Pagi itu suasana rumah terasa biasa saja, namun bagi Leo semuanya terasa berbeda. Setelah sarapan bersama, ia segera berdiri dan merapikan kemejanya. Sementara Dinda yang sedang duduk di meja makan menatap suaminya dengan senyum lembut seperti biasa, seolah tidak ada apa pun yang mengganjal di antara mereka. Sindi juga ada di sana, duduk agak menyamping sambil memainkan ponselnya, sesekali melirik ke arah Leo."Aku berangkat dulu ya," ucap Leo berusaha terdengar normal."Iya, Mas. Hati-hati di jalan," jawab Dinda lembut.Sindi ikut menimpali singkat, "Hati-hati, Mas. Semangat juga yah."Leo hanya mengangguk, lalu melangkah keluar rumah. Begitu pintu tertutup, napasnya terasa lebih berat. Ia menghela napas panjang, seakan beban di dadanya tidak ikut keluar bersamanya. Di dalam mobil, pikirannya hanya tertuju pada satu hal, penjelasan Ayu tentang Rendi. Semalaman ia nyaris tidak bisa tidur nyenyak, dan pagi ini rasa tidak sabar itu semakin menjadi-jadi. Ia ingin tahu, ingin memastikan
Terakhir Diperbarui : 2026-01-22 Baca selengkapnya