Ewan yang bersandar di kursi, tiba-tiba dadanya terasa sakit. Dia pun terkejut dan membuka matanya."Ada apa?" tanya Tandi segera."Entah kenapa, tadi tiba-tiba ada perasaan gelisah dalam hatiku," jawab Ewan."Kita harus lebih berhati-hati, perjalanan ini akan penuh rintangan," kata Tandi.Sebelum dia selesai bicara, Logan yang duduk di kursi belakang juga membuka mata dan berkata, "Kalau sudah pilih jalan ini, kita memang nggak akan bisa lari dari bahaya lagi. Kita hadapi saja semuanya. Aku cuma punya satu kalimat, siapa pun yang datang menghalangi kita, habisi saja."Ucapan Logan membuat Ewan tersenyum. "Bahasamu agak kasar, tapi memang masuk akal. Ya, siapa pun yang berani menghalangiku, akan kubasmi."Logan mengeluarkan pistol cadangan dan memainkan senjatanya di tangan, lalu bertanya, "Tandi, menurutmu, siapa kelompok musuh pertama yang kita temui? Satu orang atau segerombolan?""Sulit ditebak," jawab Tandi serius. "Kita baru tahu kalau sudah ketemu.""Ewan, bagaimana menurutmu?"
Read more