Suasana ruang kerja Harsya terasa dingin dan sunyi siang itu. Langit di luar jendela gedung diselimuti mendung tipis, cahaya yang masuk ke dalam ruangan tampak redup.Harsya duduk di balik meja kerjanya, memeriksa sesuatu di laptop sambil mendengarkan laporan sekretaris yang berdiri di depannya dengan ekspresi hati-hati.“Proposal kerja sama dengan Grup Swargantara sudah mendapat balasan, Pak.”Harsya sempat merasakan dentuman samar di jantungnya. Namun, ekspresinya tetap tenang. Tanpa mengalihkan pandangan dari layar laptop, dia bertanya, “Lalu?”Sekretarisnya sempat terdiam sepersekian detik sebelum akhirnya menjawab pelan, “Proposal kita ditolak.”Kalimat sederhana itu langsung membuat suasana ruangan terasa semakin berat. Gerakan tangan Harsya terhenti. Beberapa detik pria itu tidak mengatakan apa-apa.Namun rahangnya perlahan mengeras samar. Tatapannya berubah dingin. Perasaan kesal langsung memenuhi dadanya begitu saja.“Ditolak?”Sekretarisnya mengangguk berat. Harsya m
Dernière mise à jour : 2026-05-29 Read More