Setelah makan siang hangat yang mereka nikmati berempat, Erika kembali merajuk, meminta untuk berjalan-jalan di sepanjang bibir pantai sekali lagi. Hvitserk, yang tak pernah bisa menolak keinginan istrinya, menurutinya dengan senyum geli.Di bawah langit biru yang terbentang luas, Olive dengan sigap mengabadikan setiap momen kemesraan pasangan itu. Tawa lepas Erika saat dikejar Hvitserk, hingga pelukan mesra mereka dengan latar belakang ombak yang bergulung."Kita juga harus punya kenang-kenangan," celetuk Vito, merangkul pundak Olive sambil mengangkat ponselnya, bersiap hendak merekam video.Namun, belum sempat tombol rekam ditekan, panggilan dari John masuk. Sebuah nama yang tak mungkin ia abaikan.[Vito, tolong jaga kekasihku baik-baik. Jangan coba-coba menikung, oke?] Suara John terdengar santai, namun penuh penekanan."Ke-kekasihmu? Siapa?" Vito bertanya tergagap, matanya tanpa sadar melirik punggung Olive yang kini kembali fokus pada objek fotonya.[Olive. Dia kekasihku. Calon k
Read more