Mohan mengiyakannya dari seberang sana, setelah itu Mirna menutup panggilan. Mirna menoleh ke samping, tangan kirinya dalam genggaman Erlangga dan Erlangga memeluk tangannya dengan sangat erat. Mirna duduk di samping sambil berusaha menariknya dari genggaman Erlangga tapi Erlangga tetap menolak melepaskannya. “Mohan akan segera datang, aku sudah memintanya untuk membelikan obat,” ujarnya. “Er, aku tidak ingin ada rumor antara kita,” tutur Mirna sambil berusaha menarik lepas genggaman Erlangga dari lengannya. “Kamu tahu betul perasaanku, Mir.” “Aku sudah bukan istrimu lagi, tidak ada alasan untuk tetap bersama.” “Aku masih menginginkanmu,” Erlangga menarik lengan Mirna hingga Mirna bergeser lebih dekat dengannya. “Kamu harus merawat dirimu, jangan sampai sakit seperti ini,” Mirna mengalihkan matanya ke arah lain, Mirna mulai gugup dan canggung. Erlangga menariknya lebih dekat lagi lalu berbisik di telinga Mirna.
Last Updated : 2026-05-04 Read more