Di hari kepulangan dari rumah sakit, Sarah mulai merespon sedikit demi sedikit. Dia mulai menjawab setiap pertanyaan suaminya, walau hanya dengan kata-kata yang singkat.Randy merapikan posisi arm sling yang menggantung di bahu kiri Sarah, yang menopang lengan kanannya. “Bagaimana? Apa ada yang terasa tidak nyaman?” tanyanya penuh perhatian.“Tidak. Sudah oke,” jawab Sarah pelan.“Baiklah. Kalau begitu, ayo kita pulang.”Randy mengangkat semua tas mereka dengan satu tangan. Lalu dengan tangan lainnya dia menggandeng Sarah.Mereka berjalan perlahan-lahan keluar dari kamar rawat inap, menuju ke arah lift.“Hati-hati melangkahnya, Sayang,” ujar Randy begitu pintu lift terbuka.Sarah mengangguk, dan pandangannya mengarah ke lantai, memastikan bahwa dia tidak salah melangkah.Mereka turun dengan lift tersebut dan langsung menuju ke lantai basement. Di sanalah Randy memarkir mobilnya.Dalam perjalanan, Sarah masih tak banyak bicara. Dia hanya memperhatikan pemandangan kota yang mereka lewati
Read more