Lucas duduk dengan bosan hari ini.Pelajarannya membosankan, Ezra terlalu cerewet, dan suasana hatinya mendung. Ia hanya ingin waktu istirahat segera tiba, agar ia bisa meluncur ke ruang UKS. Menemui siapa? Bu Selen, tentu saja.Tadi pagi, ayahnya bersikap aneh. Pria itu... mereda, tapi kilatan aneh muncul di mata pria dingin itu. Sesuatu yang hampir seperti harapan, atau malah kesedihan. Bahkan, mereka sempat berbincang di meja makan. Sesuatu yang langka."Mau ikut aku ke lab kimia istirahat ini? Kakak-kakak kelas kita mau mengerjakan projek daur ulang. Katanya seru." Ajak Ezra."Aku mau ke UKS nanti" Jawab Lucas cepat."Tapi kau kan baik-baik saja!""Hey, apa hanya orang terluka dan sakit yang boleh ke UKS?" Jawabnya datar."Ya, nggak juga. Tapi kamu bisa dicurigai atau malah gak boleh ke sana kalau baik-baik saja. Kamu bisa dituduh mau membolos, lho" "Ah, akh, aku sakit perut~" Lucas merintih, tapi wajahnya jauh dari kata merasa sakit. Ezra terkekeh, meninju pipi kawannya."Payah~
Dernière mise à jour : 2026-02-20 Read More