Saat pintu kamar dibuka, Intan bersiap mengarahkan senjata ke depan. Namun yang ia lihat ...."Selamat malam Nona. Anda belum tidur?" Seorang Pelayan wanita melangkah mendekati tempat tidur, di mana Intan sedang duduk. Melihat yang masuk bukan Prams, buru-buru Intan merapikan pakaian, menyembunyikan senjata di balik pinggang. Lalu, dengan wajah gugup, panik, Intan menjawab, "A-aku belum mengantuk." Suaranya terdengar bergetar. Ia mengigit bibir, menahan getaran dagu. Matanya berlarian, mengitari ruang kamar, dan berhenti ke arah pintu yang terbuka. "Apa Anda ingin makan sesuatu Nona?" Pelayan itu berdiri di depan Intan, setelah memastikan Intan meminum obat yang ia letakan di atas meja. "Aku sudah kenyang," jawab Intan, masih terdengar gugup. "J-jam berapa sekarang?" Pelayan itu menoleh, menatap jam dinding di samping. "Jam sebelas malam Nona. Apa Anda ingin melakukan sesuatu? Atau Anda sedang merasakan sesuatu?" Intan menggeleng. Ia menelan ludah keras sambil menggenggam tanga
Last Updated : 2026-01-03 Read more