan harganya untukku?"Pelayan itu menjawab penuh semangat, lalu segera pergi untuk menanyakan pada pemilik toko.Begitu kembali dan menyebutkan harganya, Andini merasa itu jauh lebih murah dibandingkan harga di ibu kota. Maka tanpa berpikir panjang, dia pun memutuskan untuk membelinya.Sementara itu, Abimana yang memperhatikan da
Magbasa pa