Melihat Mirna terkulai lemas Fardan tersenyum senang. “Fa, kamu tidak boleh melakukan ini,” Mirna berbisik sambil menelan ludahnya. “Fardan sayang sama Tante, kapan pun Tante mau, Fardan akan melakukannya untuk Tante, jangan sampai Tante dilecehkan pria lain, Tante,” bisik Fardan pada Mirna. Mirna tidak tahu lagi, dia terpaksa melakukan itu karena gairahnya terlalu besar dan sulit dikendalikan. Fardan juga menahan Mirna sedemikian rupa sampai Mirna bersedia pasrah menikmati sentuhan jemari Fardan. Puas menyentuh Mirna, Fardan menarik tangannya dan melepaskan tubuh Mirna dari tahanannya. “Maaf Fardan tadi sudah lancang,” bisiknya pada Mirna. “Aku yang salah, aku lupa kalau kamu bukan anak kecil lagi, aku lupa dan memakai baju begini!” Mirna menundukkan wajahnya karena malu, Fardan segera membawa Mirna ke dalam kamar yang ada di lantai atas. Sampai di dalam kamar, Fardan menurunkan tubuh Mirna di atas kasur. Mirna tidak setuju dan terus menggelengkan kepalanya. “J
Last Updated : 2025-06-05 Read more