Leo mengangguk pelan. "Yah, karena tidak ada lagi yang tahu permasalahan ini selain ibumu.""Ini sudah keterlaluan," suara Dinda bergetar. "Dia menyebarkan fitnah, Mas!"Leo menutup laptopnya. "Dia sedang main api, dan aku tak akan diam saja. Kalau dia pikir aku akan mundur karena ancaman seperti ini, dia salah besar."Dinda memeluk suaminya dari samping. “Kamu yakin bisa melawannya?"Leo memejamkan mata sejenak. “/"Aku tak mau kamu lagi yang jadi korban. Sudah cukup. Sekarang aku yang akan menghadapi dia."**Malam harinya, ponsel Leo kembali berdering. Kali ini bukan pesan biasa, tapi voice note dari nomor yang tak dikenal, tapi Leo tahu, itu suara Bu Mela.“Leo, seharusnya kamu tahu posisimu. Aku bisa membuat reputasimu hancur dalam semalam. Kalau kamu tidak datang dan bicara baik-baik denganku, aku akan sebarkan semuanya, termasuk rekaman CCTV di ruangan itu. Ingat, kamu bukan siapa-siapa di dunia ini tanpaku…"Leo memutar rekaman itu berulang-ulang, sementara wajahnya mulai menge
Last Updated : 2025-07-30 Read more