Lily tersenyum simpul mendengar pertanyaan Hera.“Mungkin karena Bibi Jess sungkan,” balas Lily. “Tapi apapun itu, aku harap Bibi Jess tetap bekerja seperti biasa, kita tidak tahu isi hati orang jadi kamu harus tetap berbuat baik padanya.”Hera mengangguk paham.“Sampaikan ke semua pelayan, bersikap seperti biasa. Ella statusnya sama seperti kalian, jadi jangan menganggap dia lebih tinggi.” Lily memberi pesan. “Kamu bisa istirahat, Audrey biar aku yang menjaga.”Hera kembali mengangguk. “Jangan sungkan untuk memanggil saya jika Nona butuh bantuan,”ucapnya.“Tenang saja, aku sudah mulai terbiasa memakai kursi roda,” balas Lily seraya tersenyum. “Oh ya tutup pintunya setelah kamu keluar.”Hera memulas senyum. Dia memutar tumit dan meninggalkan Lily bersama Audrey di kamar.Setelah Hera menutup pintu, Lily mendekat ke Audrey. Dia menggendong putri kecilnya itu sambil mengajaknya bicara. “Putri cantik Mama, kenapa kamu cepat sekali besar. Hm .., wangi bayi wangimu enak sekali,” kata Lily
Last Updated : 2025-08-06 Read more