Namun ... bukankah Ewan terlalu muda?"Pak Labh yakin? Ewan benar-benar seorang dokter ajaib?" tanya Arie.Labh mendengus dingin. "Kenapa? Bahkan kamu juga meragukan ucapanku?""Jangan salah paham, Pak Labh. Terus terang saja, keponakanku ini masih terlalu muda. Mengatakan dia seorang dokter ajaib memang sulit dipercaya ...."Setelah mengatakan itu, Arie mengubah nada bicaranya. "Aruna, Ewan, cepat ikut aku temui Ayah!"Ada pepatah mengatakan, mau itu kuda atau keledai, setelah dikeluarkan akan ketahuan.Bagaimanapun juga Arie adalah seorang pebisnis. Pikirannya lincah. Dia berpikir, begitu Ewan bertemu Faiz, apakah dia benar dokter ajaib atau bukan, sekali coba akan langsung ketahuan.Petro pun ikut berkata, "Benar, Aruna, cepat ikut aku temui Ayah!""Mm." Aruna mengangguk. Baru saja hendak melangkah, tangannya langsung ditarik oleh Ewan."Ibu, keluarga ini nggak menyambut kita. Lebih baik kita nggak masuk," ujar Ewan.Arie buru-buru berkata, "Ewan, jangan marah. Kalian sudah susah pa
Read more