Saat mereka duduk di ruang tamu menunggu sang ART rumah itu membuatkannya minuman di dapur, Bima mengajak istrinya berdiskusi. Mereka berkerja sama untuk menggeledah ruang di rumah itu dengan cara halus. Ketika sang ART kembali dengan sebuah nampan berisi dua cangkir minuman dan sepiring makanan, mereka berhenti berdiskusi seketika. "Silakan diminum teh hangatnya, Pak, Bu," suruh sang ART sambil meletakkan kedua cangkir itu di atas meja, beserta sepiring berisi kue lapis. Intan tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Lalu mencicipi minuman itu sedikit. Saat meletakkan kembali cangkir itu di atas meja, Intan melempar pandang pada suasana di ruang tamu itu, seakan masih mengagumi rumah itu. "Rumah Bu Fara megah banget, ya?" ucap Intan kemudian. "Pasti betah, ya, Bi, kerja di sini? Apalagi kalau tuan rumahnya baik." Intan mencoba mengajaknya bicara. Sang ART tertawa pelan. "Alhamdulillah, Bu. Oh iya perkenalkan nama saya Imas, tapi saya biasanya dipanggil Bibi, jadi Bi Imas." Bi Ima
Last Updated : 2025-12-02 Read more