**“Hiyaatt..!”“Hiyaatt..!!”Aku menghadapi serangan dari tiga arah yang berbeda. Charlees, Niko dan Barok menyerang aku bertubi-tubi.Kadang secara bersamaan, kadang bergantian, random sekali.Aku gagal mengambil pistolku kembali. Akan tetapi, mereka juga tidak aku biarkan untuk mengambilnya.Prakk..! Aku memukul Niko dengan kursi malas. Satu poin plus untuk aku.Tapi, berikutnya.., bug..! Tendangan Charles nyelonong mengenai aku.Di dalam keroyokan ini aku kemudian berusaha mendekati Pak Dirga, supaya bisa kumanfaatkan sebagai umpan, sandera atau semacamnya.Namun, aku terpaksa berjumpalitan kembali untuk menggagalkan tangan Barok yang mau mengambil pistol di geladak kapal.Niko mengejar aku dengan dua tinjunya yang saling silang bagai tebasan pedang. Aku mengelak dan menangkis sambil menendang Charles. Bugg!Charles terkena tendanganku, tapi sigap pula dia membalas dengan tendang
Read more