"Ewan benar, memang kami agak lelah. Farzin, ayo kita istirahat sebentar." Labh memberi isyarat pada Farzin.Baru saat itu Farzin tersadar dan mengangguk. "Baik. Kalau butuh bantuan, panggil kami kapan saja.""Baik."Setelah tiga Dokter Nasional pergi, Ewan bersama Aruna dan Petro masuk ke kamar utama. Ewan mengunci pintu dari dalam.Petro menyadari sesuatu, lalu bertanya, "Ewan, kamu sengaja menyuruh mereka semua pergi. Apa ada yang ingin kamu bicarakan denganku?""Paman, tenang dulu. Kita duduk dan bicara perlahan."Setelah mereka bertiga duduk, barulah Ewan bertanya, "Paman, apa hubungan Kakek dengan keluarga kurang baik?""Kenapa kamu tanya begitu?" Petro tampak kebingungan.Ewan kembali bertanya, "Di halaman dalam, kamar ketiga dari kiri dan kamar kelima dari kiri, masing-masing ditempati siapa?""Kamar ketiga ditempati Angela, kamar kelima ditempati istriku," jawab Petro, lalu berhenti sesaat. "Beberapa tahun terakhir, hubunganku dengan bibimu memang nggak terlalu baik. Jadi, kam
Read more